Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Asesmen Alternative Dalam Pembelajaran Matematika

View through CrossRef
Saat ini kurikulum yang diterapkan mengisyaratkan pembelajaran yang student oriented (berpusat pada siswa) dan menitik beratkan pada proses tanpa mengesampingkan hasil. Asesmen yang dilakukan di sekolah yang berkaitan dengan aspek kognitif hanya diakses dengan menggunakan tes yang bersifat closed-ended (jawaban tunggal), umumnya menggunakan tes kertas pensil untuk mengukur hasil belajar siswa. Tes-tes yang selama ini digunakan di sekolah, khususnya dalam pembelajaran matematika hanya mengukur kemampuan kognitif tingkat dasar (basic skill/lower order thinking), yaitu mengingat, memahami dan mengaplikasikan/menerapkan. Oleh karena itu diperlukan asesmen lain yang tidak hanya berbentuk tes kertas pensil (paper and pencil test) yang hanya mengakses kemampuan mengerti matematika sebagai pengetahuan (kognitif) akan tetapi juga asesmen yang mampu mengakses pengetahuan strategi, komunikasi maupun aspek sikap (attitude) terhadap matematika. Dalam dunia pendidikan termasuk dalam pembelajaran matematika, asesmen memiliki sejarah yang sangat panjang dalam perkembangannya. Asesmen menggunakan tes misalnya, telah diterapkan di sekolah-sekolah sejak lama dan penggunaanya meningkat secara drastis sejak peralihan abad terakhir ini.
Universitas PGRI Mahadewa Indonesia
Title: Asesmen Alternative Dalam Pembelajaran Matematika
Description:
Saat ini kurikulum yang diterapkan mengisyaratkan pembelajaran yang student oriented (berpusat pada siswa) dan menitik beratkan pada proses tanpa mengesampingkan hasil.
Asesmen yang dilakukan di sekolah yang berkaitan dengan aspek kognitif hanya diakses dengan menggunakan tes yang bersifat closed-ended (jawaban tunggal), umumnya menggunakan tes kertas pensil untuk mengukur hasil belajar siswa.
Tes-tes yang selama ini digunakan di sekolah, khususnya dalam pembelajaran matematika hanya mengukur kemampuan kognitif tingkat dasar (basic skill/lower order thinking), yaitu mengingat, memahami dan mengaplikasikan/menerapkan.
Oleh karena itu diperlukan asesmen lain yang tidak hanya berbentuk tes kertas pensil (paper and pencil test) yang hanya mengakses kemampuan mengerti matematika sebagai pengetahuan (kognitif) akan tetapi juga asesmen yang mampu mengakses pengetahuan strategi, komunikasi maupun aspek sikap (attitude) terhadap matematika.
Dalam dunia pendidikan termasuk dalam pembelajaran matematika, asesmen memiliki sejarah yang sangat panjang dalam perkembangannya.
Asesmen menggunakan tes misalnya, telah diterapkan di sekolah-sekolah sejak lama dan penggunaanya meningkat secara drastis sejak peralihan abad terakhir ini.

Related Results

PENYUSUNAN MODUL ASESMEN PEMBELAJARAN SEJARAH: PEMBELAJARAN PARADIGMA BARU
PENYUSUNAN MODUL ASESMEN PEMBELAJARAN SEJARAH: PEMBELAJARAN PARADIGMA BARU
Salah satu karakteristik utama dalam pembelajaran paradigma baru kurikulum merdeka belajar ini adalah mengacu pada pembelajaran yang terpusat pada siswa. Pada pembelaran paradigma ...
Pentingnya kemampuan literasi matematika dalam pembelajaran matematika
Pentingnya kemampuan literasi matematika dalam pembelajaran matematika
Untuk menyelesaikan suatu masalah dalam matematika diperlukan literasi matematika. Literasi matematika merupakan kapasitas untuk memformulasikan, menafsirkan dan menjabarkan matema...
Kedudukan Asesmen Bagi Konselor Profesional
Kedudukan Asesmen Bagi Konselor Profesional
ABSTRAKKEDUDUKAN ASESMEN BAGI KONSELOR PROFESIONAL Oleh: Drs. Yusri, M.Pd., Kons.Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri PadangAsesmen bagi konselor bimbingan dan konse...
Nur fitrah
Nur fitrah
Matematika merupakan salah satu cabang ilmu yang sangat penting, karena matematika sebagai mata pelajaran yang memungkinkan untuk mengembangkan kemampuan berpikir dan merupakan sar...
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA
Motivasi belajar matematika merupakan elemen penting dalam pembelajaran matematika. Motivasi belajar matematika siswa berbeda-beda dalam hal tingkat motivasi dan jenis motivasinya....
INSTRUMEN ASESMEN AUTENTIK PEMBELAJARAN MENULIS TEKS PROSEDUR DENGAN TEKNIK PENUGASAN UNTUK SISWA SMA
INSTRUMEN ASESMEN AUTENTIK PEMBELAJARAN MENULIS TEKS PROSEDUR DENGAN TEKNIK PENUGASAN UNTUK SISWA SMA
Asesmen merupakan proses pengumpulan data pembelajaran. Asesmen menjadi hal yang sangat penting agar dapat memperoleh informasi tentang hasil belajar siswa. Instrumen asesmen auten...
PENDAMPINGAN GURU SD DALAM PEMBUATAN ALAT PERAGA SEDERHANA MATEMATIKA DI KECAMATAN MINASATE’NE KABUPATEN PANGKEP
PENDAMPINGAN GURU SD DALAM PEMBUATAN ALAT PERAGA SEDERHANA MATEMATIKA DI KECAMATAN MINASATE’NE KABUPATEN PANGKEP
Pemanfaatan alat peraga dalam pembelajaran matematika di SD merupakan kebutuhan penting mengingat sifat matematika yang abstrak, dan usia siswa SD yang masih berada pada tahap perk...
Pendampingan Guru SD Dalam Penulisan Soal Matematika Berbasis Konteks
Pendampingan Guru SD Dalam Penulisan Soal Matematika Berbasis Konteks
Kegiatan pengabdian ini diperuntukkan memberikan solusi pemecahan masalah dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar (SD) melalui pelatihan pendampingan kepada guru dengan foku...

Back to Top