Javascript must be enabled to continue!
Moderasi Beragama: Akar Teologi, Nalar Kebudayaan, dan Kontestasi di Ruang Digital
View through CrossRef
Pada hakikatnya, moderasi beragama adalah pendekatan atau sikap yang menekankan pemahaman, toleransi, dan keseimbangan dalam menjalankan praktik keagamaan. Secara etimologi, moderasi adalah istilah dari bahasa Latin, yakni moderatio yang merujuk pada keadaan sedang yang merupakan kondisi di antara keadaan berlebihan atau kekurangan. Sesungguhnya jiwa dan nilai moderasi beragama sudah ada dan mengakar sejak lama pada diri bangsa Indonesia. Konsep moderasi beragama pun sejatinya sudah tertanam pada agama-agama yang ada di Indonesia.
Buku Moderasi Beragama: Akar Teologi, Nalar Kebudayaan, dan Kontestasi di Ruang Digital ini menyuguhkan tulisan-tulisan yang berasal dari beragam konsep, perspektif, dan best practice implementsi moderasi beragama di Indonesia. Bagian pertama Akar Teologi akan mengungkap konsep-konsep dasar dari moderasi beragama serta best practice dari konsep tersebut di masyarakat. Bagian kedua Nalar Kebudayaan berisi tulisan-tulisan yang mengangkat konsep moderasi beragama yang dirunut sebagai warisan generasi sebelumnya dari sejarah, artefak, dan teks. Kemudian, bagian ketiga Kontestasi di Ruang Digital memaparkan bagaimana praktik moderasi beragama dipahami dan diterapkan oleh generasi masa kini, khususnya di media sosial.
Buku ini diharapkan bisa menjadi salah satu referensi menarik terkait moderasi beragama dan salah satu acuan penting bagi para pemangku kepentingan, yang tengah berusaha membumikan konsep moderasi beragama di tengah-tengah masyarakat Indonesia.
Penerbit BRIN
Moh. Rivaldi Abdul
Alvary Exan Rerung
Moch. Riza Fahmi
Anang Harris Himawan
Zulkifli Mappasomba
Musfeptial
Daratullaila Nasri
Mulyadi
Pramono
Ivan Adilla
Hermansyah
Jefri Andri Saputra
Mibtadin
Lilam Kadarin Nuriyanto
Danu Aris Setiyanto
Achmad Faesol
Ali Mursyid Azisi
Martinus Danang Pamungkas
Nuarisa Efrata Siagian
Winda Rita Dewi Lumbangaol
Title: Moderasi Beragama: Akar Teologi, Nalar Kebudayaan, dan Kontestasi di Ruang Digital
Description:
Pada hakikatnya, moderasi beragama adalah pendekatan atau sikap yang menekankan pemahaman, toleransi, dan keseimbangan dalam menjalankan praktik keagamaan.
Secara etimologi, moderasi adalah istilah dari bahasa Latin, yakni moderatio yang merujuk pada keadaan sedang yang merupakan kondisi di antara keadaan berlebihan atau kekurangan.
Sesungguhnya jiwa dan nilai moderasi beragama sudah ada dan mengakar sejak lama pada diri bangsa Indonesia.
Konsep moderasi beragama pun sejatinya sudah tertanam pada agama-agama yang ada di Indonesia.
Buku Moderasi Beragama: Akar Teologi, Nalar Kebudayaan, dan Kontestasi di Ruang Digital ini menyuguhkan tulisan-tulisan yang berasal dari beragam konsep, perspektif, dan best practice implementsi moderasi beragama di Indonesia.
Bagian pertama Akar Teologi akan mengungkap konsep-konsep dasar dari moderasi beragama serta best practice dari konsep tersebut di masyarakat.
Bagian kedua Nalar Kebudayaan berisi tulisan-tulisan yang mengangkat konsep moderasi beragama yang dirunut sebagai warisan generasi sebelumnya dari sejarah, artefak, dan teks.
Kemudian, bagian ketiga Kontestasi di Ruang Digital memaparkan bagaimana praktik moderasi beragama dipahami dan diterapkan oleh generasi masa kini, khususnya di media sosial.
Buku ini diharapkan bisa menjadi salah satu referensi menarik terkait moderasi beragama dan salah satu acuan penting bagi para pemangku kepentingan, yang tengah berusaha membumikan konsep moderasi beragama di tengah-tengah masyarakat Indonesia.
Related Results
PENANAMAN SIKAP MODERASI BERAGAMA DI SMP NEGERI 3 ABIANSEMAL
PENANAMAN SIKAP MODERASI BERAGAMA DI SMP NEGERI 3 ABIANSEMAL
Moderasi beragama digambarkan sebagai upaya untuk mengikuti dan mempertahankan prinsip-prinsip agama, mengubahnya menjadi cara hidup dan karakter, sehingga moderasi beragama dapat ...
PENGARUH PEMAHAMAN MODERASI BERAGAMA TERHADAP SIKAP TOLERANSI BERAGAMA DI BALAI DIKLAT KEAGAMAAN DENPASAR
PENGARUH PEMAHAMAN MODERASI BERAGAMA TERHADAP SIKAP TOLERANSI BERAGAMA DI BALAI DIKLAT KEAGAMAAN DENPASAR
Moderasi beragama dewasa ini perlu ditumbuhkan sehingga menjadi sikap yang melekat di masyarakat Indonesia. Sebagai penggerak moderasi beragama, pegawai BDK Denpasar sudah semestin...
STRATEGI DAN IMPLEMENTASI KEBIJAKAN MODERASI BERAGAMA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA SEBAGAI UPAYA MEMBANGUN GENERASI BERAGAMA MODERAT
STRATEGI DAN IMPLEMENTASI KEBIJAKAN MODERASI BERAGAMA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA SEBAGAI UPAYA MEMBANGUN GENERASI BERAGAMA MODERAT
Tujuan dari penelitian ini adalah menjelaskan strategi dan implementasi kebijakan moderasi beragama di Sekolah Menengah Pertama. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode deskr...
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
TEOLOGI KONTEMPORER: KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN
TEOLOGI KONTEMPORER: KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN
Teologi kontemporer merupakan teologi yang selalu mengedepankan rasio dibandingkan iman. Teologi kontemporer merupakan hasil berpikir dari historis kritis para teolog. Teologi ini ...
Moderasi Beragama: Praksis Kerukunan Antar Umat Beragama
Moderasi Beragama: Praksis Kerukunan Antar Umat Beragama
The Indonesian state has religious pluralism, therefore an effort is needed to maintain inter-religious harmony. One of them is through religious moderation. The principle of relig...
HUBUNGAN TEOLOGI BIBLIKA DENGAN DIVISI-DIVISI LAIN DALAM DISIPLIN ILMU TEOLOGI
HUBUNGAN TEOLOGI BIBLIKA DENGAN DIVISI-DIVISI LAIN DALAM DISIPLIN ILMU TEOLOGI
Abstract: The Bible is the holy book of Christians. In the academic field of theology, the Bible is the main capital of the book which is the subject that must be learned. Learn th...
Nalar dan Iman dalam Kehidupan Beragama: Dikotomi atau Harmoni
Nalar dan Iman dalam Kehidupan Beragama: Dikotomi atau Harmoni
Reason is the nature of human beings and those who are religious also have faith. Therefore, believers have two fundamental basics in their life: reason and faith. In the reality, ...

