Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP AKSEPTOR KB AKTIF TENTANG KONTRASEPSI IMPLAN DI DESA DOKO KECAMATAN NGASEM KABUPATEN KEDIRI

View through CrossRef
Kontrasepsi dibutuhkan untuk membatasi jumlah penduduk. Masyarakat banyak yang sudah mengetahui mengenai keluarga berencana, namun hanya beberapa orang saja yang tertarik untuk menggunakan kontasepsi implan. Hal ini karena kurangnya pengetahuan masyarakat tentang kontrasepsi implan dan dalam menyikapi kontrasepsi implan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap akseptor KB aktif tentang kontrasepsi implan di BPM Ny. Agustin Desa Doko, Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri. Jenis rancangan penelitian ini adalah penelitian korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua akseptor KB aktif. Tehnik pengambilan sampel dengan accidental sampling didapatkan sampel 30 responden. Penelitian dilakukan pada tanggal 7-15 Mei 2015. Pengambilan data dengan menggunakan kuesioner, data diolah dengan editing, coding, scoring, tabulating dan dianalisis dengan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan responden dengan pengetahuan baik adalah 18 responden (60%), dan pengetahuan kurang 12 responden (40%). Sedangkan sikap akseptor KB aktif tentang kontrasepsi implan dalam kategori positif adalah 17 responden (56, 7%). Hasil uji statistik dengan menggunakan chi square, diperoleh hasil chi square = 0,016 < 0,05 maka H0 ditolak. Dari hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa Ada Hubungan Pengetahuan dan Sikap Akseptor KB Aktif tentang kontrasepsi implan. Dengan demikian diharapkan akseptor KB lebih termotivasi untuk menambah informasi dan pengetahuan tentang kontrasepsi implan melalui tenaga kesehatan, media massa, dan kader serta dapat mengaplikasikan pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari.  
Akademi Kebidanan Dharma Husada Kediri
Title: HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP AKSEPTOR KB AKTIF TENTANG KONTRASEPSI IMPLAN DI DESA DOKO KECAMATAN NGASEM KABUPATEN KEDIRI
Description:
Kontrasepsi dibutuhkan untuk membatasi jumlah penduduk.
Masyarakat banyak yang sudah mengetahui mengenai keluarga berencana, namun hanya beberapa orang saja yang tertarik untuk menggunakan kontasepsi implan.
Hal ini karena kurangnya pengetahuan masyarakat tentang kontrasepsi implan dan dalam menyikapi kontrasepsi implan.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap akseptor KB aktif tentang kontrasepsi implan di BPM Ny.
Agustin Desa Doko, Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri.
Jenis rancangan penelitian ini adalah penelitian korelasi dengan pendekatan cross sectional.
Populasi dalam penelitian ini adalah semua akseptor KB aktif.
Tehnik pengambilan sampel dengan accidental sampling didapatkan sampel 30 responden.
Penelitian dilakukan pada tanggal 7-15 Mei 2015.
Pengambilan data dengan menggunakan kuesioner, data diolah dengan editing, coding, scoring, tabulating dan dianalisis dengan uji chi square.
Hasil penelitian menunjukkan responden dengan pengetahuan baik adalah 18 responden (60%), dan pengetahuan kurang 12 responden (40%).
Sedangkan sikap akseptor KB aktif tentang kontrasepsi implan dalam kategori positif adalah 17 responden (56, 7%).
Hasil uji statistik dengan menggunakan chi square, diperoleh hasil chi square = 0,016 < 0,05 maka H0 ditolak.
Dari hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa Ada Hubungan Pengetahuan dan Sikap Akseptor KB Aktif tentang kontrasepsi implan.
Dengan demikian diharapkan akseptor KB lebih termotivasi untuk menambah informasi dan pengetahuan tentang kontrasepsi implan melalui tenaga kesehatan, media massa, dan kader serta dapat mengaplikasikan pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari.
 .

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., &amp; Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
PENGARUH KARAKTERISTIK AKSEPTOR KB TERHADAP KETIDAKIKUTSERTAAN PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI IMPLAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WONOKROMO
PENGARUH KARAKTERISTIK AKSEPTOR KB TERHADAP KETIDAKIKUTSERTAAN PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI IMPLAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WONOKROMO
Di wilayah Wonokromo jumlah peserta KB aktif yakni, 4.099 akseptor KB. Terdiri dari IUD 754 akseptor, MOW/MOP 768 akseptor, implan 145 akseptor, suntik 1.220 akseptor, pil 29 aksep...
Determinan Pengambilan Keputusan Menjadi Akseptor Kontrasepsi Implan
Determinan Pengambilan Keputusan Menjadi Akseptor Kontrasepsi Implan
Penelitian ini dilakukan karena angka akseptor KB khususnya kontrasepsi implan di Puskesmas Rijali Kota Ambon ini  masih  di  bawah  Standar  Pelayanan  Minimal (SPM)  kesehatan ya...
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT AKSEPTOR KB TERHADAP KONTRASEPSI IMPLANT DI PUSKESMAS SUNGAI TABUK 1
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT AKSEPTOR KB TERHADAP KONTRASEPSI IMPLANT DI PUSKESMAS SUNGAI TABUK 1
Latar Belakang: Banyak perempuan yang mengalami kesulitan dalam menentukan pilihan jenis kontrasepsi. Hal ini tidak hanya karena terbatasnya metode yang tersedia. Kelebihan implan ...
HUBUNGAN PENGETAHUAN PASANGAN USIA SUBUR TENTANG METODE KONTRASEPSI DENGAN PEMAKAIAN KONTRASEPSI
HUBUNGAN PENGETAHUAN PASANGAN USIA SUBUR TENTANG METODE KONTRASEPSI DENGAN PEMAKAIAN KONTRASEPSI
Kontrasepsi merupakan suatu metode yang digunakan untuk mecegah kehamilan dengan menggunakan obat-obatan atau alat alat, yang  terdiri dari kontrasepsi yang mengandung hormonal dan...
Hubungan Penggunaan Kontrasepsi Suntik Progestin Dengan Siklus Menstruasi
Hubungan Penggunaan Kontrasepsi Suntik Progestin Dengan Siklus Menstruasi
Pendahuluan : Kontrasepsi suntik merupakan kontrasepsi yang paling banyak digunakan oleh WUS di Indonesia. Penggunaan kontrasepsi suntik progestin meningkat beberapa waktu belakang...

Back to Top