Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Revitalisasi Budaya Kearifan Lokal Mappanre Tasi dalam Membangun Moderasi Beragama

View through CrossRef
Tradisi Mappanre Tasi di Sulawesi Selatan menjadi salah satu bentuk keanekaragaman budaya kearifan lokal yang ada di Desa Ujung Lero, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang. Budaya ini sudah ada sejak lama ditengah masyarakat pengikutnya hingga saat ini, meski berada di Tanah Bugis masyarakat Suku Mandar yang pertama kali membuka perkampungan yang berada di pesisir laut dan memperkenalkan tradisi ini terhadap warga sekitarnya sebagai upacara rutin di setiap bulan april. Menjadi fokus pembahasan dalam penelitian ini adalah bagaimana gambaran kearifan lokal budaya Mappanre Tasi yang berkembang di masyarakat pengikutnya, dan bagaimana tingkat penerimaan masyarakat lokal terhadap budaya Mappanre Tasi serta bagaimana aktualisasi kearifan lokal budaya Mappanre Tasi menjadi bagian penting dari penguatan moderasi beragama. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif atas dasar fenomenologi, dengan pendekatan deskriptif, teknik pengumpulan data dengan melakukan wawancara mendalam terhadap sejumlah informan kunci. Hasil penelitian ini menemukan bahwa, budaya kearifan lokal Mappanre Tasi hidup dan berkembang pada masyarakat nelayan yang mendiami daerah sekitar pesisir laut, tradisi ini dilaksanakan setiap tahun di bulan april dengan harapan agar hasil tangkapan ikan di waktu yang akan datang menjadi lebih banyak. Sedangkan respon masyarakat sekitar terhadap budaya ini cukup beragam, diantaranya pelaksanaan budaya ini merupakan warisan dari leluhur yang harus diteruskan ke generasi selanjutnya, dan adanya klaim dari sebagian tokoh masyarakat bahwa budaya ini menyimpan dari ajaran Agama Islam. Kemudian salah satu unsur yang termuat dalam moderasi beragama adalah akomodatif terhadap budaya lokal, sehingga budaya lokal Mappanre Tasi menjadi jembatan pemersatu bagi masyarakat penganut tradisi ini dengan masyarakat disekitarnya
Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar
Title: Revitalisasi Budaya Kearifan Lokal Mappanre Tasi dalam Membangun Moderasi Beragama
Description:
Tradisi Mappanre Tasi di Sulawesi Selatan menjadi salah satu bentuk keanekaragaman budaya kearifan lokal yang ada di Desa Ujung Lero, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang.
Budaya ini sudah ada sejak lama ditengah masyarakat pengikutnya hingga saat ini, meski berada di Tanah Bugis masyarakat Suku Mandar yang pertama kali membuka perkampungan yang berada di pesisir laut dan memperkenalkan tradisi ini terhadap warga sekitarnya sebagai upacara rutin di setiap bulan april.
Menjadi fokus pembahasan dalam penelitian ini adalah bagaimana gambaran kearifan lokal budaya Mappanre Tasi yang berkembang di masyarakat pengikutnya, dan bagaimana tingkat penerimaan masyarakat lokal terhadap budaya Mappanre Tasi serta bagaimana aktualisasi kearifan lokal budaya Mappanre Tasi menjadi bagian penting dari penguatan moderasi beragama.
Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif atas dasar fenomenologi, dengan pendekatan deskriptif, teknik pengumpulan data dengan melakukan wawancara mendalam terhadap sejumlah informan kunci.
Hasil penelitian ini menemukan bahwa, budaya kearifan lokal Mappanre Tasi hidup dan berkembang pada masyarakat nelayan yang mendiami daerah sekitar pesisir laut, tradisi ini dilaksanakan setiap tahun di bulan april dengan harapan agar hasil tangkapan ikan di waktu yang akan datang menjadi lebih banyak.
Sedangkan respon masyarakat sekitar terhadap budaya ini cukup beragam, diantaranya pelaksanaan budaya ini merupakan warisan dari leluhur yang harus diteruskan ke generasi selanjutnya, dan adanya klaim dari sebagian tokoh masyarakat bahwa budaya ini menyimpan dari ajaran Agama Islam.
Kemudian salah satu unsur yang termuat dalam moderasi beragama adalah akomodatif terhadap budaya lokal, sehingga budaya lokal Mappanre Tasi menjadi jembatan pemersatu bagi masyarakat penganut tradisi ini dengan masyarakat disekitarnya.

Related Results

PENANAMAN SIKAP MODERASI BERAGAMA DI SMP NEGERI 3 ABIANSEMAL
PENANAMAN SIKAP MODERASI BERAGAMA DI SMP NEGERI 3 ABIANSEMAL
Moderasi beragama digambarkan sebagai upaya untuk mengikuti dan mempertahankan prinsip-prinsip agama, mengubahnya menjadi cara hidup dan karakter, sehingga moderasi beragama dapat ...
Strategi Menjaga Eksistensi Kearifan Lokal sebagai Identitas Nasional di Era Disrupsi
Strategi Menjaga Eksistensi Kearifan Lokal sebagai Identitas Nasional di Era Disrupsi
Penelitian ini memiliki fokus untuk mengetahui keterkaitan antara kearifan lokal dengan identitas nasional, tantangan kearifan lokal di era disrupsi, dan strategi menjaga eksistens...
PENGARUH PEMAHAMAN MODERASI BERAGAMA TERHADAP SIKAP TOLERANSI BERAGAMA DI BALAI DIKLAT KEAGAMAAN DENPASAR
PENGARUH PEMAHAMAN MODERASI BERAGAMA TERHADAP SIKAP TOLERANSI BERAGAMA DI BALAI DIKLAT KEAGAMAAN DENPASAR
Moderasi beragama dewasa ini perlu ditumbuhkan sehingga menjadi sikap yang melekat di masyarakat Indonesia. Sebagai penggerak moderasi beragama, pegawai BDK Denpasar sudah semestin...
MODERASI BERAGAMA BERBASIS BUDAYA LOKAL DALAM PEMBELAJARAN PAK DI SMP NEGERI I LARANTUKA
MODERASI BERAGAMA BERBASIS BUDAYA LOKAL DALAM PEMBELAJARAN PAK DI SMP NEGERI I LARANTUKA
Indonesia merupakan negara multikultural. Dikatakan multikultural karena memiliki aneka bahasa, suku, agama, ras dan juga kebudayaan. Keragaman Indonesia yang plural di lain sisi d...
STRATEGI DAN IMPLEMENTASI KEBIJAKAN MODERASI BERAGAMA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA SEBAGAI UPAYA MEMBANGUN GENERASI BERAGAMA MODERAT
STRATEGI DAN IMPLEMENTASI KEBIJAKAN MODERASI BERAGAMA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA SEBAGAI UPAYA MEMBANGUN GENERASI BERAGAMA MODERAT
Tujuan dari penelitian ini adalah menjelaskan strategi dan implementasi kebijakan moderasi beragama di Sekolah Menengah Pertama. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode deskr...
Moderasi Beragama: Akar Teologi, Nalar Kebudayaan, dan Kontestasi di Ruang Digital
Moderasi Beragama: Akar Teologi, Nalar Kebudayaan, dan Kontestasi di Ruang Digital
Pada hakikatnya, moderasi beragama adalah pendekatan atau sikap yang menekankan pemahaman, toleransi, dan keseimbangan dalam menjalankan praktik keagamaan. Secara etimologi, modera...
MODERASI BERAGAMA DALAM KEARIFAN LOKAL PADA MASYARAKAT PESISIR BARAT PROVINSI LAMPUNG
MODERASI BERAGAMA DALAM KEARIFAN LOKAL PADA MASYARAKAT PESISIR BARAT PROVINSI LAMPUNG
Persoalan moderasi bukan sekedar urusan orang perorang, melainkan kelompok dan umat, masyarakat dan negara, terlebih ketika saat ini beragam kelompok ekstrem yang telah menampakkan...
Membangun Karakter Moderasi Beragama Mahasiswa Melalui Kurikulum Cinta Berbasis Kearifan Lokal
Membangun Karakter Moderasi Beragama Mahasiswa Melalui Kurikulum Cinta Berbasis Kearifan Lokal
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan konsep Kurikulum Cinta berbasis kearifan lokal dalam membentuk karakter moderasi beragama mahasiswa. Latar belakang penelitian ini berangka...

Back to Top