Javascript must be enabled to continue!
Perbandingan Penafsiran Jihad Menurut Ath-Thabari dan Quraish Shihab dalam Tafsir Al-Qur'an
View through CrossRef
Al-Qur'an, sebagai panduan bagi seluruh umat Islam, mengatur segala aspek kehidupan Umat Islam dan manusia secara umum, termasuk dalam konteks jihad. Namun, penafsiran terhadap lafaz “jihad” oleh para mufasir tidak menjamin adanya pola dan interpretasi yang seragam. Oleh karena itu, penelitian ini berfokus pada penafsiran jihad oleh Imam Ath-Thabari dan perbandingannya dengan penafsiran Quraish Shihab, serta mengungkapkan sebab perbedaan pendapat keduanya terhadap lafaz “jihad”. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pengumpulan data dari berbagai literatur terkait topik jihad. Pendekatan deskriptif diterapkan untuk menghasilkan gambaran yang sistematis dan faktual sesuai dengan kenyataan. Hasil penelitian ini mengungkap perbedaan dalam penafsiran antara Ath-Thabari dan Quraish Shihab. Salah satu perbedaan mencolok adalah pandangan Ath-Thabari yang mengartikan jihad lebih cenderung sebagai berperang di jalan Allah, sementara Quraish Shihab memandang bahwa jihad dapat dicapai melalui amal sholeh. Perbedaan ini disebabkan oleh pemahaman dan pemilihan makna yang beragam terhadap lafaz “jihad” dalam konteks ayat-ayat tertentu. Meskipun terdapat ikhtilaf tanawu' antara keduanya, namun makna dan tujuan jihad tetap sama, yaitu usaha untuk menegakkan agama Allah SWT meskipun dengan pendekatan yang berbeda.
Sunan Gunung Djati State Islamic University of Bandung
Title: Perbandingan Penafsiran Jihad Menurut Ath-Thabari dan Quraish Shihab dalam Tafsir Al-Qur'an
Description:
Al-Qur'an, sebagai panduan bagi seluruh umat Islam, mengatur segala aspek kehidupan Umat Islam dan manusia secara umum, termasuk dalam konteks jihad.
Namun, penafsiran terhadap lafaz “jihad” oleh para mufasir tidak menjamin adanya pola dan interpretasi yang seragam.
Oleh karena itu, penelitian ini berfokus pada penafsiran jihad oleh Imam Ath-Thabari dan perbandingannya dengan penafsiran Quraish Shihab, serta mengungkapkan sebab perbedaan pendapat keduanya terhadap lafaz “jihad”.
Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pengumpulan data dari berbagai literatur terkait topik jihad.
Pendekatan deskriptif diterapkan untuk menghasilkan gambaran yang sistematis dan faktual sesuai dengan kenyataan.
Hasil penelitian ini mengungkap perbedaan dalam penafsiran antara Ath-Thabari dan Quraish Shihab.
Salah satu perbedaan mencolok adalah pandangan Ath-Thabari yang mengartikan jihad lebih cenderung sebagai berperang di jalan Allah, sementara Quraish Shihab memandang bahwa jihad dapat dicapai melalui amal sholeh.
Perbedaan ini disebabkan oleh pemahaman dan pemilihan makna yang beragam terhadap lafaz “jihad” dalam konteks ayat-ayat tertentu.
Meskipun terdapat ikhtilaf tanawu' antara keduanya, namun makna dan tujuan jihad tetap sama, yaitu usaha untuk menegakkan agama Allah SWT meskipun dengan pendekatan yang berbeda.
Related Results
DISKURSUS MUNĀSABAH: Problem Tafsīr al-Qur’ān bi ’l-Qur’ān
DISKURSUS MUNĀSABAH: Problem Tafsīr al-Qur’ān bi ’l-Qur’ān
Abstract: Munāsabah al-Qur’ān is a part of ‘Ulūm al-Qur’ān which presents pros and contrast. The pros ulama makes munāsabah as a method to reveal enigma system of Quran verses and ...
Jilbab Perspektif Quraish Shihab (Studi Komparatif Tafsir Tulis dan Lisan)
Jilbab Perspektif Quraish Shihab (Studi Komparatif Tafsir Tulis dan Lisan)
This study will discuss the comparison between Written and Oral interpretations Of the Quraish shihab’s hijab (jilbab) perspective. The Quraish Shihab’s interpretation of the verse...
Tafsir Audiovisual M. Quraish Shihab: Mengungkap Makna Sosial Qs. al-Ma'un dalam Program Acara “Shihab & Shihab”
Tafsir Audiovisual M. Quraish Shihab: Mengungkap Makna Sosial Qs. al-Ma'un dalam Program Acara “Shihab & Shihab”
<p>Artikel ini membahas mengenai penafsiran ayat-ayat al-Qur’an oleh M. Quraish Shihab dalam program acara “Shihab dan Shihab” pada konten youtube “Najwa Shihab”. Media digit...
METODOLOGI PENAFSIRAN QURAISH SHIHAB TERHADAP AYAT-AYAT PENDIDIKAN
METODOLOGI PENAFSIRAN QURAISH SHIHAB TERHADAP AYAT-AYAT PENDIDIKAN
Abstract
The focus of this research problem is education, as stated by Said Agil, there is a tendency that Islamic education in Indonesia is not entirely based on the Qur'an which ...
[Interpretation Method of Al-Ilmi Hamka and Al-Maraghiy on Al-Kawniyah Verses: A Comparison] Metode Pentafsiran Al-Ilmiy Hamka dan Al-Maraghiy Terhadap Ayat-Ayat Al-Kawniyyah : Satu Perbandingan
[Interpretation Method of Al-Ilmi Hamka and Al-Maraghiy on Al-Kawniyah Verses: A Comparison] Metode Pentafsiran Al-Ilmiy Hamka dan Al-Maraghiy Terhadap Ayat-Ayat Al-Kawniyyah : Satu Perbandingan
The Tafsir al-Azhar of HAMKA is one of the Malay world's tafsir which reveals the vastness of knowledge that encompasses and covers all disciplines of science. In this interpretati...
Konsep Relasi Seksual Dalam Pernikahan Dan Pengaruhnya Terhadap Kebahagian Keluarga Menurut Ibnu Katsir Dan M. Quraish Shihab
Konsep Relasi Seksual Dalam Pernikahan Dan Pengaruhnya Terhadap Kebahagian Keluarga Menurut Ibnu Katsir Dan M. Quraish Shihab
Sexual relations in the household, according to Ibn Katsir and M. Quraish Shihab, are an important part of achieving family happiness, although both have different emphases accordi...
PANDANGAN MUI TENTANG NIKAH MUT'AH: ANALISIS PERSPEKTIF M. QURAISH SHIHAB
PANDANGAN MUI TENTANG NIKAH MUT'AH: ANALISIS PERSPEKTIF M. QURAISH SHIHAB
AbstractM. Quraish Shihab, a renowned scholar, in his book "Perempuan," states that nikah mut'ah can be accepted in emergency and urgent situations with certain limitations and co...
KONSEP ADIL DALAM POLIGAMI MENURUT AMINA WADUD MUHSIN DAN M. QURAISH SHIHAB
KONSEP ADIL DALAM POLIGAMI MENURUT AMINA WADUD MUHSIN DAN M. QURAISH SHIHAB
Abstract:Polygamy often causes problems in domestic relationships, both for wives and children. Over time, polygamy in its development has been widely studied by scholars, both cla...

