Javascript must be enabled to continue!
Interpretasi Pola Arus Permukaan Di Perairan Barat Pulau Sumatera
View through CrossRef
Dinamika arus permukaan di perairan barat Sumatera sangat menarik untuk dikaji, karena letaknya yang berhadapan dengan Samudera Hindia. Tujuan penelitian ini untuk mengtinterpretasikan pola arus permukaan selama musim barat pada bulan Desember 2021 – Februari 2022. Data arus yang digunakan diperoleh dari situs Marine Copernicus yang merupakan data harian selama tiga bulan, dengan resolusi spasial 0,083° × 0,083° dalam sistem koordinat WGS 84 (EPSG 4326). Pengolahan data arus menggunakan software Panoply v4. Hasil output dari panoply berupa gambar arah pergerakan arus, akan digunakan untuk menganalisa arah dan kecepatan arus serta untuk menjawab interpretasi pola arus permukaan di periran barat Pulau Sumatera. Hasil penelitian yang diperoleh adalah kecepatan maksimum arus permukaan selama musim barat bervariasi antara 0.9 – 1.5 m/s. pola pergerakan arus dominan menunjukkan arus bergerak dari arah barat (Benua Asia) menuju ke timur (Benua Australia). Pergerakan arus permukaan selama musim barat juga memperlihatkan adanya arus Eddy yang ditandai dengan pusaran arus pada hasil output gambar pada bulan Desember – Februari.Perbedaan kecepatan angin dapat disebabkan karena variasi kecepatan angin yang bertiup selama musim barat berlangsung.
Universitas Pattimura
Title: Interpretasi Pola Arus Permukaan Di Perairan Barat Pulau Sumatera
Description:
Dinamika arus permukaan di perairan barat Sumatera sangat menarik untuk dikaji, karena letaknya yang berhadapan dengan Samudera Hindia.
Tujuan penelitian ini untuk mengtinterpretasikan pola arus permukaan selama musim barat pada bulan Desember 2021 – Februari 2022.
Data arus yang digunakan diperoleh dari situs Marine Copernicus yang merupakan data harian selama tiga bulan, dengan resolusi spasial 0,083° × 0,083° dalam sistem koordinat WGS 84 (EPSG 4326).
Pengolahan data arus menggunakan software Panoply v4.
Hasil output dari panoply berupa gambar arah pergerakan arus, akan digunakan untuk menganalisa arah dan kecepatan arus serta untuk menjawab interpretasi pola arus permukaan di periran barat Pulau Sumatera.
Hasil penelitian yang diperoleh adalah kecepatan maksimum arus permukaan selama musim barat bervariasi antara 0.
9 – 1.
5 m/s.
pola pergerakan arus dominan menunjukkan arus bergerak dari arah barat (Benua Asia) menuju ke timur (Benua Australia).
Pergerakan arus permukaan selama musim barat juga memperlihatkan adanya arus Eddy yang ditandai dengan pusaran arus pada hasil output gambar pada bulan Desember – Februari.
Perbedaan kecepatan angin dapat disebabkan karena variasi kecepatan angin yang bertiup selama musim barat berlangsung.
Related Results
POLA ARUS LAUT PERMUKAAN DI PERAIRAN TANJUNG TIRAM KONAWE SELATAN
POLA ARUS LAUT PERMUKAAN DI PERAIRAN TANJUNG TIRAM KONAWE SELATAN
Arus laut permukaan merupakan arus laut yang bergerak pada lapisan massa air permukaan. Beberapa faktor yang membangkitkan arus permukaan pada perairan sekitar pantai umumnya bersu...
Sumatera Barat pasca PRRI: Mambangkik Batang Tarandam di Masa Pemerintahan Gubernur Azwar Anas tahun 1977-1988
Sumatera Barat pasca PRRI: Mambangkik Batang Tarandam di Masa Pemerintahan Gubernur Azwar Anas tahun 1977-1988
Strategi Azwar Anas (1977-1988) dalam memimpin dan membangun daerah Provinsi Sumatera Barat di Era Orde Baru. Sentral permasalahnya adalah program Azwar Anas dalam membangu...
PENGARUH PEMBEBANAN TERHADAP ARUS EKSITASI GENERATOR UNIT 2 PLTMH CURUG
PENGARUH PEMBEBANAN TERHADAP ARUS EKSITASI GENERATOR UNIT 2 PLTMH CURUG
Generator salah satu bagian dari sistem tenaga listrik yang digunakan untuk mengkon-versi energi mekanik yang berasal dari putaran turbin menjadi energi listrik dengan memanfaatkan...
Analisis Karakteristik Arus di Perairan Teluk Parepare, Sulawesi Selatan
Analisis Karakteristik Arus di Perairan Teluk Parepare, Sulawesi Selatan
Perairan Teluk Parepare merupakan teluk semi-tertutup, beberapa titik tertentu terdapat submarine canyon (kontur yang menjorok ke dalam) yang secara viskositas dinilai dapat mempen...
MODEL DINAMIK TINGKAT KERENTANAN PANTAI PULAU POTERAN DAN GILI LAWAK KABUPATEN SUMENEP MADURA
MODEL DINAMIK TINGKAT KERENTANAN PANTAI PULAU POTERAN DAN GILI LAWAK KABUPATEN SUMENEP MADURA
<div class="WordSection1"><p><em>Pulau Poteran dan Pulau Gili Lawak Kabupaten Sumenep merupakan pulau-pulau kecil yang berada di sebelah barat Pulau Madura dengan...
KARAKTERISTIK ANGIN PERMUKAAN DI TELUK AMBON, MALUKU
KARAKTERISTIK ANGIN PERMUKAAN DI TELUK AMBON, MALUKU
Karakteristik angin permukaan di Teluk Ambon antara bulan Agustus dan Oktober dikaji dari dua lokasi pengamatan berbeda yakni Teluk Ambon Luar (TAL) dan ambang teluk yang berdekata...
Pengaruh Modal Sosial Terhadap Perkembangan Pariwisata di Kepulauan Riau
Pengaruh Modal Sosial Terhadap Perkembangan Pariwisata di Kepulauan Riau
Kepulauan Riau merupakan provinsi yang terdiri dari beberapa pulau diantaranya Pulau Batam, Pulau Bintan dan Pulau Karimun. Modal sosial merupakan serangkaian nilai dan norma infor...
ANALISIS SEKTOR EKONOMI POTENSIAL PENDORONG KEMAJUAN EKONOMI SUMATERA
ANALISIS SEKTOR EKONOMI POTENSIAL PENDORONG KEMAJUAN EKONOMI SUMATERA
Meskipun perdagangan antar pulau penting dan Sumatera menjadi ekonomi terbesar kedua di Indonesia, namun Sumatera lebih banyak melakukan impor dari pulau lain di Indonesia dibandin...

