Javascript must be enabled to continue!
HASIL TANGKAPAN DAN LAJU TANGKAP TUGUK (TRAP NET) DI PERAIRAN MUARA SUNGAI BARITO PROVINSI KALIMANTAN SELATAN
View through CrossRef
Alat tangkap tuguk ialah salah satu jenis alat tangkap yang ditujukan untuk menangkap udang. Permasalahan pada perikanan tuguk adalah rendahnya selektivitas alat tangkap ini terhadap hasil tangkapan. Kondisi ini mengakibatkan hasil tangkapan didominasi ukuran kecil. Penelitian bertujuan untuk mengetahui hasil tangkapan dan laju tangkap tuguk. Penelitian dilakukan dengan metode observasi lapangan melalui wawancara dan pengamatan langsung terhadap hasil tangkapan tuguk yang beroperasi di muara sungai Barito. Pengamatan lapangan dilakukan bulan Maret, Mei, Agustus dan Oktober serta data enumerator bulan Maret sampai Oktober 2018. Kegiatan penangkapan menggunakan alat tangkap tuguk berdemensi ukuran bukaan mulut jaring 6 x 7 meter, panjang 13 meter, meshsize 1,0 ; 0,75 dan 0,25 inci sebagai kantong hasil. Hasil penelitian menunjukan kisaran laju tangkap tuguk 26,4 – 48,6 kg/hari, rata-rata 36,97 kg/hari. Hasil tangkapan udang memiliki laju tangkap lebih tinggi dibanding laju tangkap ikan. Rata-rata laju tangkap udang 23,28 kg/hari atau 63 %, laju tangkap ikan 12,94 kg/hari atau 35 %, dan laju tangkap sampingan yang dibuang (buntal, ular, anak kepiting laut dan teripang) 0,92 kg atau 2,48 %. Proporsi biomas hasil tangkapan kelompok udang didominasi udang bajang (Metapenaeus lysianassa) 25,9 %, kelompok ikan didominasi ikan panting famili (Ariidae sp.) 7,10 % dan ikan gulama family (Sciaenidae sp.) 7,53%.
Universitas PGRI Palembang
Title: HASIL TANGKAPAN DAN LAJU TANGKAP TUGUK (TRAP NET) DI PERAIRAN MUARA SUNGAI BARITO PROVINSI KALIMANTAN SELATAN
Description:
Alat tangkap tuguk ialah salah satu jenis alat tangkap yang ditujukan untuk menangkap udang.
Permasalahan pada perikanan tuguk adalah rendahnya selektivitas alat tangkap ini terhadap hasil tangkapan.
Kondisi ini mengakibatkan hasil tangkapan didominasi ukuran kecil.
Penelitian bertujuan untuk mengetahui hasil tangkapan dan laju tangkap tuguk.
Penelitian dilakukan dengan metode observasi lapangan melalui wawancara dan pengamatan langsung terhadap hasil tangkapan tuguk yang beroperasi di muara sungai Barito.
Pengamatan lapangan dilakukan bulan Maret, Mei, Agustus dan Oktober serta data enumerator bulan Maret sampai Oktober 2018.
Kegiatan penangkapan menggunakan alat tangkap tuguk berdemensi ukuran bukaan mulut jaring 6 x 7 meter, panjang 13 meter, meshsize 1,0 ; 0,75 dan 0,25 inci sebagai kantong hasil.
Hasil penelitian menunjukan kisaran laju tangkap tuguk 26,4 – 48,6 kg/hari, rata-rata 36,97 kg/hari.
Hasil tangkapan udang memiliki laju tangkap lebih tinggi dibanding laju tangkap ikan.
Rata-rata laju tangkap udang 23,28 kg/hari atau 63 %, laju tangkap ikan 12,94 kg/hari atau 35 %, dan laju tangkap sampingan yang dibuang (buntal, ular, anak kepiting laut dan teripang) 0,92 kg atau 2,48 %.
Proporsi biomas hasil tangkapan kelompok udang didominasi udang bajang (Metapenaeus lysianassa) 25,9 %, kelompok ikan didominasi ikan panting famili (Ariidae sp.
) 7,10 % dan ikan gulama family (Sciaenidae sp.
)Â 7,53%.
Related Results
pariwisata
pariwisata
Secara khusus, keunikan kota banjarmasin yakni kota yang puitis dengan sebutan kota seribu sungai. Posisi kota banjarmasin di kelilingi sungai-sungai besar yang sangat vital fungsi...
SEDIMENTASI MUARA SUNGAI DI KOTA SORONG
SEDIMENTASI MUARA SUNGAI DI KOTA SORONG
Kota Sorong merupakan wilayah yang membentang sepanjang pesisir bagian barat Propinsi Papua Barat. Salah satunya adalah muara Sungai Remu, yang mana sampai saat ini merupakan salah...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
PELAYANAN PERMOHONAN PENGGUNAAN ALUR DI PT. AMBANG BARITO NUSAPERSADA KOTA BANJARMASIN
PELAYANAN PERMOHONAN PENGGUNAAN ALUR DI PT. AMBANG BARITO NUSAPERSADA KOTA BANJARMASIN
Abstrak
Dalam wilayah perairan ini pula terdapat kegiatan-kegiatan pelabuhan lainnya seperti pelabuhan khusus, dermaga khusus industri perkayuan dan umum, dermaga khusus pen...
Perbandingan Alat Tangkap dengan Menggunakan Bahan Jaring Insang Polyetlene dan Polyamide terhadap hasil tangkapan Rajungan di Perairan Pulau Saugi
Perbandingan Alat Tangkap dengan Menggunakan Bahan Jaring Insang Polyetlene dan Polyamide terhadap hasil tangkapan Rajungan di Perairan Pulau Saugi
Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan komposisi hasil tangkapan pada bahan jaring yang berbeda untuk menangkap rajungan di Perairan Pulau Saugi, membandingkan struktur ukura...
SUBSTRAT DASAR PERAIRAN FISHING GROUND DAN PERBANDINGAN HASIL TANGKAPAN PADA SETIAP SUBSTRAT DENGAN MENGGUNAKAN ALAT TANGKAP BOUKE AMI DI PERAIRAN SELAT KARIMATA
SUBSTRAT DASAR PERAIRAN FISHING GROUND DAN PERBANDINGAN HASIL TANGKAPAN PADA SETIAP SUBSTRAT DENGAN MENGGUNAKAN ALAT TANGKAP BOUKE AMI DI PERAIRAN SELAT KARIMATA
Potensi sumberdaya perikanan di Perairan Indonesia sangatlah besar dan dalam pemanfaatannya salah satunya digunakan alat tangkap bouke ami. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahu...
Keanekaragaman Serangga Yang Berpotensi Hama Di Hutan Pendidikan Universitas Jambi
Keanekaragaman Serangga Yang Berpotensi Hama Di Hutan Pendidikan Universitas Jambi
ABSTRACT
This research is to identify the types of insect pests with four trapping methods, there are Sweep Net Trap, Pit Fall Trap, Yellow Paper Trap, and Light Trap. This researc...
PERCEPTION OF THE COMMUNITY OF MUARA TEWEH CITY NORTH BARITO DISTRICT AGAINST THE STRUGGLE COMMANDER OF BATUR
PERCEPTION OF THE COMMUNITY OF MUARA TEWEH CITY NORTH BARITO DISTRICT AGAINST THE STRUGGLE COMMANDER OF BATUR
For heroic values to be well embedded in people's lives, good knowledge is also needed regarding the history of the struggle carried out by Commander Batur against Dutch colonial...

