Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN DENGAN PENGGUNAAN METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG DI DESA RISEH TEUNGOH KECAMATAN SAWANG KABUPATEN ACEH UTARA

View through CrossRef
Metode kontrasepsi jangka panjang merupakan suatu program Pemerintah untuk menekan laju pertumbuhan penduduk di Indonesia. Rendahnya minat penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang di Indonesia menjadi salah satu tantangan bagi Tenaga Kesehatan dalam meningkatkan promosi kesehatan tentang kontrasepsi. Di Desa Riseh Teungoh Kecamatan Sawang penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang tahun 2024 sebesar 15%. Salah satu faktor yang mempengaruhi rendahnya penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang yaitu tingkat pendidikan serta pengetahuan akseptor tentang kontrasepsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat pendidikan dengan penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang di Desa Riseh Teungoh Kecamatan Sawang Kabupaten Aceh Utara. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Data yang diguna$kan berupa data sekunder yang diperoleh dari Puskesmas Sawang. Teknik pengambilan sampel secara total populasi dengan jumlah sampel 57 responden akseptor KB tahun 2025. Instrumen yang digunakan berupa lembar checklist dan analisa data multivariat menggunakan uji regresi linear. Hasil penelitian menunjukkan dari jumlah sampel 57 responden, yang menggunakan kontrasepsi MKJP sebanyak 16 responden (28,1%) dan selebihnya menggunakan kontrasepsi non MKJP sebanyak 41 responden (71,9%). Dari hasil uji statistik diperoleh nilai r = 0,408 yang berarti terdapat pengaruh dengan kategori sedang antara tingkat pendidikan dengan penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang dan nilai ANOVA = 0,002 (p<0,05), yang berarti terdapat pengaruh tingkat pendidikan dengan penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang. Dengan demikian penulis menyimpulkan bahwa jika tingkat pendidikan ibu menengah ke atas, maka peluang akseptor KB untuk menggunakan metode kontrasepsi jangka panjang akan lebih tinggi. Saran bagi Tenaga Kesehatan supaya dapat lebih berpartisipasi dalam mengajak akseptor KB dapat menggunakan metode kontrasepsi jangka panjang.   Kata kunci: Kontrasepsi; MKJP; Akseptor KB; Tingkat Pendidikan  
Title: PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN DENGAN PENGGUNAAN METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG DI DESA RISEH TEUNGOH KECAMATAN SAWANG KABUPATEN ACEH UTARA
Description:
Metode kontrasepsi jangka panjang merupakan suatu program Pemerintah untuk menekan laju pertumbuhan penduduk di Indonesia.
Rendahnya minat penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang di Indonesia menjadi salah satu tantangan bagi Tenaga Kesehatan dalam meningkatkan promosi kesehatan tentang kontrasepsi.
Di Desa Riseh Teungoh Kecamatan Sawang penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang tahun 2024 sebesar 15%.
Salah satu faktor yang mempengaruhi rendahnya penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang yaitu tingkat pendidikan serta pengetahuan akseptor tentang kontrasepsi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat pendidikan dengan penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang di Desa Riseh Teungoh Kecamatan Sawang Kabupaten Aceh Utara.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional.
Data yang diguna$kan berupa data sekunder yang diperoleh dari Puskesmas Sawang.
Teknik pengambilan sampel secara total populasi dengan jumlah sampel 57 responden akseptor KB tahun 2025.
Instrumen yang digunakan berupa lembar checklist dan analisa data multivariat menggunakan uji regresi linear.
Hasil penelitian menunjukkan dari jumlah sampel 57 responden, yang menggunakan kontrasepsi MKJP sebanyak 16 responden (28,1%) dan selebihnya menggunakan kontrasepsi non MKJP sebanyak 41 responden (71,9%).
Dari hasil uji statistik diperoleh nilai r = 0,408 yang berarti terdapat pengaruh dengan kategori sedang antara tingkat pendidikan dengan penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang dan nilai ANOVA = 0,002 (p<0,05), yang berarti terdapat pengaruh tingkat pendidikan dengan penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang.
Dengan demikian penulis menyimpulkan bahwa jika tingkat pendidikan ibu menengah ke atas, maka peluang akseptor KB untuk menggunakan metode kontrasepsi jangka panjang akan lebih tinggi.
Saran bagi Tenaga Kesehatan supaya dapat lebih berpartisipasi dalam mengajak akseptor KB dapat menggunakan metode kontrasepsi jangka panjang.
  Kata kunci: Kontrasepsi; MKJP; Akseptor KB; Tingkat Pendidikan  .

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., &amp; Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN AKSEPTOR KB DENGAN PEMILIHAN METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG DI DESA BIES MULIE
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN AKSEPTOR KB DENGAN PEMILIHAN METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG DI DESA BIES MULIE
ABSTRAK Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) merupakan kontrasepsi yang dapat dipakai dalam jangka waktu lama, lebih dari dua tahun, efektif dan efisien untuk tujuan pemakaian...
PARITAS, PEKERJAAN DAN PENDIDIKAN BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI MKJP PADA AKSEPTOR KB
PARITAS, PEKERJAAN DAN PENDIDIKAN BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI MKJP PADA AKSEPTOR KB
Introduction : Long Term Contraceptive Method (MKJP) is a contraceptive method used to delay, space out pregnancy, and stop fertility that is used in the long term, which includes ...
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN DAN PENGETAHUAN DENGAN MINAT PENGGUNAAN KONTRASEPSI IUD DI PUSKESMAS PENDOPO KABUPATEN EMPAT LAWANG
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN DAN PENGETAHUAN DENGAN MINAT PENGGUNAAN KONTRASEPSI IUD DI PUSKESMAS PENDOPO KABUPATEN EMPAT LAWANG
Pendahuluan: Cakupan pelayanan penggunaan alat kontrasepsi pasca persalinan di Pendopo Kabupaten Empat Lawang masih sangat rendah, Tahun 2023 tercatat hanya 1.250 ibu nifas yang me...
HUBUNGAN USIA, PENGETAHUAN, PENDIDIKAN, PEKERJAAN, DAN BUDAYA AKSEPTOR KB AKTIF TERHADAP PENGGUNAAN KONTRASEPSI JANGKA PANJANG
HUBUNGAN USIA, PENGETAHUAN, PENDIDIKAN, PEKERJAAN, DAN BUDAYA AKSEPTOR KB AKTIF TERHADAP PENGGUNAAN KONTRASEPSI JANGKA PANJANG
Latar belakang: Cakupan  akseptor KB MKJP jauh lebih rendah dibandingkan dengan cakupan KB NONMKJP. Ada beberapa faktor yang berhubungan dengan pemilihan penggunaan alat kontraseps...
HUBUNGAN PENGETAHUAN PASANGAN USIA SUBUR TENTANG METODE KONTRASEPSI DENGAN PEMAKAIAN KONTRASEPSI
HUBUNGAN PENGETAHUAN PASANGAN USIA SUBUR TENTANG METODE KONTRASEPSI DENGAN PEMAKAIAN KONTRASEPSI
Kontrasepsi merupakan suatu metode yang digunakan untuk mecegah kehamilan dengan menggunakan obat-obatan atau alat alat, yang  terdiri dari kontrasepsi yang mengandung hormonal dan...
Hubungan Umur, Pendidikan, Pekerjaan Dengan Pemilihan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP)
Hubungan Umur, Pendidikan, Pekerjaan Dengan Pemilihan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP)
Latar belakang: Profil Kesehatan Indonesia tahun 2023, mayoritas peserta Keluarga Berencana (KB) menggunakan suntik sebesar 35,3%, pil sebanyak 13,2%, sedangkan Metode kontrasepsi ...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...

Back to Top