Javascript must be enabled to continue!
Hukum Boikot Barangan Israel Berdasarkan kepada Fiqh Al-Jihad
View through CrossRef
This study is to determine the law to the boycott of Israeli goods based on the discipline of jihad fi sabilillah. The boycott of Israeli goods is a campaign to avoid purchasing particular goods from the producers that support the Zionist Regime through their financial, investment and moral. It is driven by the Muslims to support the Palestinian people and protest the Zionist Regime who killed Palestinians and confiscated their lands, especially in series of intifada by Palestinian and the attacks on Gaza. This study evaluates the boycott’s law from the perspective of Fiqh al-Jihad and looking into the changes between fard ain and fard kifayah influenced by certain factors and conditions. This is due to the confusion among people about the jihad in Palestine, especially when involving the boycott. Thus, an enlightenment on the issue is very important to be evaluated scientifically. The study employed qualitative research using documentary reference method as the primary method. The data were analyzed using content analysis method by applying Usul Fiqh as the basis of the discussion while referring to the debates of the existing fiqh (jurisprudence). The results showed that in general, the law to the boycott of Israeli products and those who support them become fard ain on every Muslim.
Keywords : Boycott, Palestine, jihad, fard ain, fard kifayah
Abstrak
Kajian ini adalah untuk menentukan hukum boikot barangan Israel berdasarkan kepada disiplin jihad fi sabilillah. Boikot barangan Israel merupakan satu kempen pemulauan pembelian barangan khususnya ke atas barangan pengeluar-pengeluar yang menyokong rejim Zionis Israel melalui sokongan dana, pelaburan dan moral. Ia digerakkan oleh umat Islam untuk memberikan sokongan kepada rakyat Palestin dan membantah perbuatan rejim Zionis yang membunuh rakyat Palestin dan merampas tanah-tanah mereka terutamanya dalam siri-siri intifadah dan serangan ke atas Gaza. Kajian ini menilai hukum boikot daripada perspektif fiqh al-jihad dan melihat perubahan-perubahan hukum fardu ain dan fardu kifayah berikutan faktor-faktor keadaan dan tempat. Ini berikutan berlaku kekeliruan terhadap kedudukan jihad di Palestin khususnya yang melibatkan boikot. Justeru, satu pencerahan berkaitan isu ini amat penting untuk dinilai secara ilmiah. Kajian berbentuk kualitatif dengan menggunakan kaedah rujukan dokumen sebagai kaedah utama. Data dianalisis menggunakan kaedah analisis kandungan dengan mengaplikasikan kaedah usul fiqh sebagai teras utama di samping merujuk kepada perbahasan-perbahasan fiqh yang sedia ada. Hasil kajian menunjukkan secara umumnya, hukum boikot barangan Israel dan pendukung-pendukungnya menjadi fardu ain ke atas setiap umat Islam.
Kata kunci : Boikot, Palestin, jihad, fardu ain, fardu kifayah
Universiti Sains Islam Malaysia
Title: Hukum Boikot Barangan Israel Berdasarkan kepada Fiqh Al-Jihad
Description:
This study is to determine the law to the boycott of Israeli goods based on the discipline of jihad fi sabilillah.
The boycott of Israeli goods is a campaign to avoid purchasing particular goods from the producers that support the Zionist Regime through their financial, investment and moral.
It is driven by the Muslims to support the Palestinian people and protest the Zionist Regime who killed Palestinians and confiscated their lands, especially in series of intifada by Palestinian and the attacks on Gaza.
This study evaluates the boycott’s law from the perspective of Fiqh al-Jihad and looking into the changes between fard ain and fard kifayah influenced by certain factors and conditions.
This is due to the confusion among people about the jihad in Palestine, especially when involving the boycott.
Thus, an enlightenment on the issue is very important to be evaluated scientifically.
The study employed qualitative research using documentary reference method as the primary method.
The data were analyzed using content analysis method by applying Usul Fiqh as the basis of the discussion while referring to the debates of the existing fiqh (jurisprudence).
The results showed that in general, the law to the boycott of Israeli products and those who support them become fard ain on every Muslim.
Keywords : Boycott, Palestine, jihad, fard ain, fard kifayah
Abstrak
Kajian ini adalah untuk menentukan hukum boikot barangan Israel berdasarkan kepada disiplin jihad fi sabilillah.
Boikot barangan Israel merupakan satu kempen pemulauan pembelian barangan khususnya ke atas barangan pengeluar-pengeluar yang menyokong rejim Zionis Israel melalui sokongan dana, pelaburan dan moral.
Ia digerakkan oleh umat Islam untuk memberikan sokongan kepada rakyat Palestin dan membantah perbuatan rejim Zionis yang membunuh rakyat Palestin dan merampas tanah-tanah mereka terutamanya dalam siri-siri intifadah dan serangan ke atas Gaza.
Kajian ini menilai hukum boikot daripada perspektif fiqh al-jihad dan melihat perubahan-perubahan hukum fardu ain dan fardu kifayah berikutan faktor-faktor keadaan dan tempat.
Ini berikutan berlaku kekeliruan terhadap kedudukan jihad di Palestin khususnya yang melibatkan boikot.
Justeru, satu pencerahan berkaitan isu ini amat penting untuk dinilai secara ilmiah.
Kajian berbentuk kualitatif dengan menggunakan kaedah rujukan dokumen sebagai kaedah utama.
Data dianalisis menggunakan kaedah analisis kandungan dengan mengaplikasikan kaedah usul fiqh sebagai teras utama di samping merujuk kepada perbahasan-perbahasan fiqh yang sedia ada.
Hasil kajian menunjukkan secara umumnya, hukum boikot barangan Israel dan pendukung-pendukungnya menjadi fardu ain ke atas setiap umat Islam.
Kata kunci : Boikot, Palestin, jihad, fardu ain, fardu kifayah.
Related Results
FATWA JIHAD DAN RESOLUSI JIHAD: HISTORISITAS JIHAD DAN NASIONALISME DI INDONESIA
FATWA JIHAD DAN RESOLUSI JIHAD: HISTORISITAS JIHAD DAN NASIONALISME DI INDONESIA
Abstract;The arrival of allies in post-independence Indonesia raised concerns among the founding fathers and kiai of re-colonization. One of the responses to the arrival of the all...
BOIKOT PRODUK ISRAEL DARI PERSPEKTIF HUKUM ISLAM
BOIKOT PRODUK ISRAEL DARI PERSPEKTIF HUKUM ISLAM
Kontroversi terkait pemboikotan produk Israel dalam pandangan hukum Islam. Fatwa dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan bahwa mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina atas...
Makna dan Perilaku Jihad GP Ansor Tegalwangi: Analisis Sosiologi Pengetahuan
Makna dan Perilaku Jihad GP Ansor Tegalwangi: Analisis Sosiologi Pengetahuan
This article aims to reveal the meaning of jihad from the view of GP Ansor Tegalwangi and its relation to knowledge and social construction. This article uses a qualitative approac...
Perbahasan ‘Ulūm Al-Ḥadīth dalam Uṣūl Al-Fiqh Mazhab Syafii
Perbahasan ‘Ulūm Al-Ḥadīth dalam Uṣūl Al-Fiqh Mazhab Syafii
During its early years, the discipline of ‘Ulum al-Ḥadith gradually emerged into existence until it reached maturity in the seventh century with the appearance of the famous work b...
Urgensi Pengaturan Artificial Intelligence (AI) Dalam Bidang Hukum Hak Cipta Di Indonesia
Urgensi Pengaturan Artificial Intelligence (AI) Dalam Bidang Hukum Hak Cipta Di Indonesia
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta memahami urgensi pengaturan AI dalam UU Hak Cipta di Indonesia serta potensi AI sebagai subjek hukum dalam sistem hukum di Indonesia...
Analisis Perilaku Konsumen Islam Terhadap Boikot Produk Israel
Analisis Perilaku Konsumen Islam Terhadap Boikot Produk Israel
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku konsumen Islam terhadap boikot produk Israel. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi kepustakaan dan literatur...
Peran Media Sosial dalam Mendorong Perilaku Konsumen terhadap Boikot Produk Israel
Peran Media Sosial dalam Mendorong Perilaku Konsumen terhadap Boikot Produk Israel
Abstract: The focus of this study is on consumer behavior and the economic consequences of the boycott campaign against Israeli products in Indonesia. This research adopts a qualit...
KONSEP JIHAD DALAM AL-QUR’AN PRESPEKTIF SEMIOTIKA PEIRCE
KONSEP JIHAD DALAM AL-QUR’AN PRESPEKTIF SEMIOTIKA PEIRCE
Penelitian ini dilakukan untuk mencari dan menemukan makna dari tanda-tanda dan simbol pada terma Jihad di dalam al-Qur’an berdasarkan pendekatan semiotika Peirce. Hal ini berangk...

