Javascript must be enabled to continue!
Pengaruh Fase Rigormortis Terhadap Kualitas Kimia Bakso Sapi.
View through CrossRef
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh fase rigormortisterhadap kualitas kimia bakso sapi. Penelitian ini dilakukan secara eksprimental menggunakanRancangan Acak Lengkap dengan 3 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan pertama (P1) yaitufase Pre-rigor (tahap sebelum kekakuan), perlakuan kedua (P2) yaitu fase rigormortis (tahapkekakuan), dan perlakuan ketiga (P3) yaitu fase Post rigor (tahap lewat kekakuan). Variabelyang diamati meliputi kadar air, kadar protein, kadar abu, kadar lemak, dan bahan kering.Hasil penelitian menunjukan bahwa rataan kadar air bakso sapi pada fase rigormortis yangberbeda berkisar antara 67,487% – 73,243%, rataan kadar abu bakso sapi pada faserigormortis yang berbeda berkisar antara 1,267% – 1,707%, rataan kadar protein bakso sapipada fase rigormortis yang berbeda berkisar antara 8,167% – 13,273%, rataan kadar lemakbakso sapi pada fase rigormortis yang berbeda berkisar antara 4,987% – 6,367%, dan rataanbahan kering bakso sapi pada fase rigormortis yang berbeda berkisar antara 26,757% –32,513%. Berdasarkan hasil dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa daging sapi faserigormortis yang berbeda memberikan pengaruh yang sangat nyata terhadap kualitas kimiabakso sapi, dimana kualitas bakso terbaik pada daging dengan fase rigormortis dimanamemenberikan kadar protein yang tertinggi (13,273%) dan kadar lemak terendah (4,987%).
Universitas Halu Oleo
Title: Pengaruh Fase Rigormortis Terhadap Kualitas Kimia Bakso Sapi.
Description:
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh fase rigormortisterhadap kualitas kimia bakso sapi.
Penelitian ini dilakukan secara eksprimental menggunakanRancangan Acak Lengkap dengan 3 perlakuan dan 3 ulangan.
Perlakuan pertama (P1) yaitufase Pre-rigor (tahap sebelum kekakuan), perlakuan kedua (P2) yaitu fase rigormortis (tahapkekakuan), dan perlakuan ketiga (P3) yaitu fase Post rigor (tahap lewat kekakuan).
Variabelyang diamati meliputi kadar air, kadar protein, kadar abu, kadar lemak, dan bahan kering.
Hasil penelitian menunjukan bahwa rataan kadar air bakso sapi pada fase rigormortis yangberbeda berkisar antara 67,487% – 73,243%, rataan kadar abu bakso sapi pada faserigormortis yang berbeda berkisar antara 1,267% – 1,707%, rataan kadar protein bakso sapipada fase rigormortis yang berbeda berkisar antara 8,167% – 13,273%, rataan kadar lemakbakso sapi pada fase rigormortis yang berbeda berkisar antara 4,987% – 6,367%, dan rataanbahan kering bakso sapi pada fase rigormortis yang berbeda berkisar antara 26,757% –32,513%.
Berdasarkan hasil dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa daging sapi faserigormortis yang berbeda memberikan pengaruh yang sangat nyata terhadap kualitas kimiabakso sapi, dimana kualitas bakso terbaik pada daging dengan fase rigormortis dimanamemenberikan kadar protein yang tertinggi (13,273%) dan kadar lemak terendah (4,987%).
Related Results
PEWARISAN BUDAYA SAPI SONOK SEBAGAI AKTIVITAS BELAJAR INFORMAL BAGI MASYARAKAT MADURA
PEWARISAN BUDAYA SAPI SONOK SEBAGAI AKTIVITAS BELAJAR INFORMAL BAGI MASYARAKAT MADURA
RINGKASANIkbar, A.Nauvalul. 2020. Pewarisan Budaya Sapi Sonok Sebagai Aktivitas Belajar Informal Bagi Masyarakat Madura. Tesis. Program Studi S-2 Pendidikan Luar Sekolah. Pasca Sar...
Pengaruh Penambahan Kikil terhadap Kualitas Fisik Bakso Daging Sapi
Pengaruh Penambahan Kikil terhadap Kualitas Fisik Bakso Daging Sapi
Bakso merupakan jenis makanan olahan hasil ternak yang digemari oleh masyarakat baik tua terlebih muda dan anak-anak. Bakso yang berkualitas adalah bakso bersifat kenyal namun muda...
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
Analisis Morfometrik-Biofisika antara Sapi Karapan, Sapi Sonok dan Sapi Peternak Madura (Bos primiginius) di Kabupaten Sumenep
Analisis Morfometrik-Biofisika antara Sapi Karapan, Sapi Sonok dan Sapi Peternak Madura (Bos primiginius) di Kabupaten Sumenep
The purpose of this study was to determine the morphometric and biophysical differences between three types of Madura Cattle, namely Karapan Cattle, Sonok Cattle and Breeder Cattle...
Perbedaan pH Saliva Setelah Mengonsumsi Susu Sapi Murni dan Susu Sapi Bubuk
Perbedaan pH Saliva Setelah Mengonsumsi Susu Sapi Murni dan Susu Sapi Bubuk
Abstract: Saliva is a complex oral fluid consisting of a mixture of secretion of the major and minor salivary glands in the oral mucosa with a normal pH of 5.6-7.0. There are sever...
Pengaruh Fortifikasi Nano Kalsium Sitrat Tulang Broiler terhadap Mutu Hedonik Bakso Daging Sapi
Pengaruh Fortifikasi Nano Kalsium Sitrat Tulang Broiler terhadap Mutu Hedonik Bakso Daging Sapi
Sintesis hijau dapat menghasilkan nano kalsium sitrat tulang broiler yang berfungsi sebagai food supplement baru untuk produk olahan daging seperti bakso daging sapi. Penelitian in...
Pengaruh Kecerdasan Emosional dan Motivasi terhadap Kinerja Karyawan
Pengaruh Kecerdasan Emosional dan Motivasi terhadap Kinerja Karyawan
Abstract. This study aims to determine the effect of emotional intelligence and motivation on employee performance at PT. Kimia Farma Tbk Plant Banjaran. This research is motivated...
HUBUNGAN HYGIENE SANITASI PENGOLAHAN BAKSO DENGAN KUALITAS BAKTERIOLOGIS DI LIMBUNG KABUPATEN GOWA
HUBUNGAN HYGIENE SANITASI PENGOLAHAN BAKSO DENGAN KUALITAS BAKTERIOLOGIS DI LIMBUNG KABUPATEN GOWA
Bakso sangat digemari oleh semua kalangan dan sangat mudah untuk ditemukan, faktor yang dapat mengakibatkan kerusakan maupun menurunnya kualitas bakso yaitu kontaminasi makanan yan...

