Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Perhitungan Daya Roller Pada Alat Tangkap Bagan Tancap

View through CrossRef
Bagan Tancap Pangandaran merupakan alat tangkap ikan tradisional yang digunakan nelayan untuk menangkap jenis ikan pelagis kecil seperti ikan teri dan udang rebon. Teknik pengoperasianyang masih tradisional membuat bagan tancap menjadi kurang produktif dan sangat tergantung dengan kekuatan nelayan yang mengoperasikannya. Tujuan Penelitian ini yaitu untuk mengetahui jumlah daya yang diperlukan untuk mengangkat jaring dan hasil tangkapan pada saat haulling di atas bagan sehingga bisa dijadikan acuan sebagai perancangan alat bantu penarik bagan (roller). Analisis yang digunakan adalah analisis untuk mengetahui luasan struktur alat tangkap, hasil tangkapan, drag force, gaya apung dan gravitasi dimana hasil hitungan tersebut disajikan secara numerik yang kemudian digunakan sebagai dasar menentukan besaran beban yang di terima. Hasil penelitian menunjukan dimana pada Bagan Tancap yang memiliki dimensi panjang, lebar, dan tinggi berukuran 10 x 10 x 15 meter serta dengan hasil tangkapan per setting sebanyak 200 kg, roller bagan tersebut harus dapat memngangkat beban minimal sebesar 4488,4 Newton  apabila beban tersebut sudah ada diatas permukaan air. Namun hasil tangkapan dan alat tangkap yang diangkat roller bagan dengan kecepatan 0,05 meter/detik menghasilkan beban sebesar 327,2 Newton pada saat di kolom perairan dengan densitas 1025 kg/m3. Maka daya minimal yang diperlukan oleh roller bagan yaitu sebesar 22,44 kW.
Agency for Marine and Fisheries Research and Development
Title: Perhitungan Daya Roller Pada Alat Tangkap Bagan Tancap
Description:
Bagan Tancap Pangandaran merupakan alat tangkap ikan tradisional yang digunakan nelayan untuk menangkap jenis ikan pelagis kecil seperti ikan teri dan udang rebon.
Teknik pengoperasianyang masih tradisional membuat bagan tancap menjadi kurang produktif dan sangat tergantung dengan kekuatan nelayan yang mengoperasikannya.
Tujuan Penelitian ini yaitu untuk mengetahui jumlah daya yang diperlukan untuk mengangkat jaring dan hasil tangkapan pada saat haulling di atas bagan sehingga bisa dijadikan acuan sebagai perancangan alat bantu penarik bagan (roller).
Analisis yang digunakan adalah analisis untuk mengetahui luasan struktur alat tangkap, hasil tangkapan, drag force, gaya apung dan gravitasi dimana hasil hitungan tersebut disajikan secara numerik yang kemudian digunakan sebagai dasar menentukan besaran beban yang di terima.
Hasil penelitian menunjukan dimana pada Bagan Tancap yang memiliki dimensi panjang, lebar, dan tinggi berukuran 10 x 10 x 15 meter serta dengan hasil tangkapan per setting sebanyak 200 kg, roller bagan tersebut harus dapat memngangkat beban minimal sebesar 4488,4 Newton  apabila beban tersebut sudah ada diatas permukaan air.
Namun hasil tangkapan dan alat tangkap yang diangkat roller bagan dengan kecepatan 0,05 meter/detik menghasilkan beban sebesar 327,2 Newton pada saat di kolom perairan dengan densitas 1025 kg/m3.
Maka daya minimal yang diperlukan oleh roller bagan yaitu sebesar 22,44 kW.

Related Results

Pendugaan stok ikan kerapu (Grouper) di perairan Selat Makassar Sulawesi Selatan periode tahun 1999-2007
Pendugaan stok ikan kerapu (Grouper) di perairan Selat Makassar Sulawesi Selatan periode tahun 1999-2007
Penelitian bertujuan untuk menganalisis tingkat potensi maksimum lestari (MSY) ikan kerapu di perairan Selat Makassar, Sulawesi Selatan, meliputi data produksi dan jumlah trip alat...
HASIL TANGKAPAN DAN LAJU TANGKAP TUGUK (TRAP NET) DI PERAIRAN MUARA SUNGAI BARITO PROVINSI KALIMANTAN SELATAN
HASIL TANGKAPAN DAN LAJU TANGKAP TUGUK (TRAP NET) DI PERAIRAN MUARA SUNGAI BARITO PROVINSI KALIMANTAN SELATAN
Alat tangkap tuguk ialah salah satu jenis  alat tangkap yang ditujukan untuk menangkap udang. Permasalahan pada perikanan tuguk adalah rendahnya selektivitas alat tangkap ini terh...
KEADAAN SOSIAL EKONOMI NELAYAN BAGAN TANCAP DI PANTAI TIMUR PERAIRAN PANGANDARAN, JAWA BARAT
KEADAAN SOSIAL EKONOMI NELAYAN BAGAN TANCAP DI PANTAI TIMUR PERAIRAN PANGANDARAN, JAWA BARAT
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keadaan social ekonomi keluarga nelayan bagan di Pantai Timur Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Se...
Analisis Respon Siswa Terhadap Pengoptimalan Alat Peraga Pada Mata Pelajaran IPA Kelas V di SDN Koripan Bungkal Ponorogo
Analisis Respon Siswa Terhadap Pengoptimalan Alat Peraga Pada Mata Pelajaran IPA Kelas V di SDN Koripan Bungkal Ponorogo
Guru di SDN Koripan menggunakan alat peraga dalam setiap pembelajarannya terumata pada mata pelajaran IPA. Guru menggunakan alat peraga sebagai alat bantu untuk menjelaskan kepada ...
PENGELOLAAN PERIKANAN TANGKAP RAMAH LINGKUNGAN UNTUK KEBERLANJUTAN SUMBERDAYA LAUT
PENGELOLAAN PERIKANAN TANGKAP RAMAH LINGKUNGAN UNTUK KEBERLANJUTAN SUMBERDAYA LAUT
Abstract         Environmentally friendly and sustainable fishing does not only involve fishing gear but also the fish resources used and the fishing actors themselves, espe...
ANALISIS SISTEM BAGI HASIL USAHA BAGAN PERAHU DI DESA KATIALADA KABUPATEN GORONTALO UTARA
ANALISIS SISTEM BAGI HASIL USAHA BAGAN PERAHU DI DESA KATIALADA KABUPATEN GORONTALO UTARA
This study aims to analyze the financial aspects and partnership system in the lift net fishing business (bagan perahu) in Katialada Village, North Gorontalo Regency. The main focu...

Back to Top