Javascript must be enabled to continue!
Pelatihan Program Citizen Science bagi Guru Biologi SMA di Kabupaten Majalengka
View through CrossRef
Pengembangan profesi berkelanjutan (PKB) merupakan upaya guru untuk terus meningkatkan profesionalitas sebagai pendidik. Salah bentuk PKB yang dianjurkan adalah pengembangan pembelajaran yang inovatif seperti melalui implementasi pembelajaran berbasis Citizen Science (CS). Tujuan PKM ini adalah untuk menyebarluaskan gagasan CS dalam dunia pendidikan khususnya pada pembelajaran biologi di MGMP Biologi Kabupaten Majalengka. Metode pelaksanaan PKM ini berupa pelatihan teoritis dan praktik mengenai implementasi program Citizen Science dalam pembelajaran biologi. Peserta yang terlibat dalam PKM ini sebanyak 27 guru di MGMP Biologi Kabupaten Majalengka. PKM ini melalui tiga tahapan, yaitu pra-pelaksanaan, pelaksanaan, dan pasca pelaksanaan. Hasil PKM menunjukkan guru di MGMP Biologi Kabupaten Majalengka memperoleh pengetahuan baru terkait pembelajaran inovatif berbasis CS dalam bentuk teoritis dan praktis untuk dapat diimplementasikan dalam pembelajaran biologi yang relevan. Online Citizen Science (OCS) melalui media sosial dan web seperti iNaturalist dapat dimanfaatkan guru dalam menunjang proses pembelajaran biologi secara online yang dapat terhubung dengan para Citizen Scientist di seluruh dunia. Respon peserta kegiatan sangat positif terhadap kegiatan PKM ini karena telah memberikan perspektif baru terkait pembelajaran biologi yang melibatkan komunitas belajar melalui keterlibatan dalam program CS.
Universitas PGRI Semarang
Title: Pelatihan Program Citizen Science bagi Guru Biologi SMA di Kabupaten Majalengka
Description:
Pengembangan profesi berkelanjutan (PKB) merupakan upaya guru untuk terus meningkatkan profesionalitas sebagai pendidik.
Salah bentuk PKB yang dianjurkan adalah pengembangan pembelajaran yang inovatif seperti melalui implementasi pembelajaran berbasis Citizen Science (CS).
Tujuan PKM ini adalah untuk menyebarluaskan gagasan CS dalam dunia pendidikan khususnya pada pembelajaran biologi di MGMP Biologi Kabupaten Majalengka.
Metode pelaksanaan PKM ini berupa pelatihan teoritis dan praktik mengenai implementasi program Citizen Science dalam pembelajaran biologi.
Peserta yang terlibat dalam PKM ini sebanyak 27 guru di MGMP Biologi Kabupaten Majalengka.
PKM ini melalui tiga tahapan, yaitu pra-pelaksanaan, pelaksanaan, dan pasca pelaksanaan.
Hasil PKM menunjukkan guru di MGMP Biologi Kabupaten Majalengka memperoleh pengetahuan baru terkait pembelajaran inovatif berbasis CS dalam bentuk teoritis dan praktis untuk dapat diimplementasikan dalam pembelajaran biologi yang relevan.
Online Citizen Science (OCS) melalui media sosial dan web seperti iNaturalist dapat dimanfaatkan guru dalam menunjang proses pembelajaran biologi secara online yang dapat terhubung dengan para Citizen Scientist di seluruh dunia.
Respon peserta kegiatan sangat positif terhadap kegiatan PKM ini karena telah memberikan perspektif baru terkait pembelajaran biologi yang melibatkan komunitas belajar melalui keterlibatan dalam program CS.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
ANALISIS SYAIR BERTEMA GURU SEKUMPUL KARYA GURU ABDUL HAKIM DAN GURU AKHMAD SYAIRAZI: HEURISTIK DAN HERMENEUTIK (ANALYSIS OF POETRY THEMED GURU SEKUMPUL BY GURU ABDUL HAKIM AND GURU AKHMAD SYAIRAZI: HEURISTICS AND HERMENEUTICS)
ANALISIS SYAIR BERTEMA GURU SEKUMPUL KARYA GURU ABDUL HAKIM DAN GURU AKHMAD SYAIRAZI: HEURISTIK DAN HERMENEUTIK (ANALYSIS OF POETRY THEMED GURU SEKUMPUL BY GURU ABDUL HAKIM AND GURU AKHMAD SYAIRAZI: HEURISTICS AND HERMENEUTICS)
AbstractAnalysis of Poetry Themed Guru Sekumpul by Guru Abdul Hakim and Guru Akhmad Syairazi: Heuristics and Hermeneutics. This research aims to describe the results of heuristic a...
EVALUASI KEMAMPUAN LAHAN UNTUK PERTANIAN DI KABUPATEN MAJELENGKA, JAWA BARAT
EVALUASI KEMAMPUAN LAHAN UNTUK PERTANIAN DI KABUPATEN MAJELENGKA, JAWA BARAT
Abstrak:Pencarian data curah hujan dan suhu Kabupaten Majalengka, Jawa Barat dimaksudkan agar dalam pendayagunaan lahan yang digunakan sesuai dengan kemampuannya. Tujuan dari penel...
Pelatihan E-Learning Berbasis Web Blog Bagi Guru SD
Pelatihan E-Learning Berbasis Web Blog Bagi Guru SD
Pada era digital saat ini pemanfaatan IPTEK merupakan sebuah keharusan bagi para pendidik. Inovasi pembelajaran berbasis teknologi, informasi dan komunikasi (TIK...
PENDAMPINGAN GURU SD DALAM PEMBUATAN ALAT PERAGA SEDERHANA MATEMATIKA DI KECAMATAN MINASATE’NE KABUPATEN PANGKEP
PENDAMPINGAN GURU SD DALAM PEMBUATAN ALAT PERAGA SEDERHANA MATEMATIKA DI KECAMATAN MINASATE’NE KABUPATEN PANGKEP
Pemanfaatan alat peraga dalam pembelajaran matematika di SD merupakan kebutuhan penting mengingat sifat matematika yang abstrak, dan usia siswa SD yang masih berada pada tahap perk...
PEMBELAJARAN BIOLOGI SEL DENGAN PERAGA SEDERHANA
PEMBELAJARAN BIOLOGI SEL DENGAN PERAGA SEDERHANA
Biologi Sel adalah salah satu materi biologi yang abstrak dan tidak menarik bagi para siswa SMA serta menjadi tantangan bagi guru untuk membuat siswa paham dengan materi sel. Tujua...
MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA GURU DALAM PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA DI SEKOLAH DASAR NEGERI BATURSARI 5 KECAMATAN MRANGGEN KABUPATEN DEMAK
MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA GURU DALAM PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA DI SEKOLAH DASAR NEGERI BATURSARI 5 KECAMATAN MRANGGEN KABUPATEN DEMAK
ABSTRAK
Abdulloh 2023, “Pengaruh Kompetensi Kepala Sekolah dan Motivasi Kerja Guru terhadap Kinerja Guru SMP Negeri Wilayah Sub Rayon 05 Boja Kabupaten Kendal”. T...
IMPLEMENTASI MANAJEMEN MUTU DALAM PENGEMBANGAN KOMPETENSI PROFESIONALISME GURU DI SMA YA BAKII KESUGIHAN
IMPLEMENTASI MANAJEMEN MUTU DALAM PENGEMBANGAN KOMPETENSI PROFESIONALISME GURU DI SMA YA BAKII KESUGIHAN
Penelitian ini membahas tentang bagaimana implementasi manajemen mutu dalam pengembangan kompetensi profesionalisme guru di SMA Ya BAKII Kesugihan, dan apa faktor pendukung dan pen...

