Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Hubungan Umur, Pendidikan, Pekerjaan Dengan Pemilihan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP)

View through CrossRef
Latar belakang: Profil Kesehatan Indonesia tahun 2023, mayoritas peserta Keluarga Berencana (KB) menggunakan suntik sebesar 35,3%, pil sebanyak 13,2%, sedangkan Metode kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) diantaranya implan sebanyak 10,5% dan IUD/ AKDR sebanyak 8,9%. Metode kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) memiliki jumlah pengguna lebih rendah daripada metode kontrasepsi jangka pendek. Tujuan: untuk mengetahui hubungan antara karakteristik umur, pendidikan, pekerjaan dengan pemilihan MKJP. Metode: Penelitian menggunakan survei analitik dengan desain cross sectional study. Populasi penelitian ini ialah Pasangan Usia Subur (PUS). Sampel berjumlah 65 responden, Sampel diambil dengan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan menanyakan langsung kepada responden menggunakan lembar isian. Analisis data meliputi analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji chi-square. Hasil : Mayoritas responden berumur 20-35 tahun (69,2%), sebagian besar memiliki pendidikan responden tamatan Sekolah Menegah Atas (SMA) (44,6%), responden sebagian besar tidak bekerja (83,1%).Tidak terdapat hubungan antara umur (p-value 0,082), pendidikan (p-value 1,000), pekerjaan (p-value 0,082) dengan pemilihan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP). Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara umur, pendidikan, dan pekerjaan dengan pemilihan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) di Kota Bukittinggi Tahun 2024. Kata Kunci: Umur, Pendidikan, Pekerjaan, Metode Kontrasepsi Jangka Panjang  
Title: Hubungan Umur, Pendidikan, Pekerjaan Dengan Pemilihan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP)
Description:
Latar belakang: Profil Kesehatan Indonesia tahun 2023, mayoritas peserta Keluarga Berencana (KB) menggunakan suntik sebesar 35,3%, pil sebanyak 13,2%, sedangkan Metode kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) diantaranya implan sebanyak 10,5% dan IUD/ AKDR sebanyak 8,9%.
Metode kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) memiliki jumlah pengguna lebih rendah daripada metode kontrasepsi jangka pendek.
Tujuan: untuk mengetahui hubungan antara karakteristik umur, pendidikan, pekerjaan dengan pemilihan MKJP.
Metode: Penelitian menggunakan survei analitik dengan desain cross sectional study.
Populasi penelitian ini ialah Pasangan Usia Subur (PUS).
Sampel berjumlah 65 responden, Sampel diambil dengan teknik accidental sampling.
Data dikumpulkan melalui wawancara dengan menanyakan langsung kepada responden menggunakan lembar isian.
Analisis data meliputi analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji chi-square.
Hasil : Mayoritas responden berumur 20-35 tahun (69,2%), sebagian besar memiliki pendidikan responden tamatan Sekolah Menegah Atas (SMA) (44,6%), responden sebagian besar tidak bekerja (83,1%).
Tidak terdapat hubungan antara umur (p-value 0,082), pendidikan (p-value 1,000), pekerjaan (p-value 0,082) dengan pemilihan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP).
Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara umur, pendidikan, dan pekerjaan dengan pemilihan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) di Kota Bukittinggi Tahun 2024.
Kata Kunci: Umur, Pendidikan, Pekerjaan, Metode Kontrasepsi Jangka Panjang  .

Related Results

PARITAS, PEKERJAAN DAN PENDIDIKAN BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI MKJP PADA AKSEPTOR KB
PARITAS, PEKERJAAN DAN PENDIDIKAN BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI MKJP PADA AKSEPTOR KB
Introduction : Long Term Contraceptive Method (MKJP) is a contraceptive method used to delay, space out pregnancy, and stop fertility that is used in the long term, which includes ...
HUBUNGAN USIA, PENGETAHUAN, PENDIDIKAN, PEKERJAAN, DAN BUDAYA AKSEPTOR KB AKTIF TERHADAP PENGGUNAAN KONTRASEPSI JANGKA PANJANG
HUBUNGAN USIA, PENGETAHUAN, PENDIDIKAN, PEKERJAAN, DAN BUDAYA AKSEPTOR KB AKTIF TERHADAP PENGGUNAAN KONTRASEPSI JANGKA PANJANG
Latar belakang: Cakupan  akseptor KB MKJP jauh lebih rendah dibandingkan dengan cakupan KB NONMKJP. Ada beberapa faktor yang berhubungan dengan pemilihan penggunaan alat kontraseps...
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN AKSEPTOR KB DENGAN PEMILIHAN METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG DI DESA BIES MULIE
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN AKSEPTOR KB DENGAN PEMILIHAN METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG DI DESA BIES MULIE
ABSTRAK Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) merupakan kontrasepsi yang dapat dipakai dalam jangka waktu lama, lebih dari dua tahun, efektif dan efisien untuk tujuan pemakaian...
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang
Tingginya angka kehamilan beresiko tinggi yang terjadi pada ibu hamil mengakibatkan banyak terjadi permasalahan reproduksi pada wanita dan rendahnya tingkat kesejahteraan keluarga....
PENGARUH PEMBERDAYAAN IBU DALAM BENTUK PEER GROUP TERHADAP MOTIVASI IBU DALAM METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG
PENGARUH PEMBERDAYAAN IBU DALAM BENTUK PEER GROUP TERHADAP MOTIVASI IBU DALAM METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG
Latar Belakang: Pertumbuhan populasi yang cepat menjadi salah satu tantangan utama bagi Indonesia. Metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) telah diakui sebagai salah satu solusi e...
HUBUNGAN PENGETAHUAN PASANGAN USIA SUBUR TENTANG METODE KONTRASEPSI DENGAN PEMAKAIAN KONTRASEPSI
HUBUNGAN PENGETAHUAN PASANGAN USIA SUBUR TENTANG METODE KONTRASEPSI DENGAN PEMAKAIAN KONTRASEPSI
Kontrasepsi merupakan suatu metode yang digunakan untuk mecegah kehamilan dengan menggunakan obat-obatan atau alat alat, yang  terdiri dari kontrasepsi yang mengandung hormonal dan...

Back to Top