Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PARTISIPASI POLITIK PEMILIH PEMULA PADA PEMILIHAN KEPALA DAERAH KABUPATEN BOMBANA TAHUN 2017 DI KELURAHAN TAUBONTO

View through CrossRef
Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui bentuk partisipasi politik pemilih pemula pada Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Bombana Tahun 2017 di Kelurahan Taubonto (2) untuk mengetahui faktor penghambat  Partisipasi Politik Pemilih Pemula pada Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Bombana Tahun 2017 di Kelurahan Taubonto. Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Taubonto, Kecamatan Rarowatu, Kabupaten Bombana dengan menggunakan analisis kualitatif. Informan penelitian adalah Lurah Taubonto, Tokoh Masyarakat, dan Tokoh Agama dan  responden  adalah  pemilih  pemula  sebanyak  18  orang  yang  terdaftar  pada pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Bombana Tahun 2017. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah wawancara dan dokumentasi. Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  bentuk  partisipasi  yang  dilakukan pemilih pemula adalah (1) Pemberian suara (voting), pemilih pemula antusias menggunakan  hak  pilihnya  karena  ini  merupakan  pemilihan  pertama  mereka  (2) diskusi politik, pemilih pemula secara berkelompok terlibat dalam diskusi kecil untuk menentukan siapa calon kandidat pilihan mereka (3) kegiatan kampanye, memberikan dukungan pada kadidat calon kepala daerah menjadikan pemilih berpartisipasi dalam kampanye, dan (4) Membentuk dan bergabung dalam kelompok kepentingan, pemilih pemula di Kelurahan Taubonto belum ada yang tergabung dalam kelompok kepentingan contohnya bergabung dalam kepengurusan partai politik. Ada beberapa faktor penghambat parisipasi politik pemilih pemula di Kelurahan Taubonto seperti kesibukan kegiatan sehari-hari pemilih pemula yang harus bersekolah, perasaan tidak mampu, adanya larangan dari pihak keluarga untuk mengikuti kegiatan kampanye karena jarak tempuh yang jauh. Simpulan penelitian ini adalah partisipasi politik pemilih pemula di Kelurahan Taubonto relatif rendah hal ini dilihat dari rendahnya keikutsertaan mereka dalam berbagai kegiatan politik. Kesibukan sehari-hari, larangan dari pihak keluarga dan perasaan tidak mampu menjadi faktor penghambat partisipasi pemilih. Kata Kunci: Partisipasi Politik dan Pemilih Pemula
Title: PARTISIPASI POLITIK PEMILIH PEMULA PADA PEMILIHAN KEPALA DAERAH KABUPATEN BOMBANA TAHUN 2017 DI KELURAHAN TAUBONTO
Description:
Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui bentuk partisipasi politik pemilih pemula pada Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Bombana Tahun 2017 di Kelurahan Taubonto (2) untuk mengetahui faktor penghambat  Partisipasi Politik Pemilih Pemula pada Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Bombana Tahun 2017 di Kelurahan Taubonto.
Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Taubonto, Kecamatan Rarowatu, Kabupaten Bombana dengan menggunakan analisis kualitatif.
Informan penelitian adalah Lurah Taubonto, Tokoh Masyarakat, dan Tokoh Agama dan  responden  adalah  pemilih  pemula  sebanyak  18  orang  yang  terdaftar  pada pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Bombana Tahun 2017.
Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah wawancara dan dokumentasi.
Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  bentuk  partisipasi  yang  dilakukan pemilih pemula adalah (1) Pemberian suara (voting), pemilih pemula antusias menggunakan  hak  pilihnya  karena  ini  merupakan  pemilihan  pertama  mereka  (2) diskusi politik, pemilih pemula secara berkelompok terlibat dalam diskusi kecil untuk menentukan siapa calon kandidat pilihan mereka (3) kegiatan kampanye, memberikan dukungan pada kadidat calon kepala daerah menjadikan pemilih berpartisipasi dalam kampanye, dan (4) Membentuk dan bergabung dalam kelompok kepentingan, pemilih pemula di Kelurahan Taubonto belum ada yang tergabung dalam kelompok kepentingan contohnya bergabung dalam kepengurusan partai politik.
Ada beberapa faktor penghambat parisipasi politik pemilih pemula di Kelurahan Taubonto seperti kesibukan kegiatan sehari-hari pemilih pemula yang harus bersekolah, perasaan tidak mampu, adanya larangan dari pihak keluarga untuk mengikuti kegiatan kampanye karena jarak tempuh yang jauh.
Simpulan penelitian ini adalah partisipasi politik pemilih pemula di Kelurahan Taubonto relatif rendah hal ini dilihat dari rendahnya keikutsertaan mereka dalam berbagai kegiatan politik.
Kesibukan sehari-hari, larangan dari pihak keluarga dan perasaan tidak mampu menjadi faktor penghambat partisipasi pemilih.
 Kata Kunci: Partisipasi Politik dan Pemilih Pemula.

Related Results

Partisipasi dan Orientasi Pemilih Pemula Memilih Calon Anggota Legislatif
Partisipasi dan Orientasi Pemilih Pemula Memilih Calon Anggota Legislatif
Penelitian bertujuan mengetahui partisipasi pemilih pemula dan orientasi pemilih memilih sosok calon anggota legislatif setelah diselenggarakannya Pemilu Legislatif 2014. Penelitia...
STRATEGI KOMUNIKASI POLITIK DALAM PENCITRAAN PARTAI POLITIK DAN CALON LEGISLATIF PADA PEMILIHAN UMUM TAHUN 2024 Di KABUPATEN BANYUWANGI
STRATEGI KOMUNIKASI POLITIK DALAM PENCITRAAN PARTAI POLITIK DAN CALON LEGISLATIF PADA PEMILIHAN UMUM TAHUN 2024 Di KABUPATEN BANYUWANGI
Pembentukan citra partai dalam kajian ini diambil pada studi kasus penelitian Strategi komunikasi politik yang dilakukan oleh Partai dan calon legislatif dalam menjelang  kontestas...
PARTISIPASI POLITIK MASYARAKAT DALAM PEMILIHAN LEGISLATIF 2024
PARTISIPASI POLITIK MASYARAKAT DALAM PEMILIHAN LEGISLATIF 2024
Penelitian ini berfokus pada partisipasi politik masyarakat pada pemilu legislatif di kabupaten lombok tengah 2024. Partisipasi penting untuk dikaji mengingat keberhasilan suatu pe...
Irlan Fery Jenis-Jenis Pajak Daerah, Retribusi Daerah Berpengaruh Terhadap Potensi Pendapatan Asli Daerah Era Covid-19
Irlan Fery Jenis-Jenis Pajak Daerah, Retribusi Daerah Berpengaruh Terhadap Potensi Pendapatan Asli Daerah Era Covid-19
Jenis-Jenis  Pajak  Daerah, Retribusi Daerah Berpengaruh Terhadap Potensi Pendapatan Asli Daerah Era Covid-19   Irlan Fery   Fakultas Ekonomi Akuntansi Seko...
Perilaku Politik Masyarakat Dalam Pemilihan Calon Kepala Desa Di Desa Matang Kumbang, Kec. Makmur, Kab. Bireuen
Perilaku Politik Masyarakat Dalam Pemilihan Calon Kepala Desa Di Desa Matang Kumbang, Kec. Makmur, Kab. Bireuen
Pemilihan Kepala Desa merupakan perwujudan demokrasi desa dalam rangka menentukan kepemimpinan desa yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan mengetahui partisipasi dan perilaku p...
Pendidikan Politik Bagi Pemilih Pemula Dalam Partisipasi Pelaksanaan Pemilihan Umum
Pendidikan Politik Bagi Pemilih Pemula Dalam Partisipasi Pelaksanaan Pemilihan Umum
Pendidikan politik merupakan sebuah upaya edukasi yang sistematis dan terencana untuk membentuk individu yang sadar politik dan mampu menjadi pelaku politik yang dapat bertanggung ...
Ekologi Politik Dalam Komunikasi Politik Menjelang Pemilihan Gubernur Jawa Barat Tahun 2018
Ekologi Politik Dalam Komunikasi Politik Menjelang Pemilihan Gubernur Jawa Barat Tahun 2018
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengenai eksploitasi isu perubahan lingkungan Sungai Citarum karena konsekuensi kebijakan politik untuk meyakinkan hati pemilih dalam Pemi...
resume hukum tatanegara
resume hukum tatanegara
Resume Tentang Pemilihan Umum dan Partai Politik1. Pemilihan UmumPeluang dan tantangan pemilu serentak 2019 dalam perspektif politikINTISARIPemilihan Umum 2019 adalah pemilihan leg...

Back to Top