Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN PADA BAYI

View through CrossRef
Latar Beakang: Pemberian Makanan Tambahan (PMT) pada bayi merupakan salah satu upaya pemenuhan kebutuhan gizi bayi sehingga dapat mencapai tumbuh kembang yang optimal. PMT pada bayi di Kabupaten Garut tahun 2016 dengan sasaran 69.662 orang yang diberikan PMT dini sebanyak 66,72%, PMT pada bayi adalah pemberian makanan atau minuman yang mengandung zat gizi pada bayi uisa 6-12 bulan untuk memenuhi kebutuhan gizi setelah pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif. Tujuan; untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pemberian makanan tambahan pada bayi di Desa Mulyajaya Kabupaten Garut tahun 2019. Metodologi: dalam penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini seluruh ibu yang memiliki bayi usia lebih dari 6 bulan sampai 11 bulan sebanyak 124 orang, teknik sampel menggunakan total sampling. Instrument yang digunakan berupa kuesioner yang telah di uji validitas dan reliabilitas. Analisis data bersifat univariat yaitu mendeskripsikan karakteristik setiap variable dan bivariat untuk mengetahui hubungan antara independent dengan variabel dependen. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil Penelitian: menunjukkan bahwa terdapat hubungan anatara pengetahuan dengan niali p-value 0,000, peran bidan dengan nilai p-value 0,023, motivasi dengan nilai p-value 0,000 dan dukungan keluarga dengan nilai p-value 0,024 terhadap PMT pada bayi. Kesimpulan dan saran: bahwa ada hubungan antara pengetahuan, peran bidan, dukungan keluarga dan motivasi dengan PMT pada bayi. Diharapkan puskesmas lebih giat lagi memberikan PMT penyuluhan dalam kegiatan pelaksanaan posyandu dengan melibatkan ibu bayi sehingga pengalaman tersebut dapat meningkatkan motivasi ibu untuk mempraktekkan dan memberikan PMT
PPPM Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Stikes Banyuwangi
Title: ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN PADA BAYI
Description:
Latar Beakang: Pemberian Makanan Tambahan (PMT) pada bayi merupakan salah satu upaya pemenuhan kebutuhan gizi bayi sehingga dapat mencapai tumbuh kembang yang optimal.
PMT pada bayi di Kabupaten Garut tahun 2016 dengan sasaran 69.
662 orang yang diberikan PMT dini sebanyak 66,72%, PMT pada bayi adalah pemberian makanan atau minuman yang mengandung zat gizi pada bayi uisa 6-12 bulan untuk memenuhi kebutuhan gizi setelah pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif.
Tujuan; untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pemberian makanan tambahan pada bayi di Desa Mulyajaya Kabupaten Garut tahun 2019.
Metodologi: dalam penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan pendekatan cross sectional.
Populasi pada penelitian ini seluruh ibu yang memiliki bayi usia lebih dari 6 bulan sampai 11 bulan sebanyak 124 orang, teknik sampel menggunakan total sampling.
Instrument yang digunakan berupa kuesioner yang telah di uji validitas dan reliabilitas.
Analisis data bersifat univariat yaitu mendeskripsikan karakteristik setiap variable dan bivariat untuk mengetahui hubungan antara independent dengan variabel dependen.
Analisis data menggunakan uji chi-square.
Hasil Penelitian: menunjukkan bahwa terdapat hubungan anatara pengetahuan dengan niali p-value 0,000, peran bidan dengan nilai p-value 0,023, motivasi dengan nilai p-value 0,000 dan dukungan keluarga dengan nilai p-value 0,024 terhadap PMT pada bayi.
Kesimpulan dan saran: bahwa ada hubungan antara pengetahuan, peran bidan, dukungan keluarga dan motivasi dengan PMT pada bayi.
Diharapkan puskesmas lebih giat lagi memberikan PMT penyuluhan dalam kegiatan pelaksanaan posyandu dengan melibatkan ibu bayi sehingga pengalaman tersebut dapat meningkatkan motivasi ibu untuk mempraktekkan dan memberikan PMT.

Related Results

KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
1035325 Faktor- Faktor yang Berhubungan dengan Pemberian ASI Ekslusif
1035325 Faktor- Faktor yang Berhubungan dengan Pemberian ASI Ekslusif
Pemberian ASI Eksklusif  adalah pemberian ASI saja pada bayi baru lahir sampai usia 6 bulan tanpa tambahan cairan ataupun makanan lain. Menyusui merupakan investasi terbaik untuk k...
ANALISIS PRAKTIK PIJAT BAYI DI DESA GENENG SUKOHARJO
ANALISIS PRAKTIK PIJAT BAYI DI DESA GENENG SUKOHARJO
Praktik pijat bayi telah mendapatkan dukungan dari berbagai pihak yang menunjukkan efek positifnya terhadap perkembangan bayi, terutama pada bayi prematur dan bayi dengan kondisi k...
Gambaran Ibu yang Memijatkan Bayi ke Dukun Bayi di Desa Jambu Kabupaten Semarang
Gambaran Ibu yang Memijatkan Bayi ke Dukun Bayi di Desa Jambu Kabupaten Semarang
Baby massage is a direct contact therapy with the body that can provide a sense of security and comfort for babies. The villagers chose to use a shaman as an alternative to baby ma...
PADA ASFIKSIA PADA BAYI BARU LAHIR
PADA ASFIKSIA PADA BAYI BARU LAHIR
 Asfiksia neonatorum termasuk dalam bayi baru lahir dengan risiko tinggii karena memiliki kemungkinan lebih besar mengalami kematian bayi atau menjadi sakit berat dalam masa neonat...

Back to Top