Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Karakteristik Tafsir Tahlili dan Tafsir Ijmali

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk memperjelas perbedaan karakteristik antara tafsir tahlili dan tafsir ijmali dalam Al-Quran. Dalam penelitian ini, pendekatan kualitatif dengan analisis konten digunakan untuk menganalisis karakteristik dari kedua tafsir tersebut. Sampel penelitian terdiri dari tiga tafsir tahlili dan tiga tafsir ijmali yang dipilih secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tafsir tahlili cenderung memberikan penjelasan yang lebih rinci dan rinci tentang makna ayat-ayat Al-Quran. Tafsir ini mencakup penjelasan tentang bahasa, tata bahasa, dan konteks sosial yang mempengaruhi makna ayat-ayat Al-Quran. Di sisi lain, tafsir ijmali lebih condong memberikan penjelasan yang lebih umum dan ringkas tentang makna ayat-ayat Al-Quran. Tafsir ini fokus pada inti makna dan tidak memberikan penjelasan rinci tentang tata bahasa atau konteks sosial. Selain itu, tafsir tahlili lebih memperhatikan konteks sejarah dan lingkungan sosial yang mempengaruhi kandungan ayat-ayat Al-Quran. Tafsir ini juga cenderung memberikan penjelasan tentang tafsir-tafsir alternatif dan mengutip pendapat para ahli untuk mendukung tafsirnya. Sedangkan tafsir ijmali cenderung lebih singkat dan fokus pada makna umum ayat-ayat Al-Quran tanpa mengutip pendapat para ahli. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya pemilihan tafsir yang sesuai dengan kebutuhan pembaca Al-Quran. Maka, perlu memperhatikan karakteristik tafsir yang digunakan untuk memastikan pemahaman yang tepat terhadap ayat-ayat Al-Quran. Karena itu,
Title: Karakteristik Tafsir Tahlili dan Tafsir Ijmali
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk memperjelas perbedaan karakteristik antara tafsir tahlili dan tafsir ijmali dalam Al-Quran.
Dalam penelitian ini, pendekatan kualitatif dengan analisis konten digunakan untuk menganalisis karakteristik dari kedua tafsir tersebut.
Sampel penelitian terdiri dari tiga tafsir tahlili dan tiga tafsir ijmali yang dipilih secara purposive sampling.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tafsir tahlili cenderung memberikan penjelasan yang lebih rinci dan rinci tentang makna ayat-ayat Al-Quran.
Tafsir ini mencakup penjelasan tentang bahasa, tata bahasa, dan konteks sosial yang mempengaruhi makna ayat-ayat Al-Quran.
Di sisi lain, tafsir ijmali lebih condong memberikan penjelasan yang lebih umum dan ringkas tentang makna ayat-ayat Al-Quran.
Tafsir ini fokus pada inti makna dan tidak memberikan penjelasan rinci tentang tata bahasa atau konteks sosial.
Selain itu, tafsir tahlili lebih memperhatikan konteks sejarah dan lingkungan sosial yang mempengaruhi kandungan ayat-ayat Al-Quran.
Tafsir ini juga cenderung memberikan penjelasan tentang tafsir-tafsir alternatif dan mengutip pendapat para ahli untuk mendukung tafsirnya.
Sedangkan tafsir ijmali cenderung lebih singkat dan fokus pada makna umum ayat-ayat Al-Quran tanpa mengutip pendapat para ahli.
Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya pemilihan tafsir yang sesuai dengan kebutuhan pembaca Al-Quran.
Maka, perlu memperhatikan karakteristik tafsir yang digunakan untuk memastikan pemahaman yang tepat terhadap ayat-ayat Al-Quran.
Karena itu,.

Related Results

DISKURSUS MUNĀSABAH: Problem Tafsīr al-Qur’ān bi ’l-Qur’ān
DISKURSUS MUNĀSABAH: Problem Tafsīr al-Qur’ān bi ’l-Qur’ān
Abstract: Munāsabah al-Qur’ān is a part of ‘Ulūm al-Qur’ān which presents pros and contrast. The pros ulama makes munāsabah as a method to reveal enigma system of Quran verses and ...
Kajian Kritis terhadap Rumusan Konsep Mufassir: Perspektif Ushul Tafsir
Kajian Kritis terhadap Rumusan Konsep Mufassir: Perspektif Ushul Tafsir
In the study of ushûl al-tafsir, among the most important things in discussing the basics of interpretation is establishing the concept of mufassir. This is because without underst...
Tafsir dari Segi Metode: Metode Tafsir Tahlili
Tafsir dari Segi Metode: Metode Tafsir Tahlili
Metode penafsiran Al-Qur’an merupakan salah satu bentuk perkembangan tafsir sejak awal hingga masa kini. Salah satu metode yang sering digunakan mufasir klasik adalah metode tahlil...
Tafsir Tahlili: Sebuah Metode Penafsiran Al-Qur'an
Tafsir Tahlili: Sebuah Metode Penafsiran Al-Qur'an
Tafsir tahlili method is one of the method used by classical mufassir until now in interpreting al-Qur'an verses. This method emerges because of the necessity to the detail expla...
STUDI KRITIS TAFSIR AL-MANAR KARYA MUHAMMAD ABBDUH DAN RASYID RIDLA
STUDI KRITIS TAFSIR AL-MANAR KARYA MUHAMMAD ABBDUH DAN RASYID RIDLA
Al-Qur’an, dalam tradisi pemikiran Islam, telah melahirkan sederetan teks turunan yang demikian luas dan mengagumkan yang disebut Tafsir. Tafsir al-Qur’an adalah penjelasan tentang...
SEJARAH PERKEMBANGAN TAFSIR
SEJARAH PERKEMBANGAN TAFSIR
AbstrakKegiatan tafsir Al-Qu’ran telah dimulai sejak masa Nabi Muhammad Saw dan terus mengalami perkembangan dari masa ke masa, yaitu periode Nabi Muhammad Saw dan sahabatnya, peri...

Back to Top