Javascript must be enabled to continue!
Karakterisasi Sifat Mekanik Benang Wol dan Benang Kasur
View through CrossRef
Kajian mengenai karakteristik sifat mekanik benang merupakan hal yang sifatnya sederhana namun penting dilakukan demi berkembangnya penelitian mengenai serat dan benang. Pada penelitian ini digunakan dua jenis benang di pasaran yakni benang wol dan benang kasur. Karakterisasi meliputi kekuatan benang, elongasi, tenacity dan modulus Young. Berdasarkan hasil uji tarik didapatkan nilai kekuatan, elongasi dan tenacity dari benang. Nilai kekuatan benang wol berkisar 1269,09gram-1551,32gram. Dari kurva hasil uji tarik dapat diestimasi nilai modulus Young dari benang wol yang ada di pasaran yaitu 295 MPa-439 MPa. Sedangkan untuk hasil karakterisasi benang kasur di pasaran didapatkan bahwa benang mampu menahan beban maksimum 4794,12 gram-5895,45gram dan nilai modulus Young dari benang kasur didapatkan nilai 389,7MPa-495,29 MPa.
Universitas Negeri Semarang
Title: Karakterisasi Sifat Mekanik Benang Wol dan Benang Kasur
Description:
Kajian mengenai karakteristik sifat mekanik benang merupakan hal yang sifatnya sederhana namun penting dilakukan demi berkembangnya penelitian mengenai serat dan benang.
Pada penelitian ini digunakan dua jenis benang di pasaran yakni benang wol dan benang kasur.
Karakterisasi meliputi kekuatan benang, elongasi, tenacity dan modulus Young.
Berdasarkan hasil uji tarik didapatkan nilai kekuatan, elongasi dan tenacity dari benang.
Nilai kekuatan benang wol berkisar 1269,09gram-1551,32gram.
Dari kurva hasil uji tarik dapat diestimasi nilai modulus Young dari benang wol yang ada di pasaran yaitu 295 MPa-439 MPa.
Sedangkan untuk hasil karakterisasi benang kasur di pasaran didapatkan bahwa benang mampu menahan beban maksimum 4794,12 gram-5895,45gram dan nilai modulus Young dari benang kasur didapatkan nilai 389,7MPa-495,29 MPa.
Related Results
Analisis Penerapan Metode Pencatatan Terhadap Persediaan Barang Dagang Benang Pada PT. Mitra Bangun Cemerlang (MBC) Tahun 2022
Analisis Penerapan Metode Pencatatan Terhadap Persediaan Barang Dagang Benang Pada PT. Mitra Bangun Cemerlang (MBC) Tahun 2022
Persediaan merupakan bagian dari aset lancar dan juga salah satu sarana untuk melaksanakan aktivitas perusahaan yang dibutuhkan oleh berbagai jenis perusahaan seperti perusahaan da...
PERANCANGAN SENSOR PUTUS BENANG PADA MESIN KELOS UNTUK MENURUNKAN LIMBAH
PERANCANGAN SENSOR PUTUS BENANG PADA MESIN KELOS UNTUK MENURUNKAN LIMBAH
Masalah terjadi pada proses perangkapan benang adalah ketika salah satu atau kedua benang yang dirangkap putus. Operator mengalami kesulitan untuk memantau posisi benang yang putus...
PENGARUH AJARAN TRI GUNA DALAM MENINGKATKAN BUDHI PEKERTI ANAK DI TK SARI MEKAR BANGUNTAPAN BANTUL YOGYAKARTA
PENGARUH AJARAN TRI GUNA DALAM MENINGKATKAN BUDHI PEKERTI ANAK DI TK SARI MEKAR BANGUNTAPAN BANTUL YOGYAKARTA
Pengaruh Ajaran Tri Guna Dalam Pendidikan Budhi Pekerti Anak Di TK Sari Mekar Banguntapan Bantul Yogyakarta, Dalam mencapai pendidikan Budhi pekerti di dalam ajarangama Hindu terd...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Kasur Menggunakan Metode AHP TOPSIS
Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Kasur Menggunakan Metode AHP TOPSIS
Pemilihan kasur merupakan suatu kegiatan yang dilakukan ketika konsumen ingin membeli kasur yang diinginkannya. Pada penentuan pemilihan kasur di PT Duta Abadi Primantara menggunak...
DAMPAK VIBRASI MEKANIK TERHADAP KONSUMSI LISTRIK MOTOR INDUKSI POMPA AIR PENDINGIN
DAMPAK VIBRASI MEKANIK TERHADAP KONSUMSI LISTRIK MOTOR INDUKSI POMPA AIR PENDINGIN
Pompa air pendingin merupakan komponen pendukung vital pada pembangkit listrik tenaga air (PLTA), sehingga pompa air pendingin harus bekerja optimal set...
ANALISA VARIASI VISCOSITAS PELUMAS PADA PROSES QUENCHING TERHADAP SIFAT MEKANIK BAJA AISI 1045
ANALISA VARIASI VISCOSITAS PELUMAS PADA PROSES QUENCHING TERHADAP SIFAT MEKANIK BAJA AISI 1045
Baja AISI 1045 memiliki kadar komposisi kandungan karbon sekitar 0,43 sampai dengan 0,50. Aplikasi baja AISI 1045[1], [2]. banyak digunakan dalam bidang otomotif. seperti pembuatan...

