Javascript must be enabled to continue!
Persepsi Masyarakat Tentang Perkawinan Usia Dini Di Kecamatan Rahong Utara Kabupaten Manggarai
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; 1) Persepsi masyarakat tentang perkawinan usia dini di Kecamatan Rahong Utara Kabupaten Manggarai, 2) Penyebab Perkawinan usia dini di Kecamatan Rahong Utara Kabupaten Manggarai, 3) Dampak perkawinan usia dini di Kecamatan Rahong Utara Kabupaten Manggarai. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Jumlah informan dalam penelitian ini adalah 19 orang yang ditentukan melalui teknik purposive sampling . Teknik pengumpulan data yaitu, observasi, wawancara dan dokumentasi. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan member check.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa; 1) Persepsi masyarakat tentang perkawinan usia dini di Kecamatan Rahong Utara Kabupaten Manggarai yaitu: a) Merasa bahagia, dan b) Menyesal karena tidak bisa melanjutkan pendidikan, 2) Faktor penyebab terjadinya perkawinan usia di Kecamatan Rahong Utara Kabupaten Manggarai yaitu: a) Kemauan diri sendiri dan, b) Rendahnya tingkat pendidikan, 3) Dampak perkawinan dini di Kecamatan Rahong Utara Kabupaten Manggarai yaitu: a) Dampak ekonomi, b) Dampak psikologis dan, c) Dampak fisik (kelelahan dan sering sakit).Kata Kunci: Persepsi masyarakat, perkawinan usia dini, dan Kecamatan Rahong Utara
Universitas Negeri Makassar
Title: Persepsi Masyarakat Tentang Perkawinan Usia Dini Di Kecamatan Rahong Utara Kabupaten Manggarai
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; 1) Persepsi masyarakat tentang perkawinan usia dini di Kecamatan Rahong Utara Kabupaten Manggarai, 2) Penyebab Perkawinan usia dini di Kecamatan Rahong Utara Kabupaten Manggarai, 3) Dampak perkawinan usia dini di Kecamatan Rahong Utara Kabupaten Manggarai.
Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif.
Jumlah informan dalam penelitian ini adalah 19 orang yang ditentukan melalui teknik purposive sampling .
Teknik pengumpulan data yaitu, observasi, wawancara dan dokumentasi.
Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan member check.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa; 1) Persepsi masyarakat tentang perkawinan usia dini di Kecamatan Rahong Utara Kabupaten Manggarai yaitu: a) Merasa bahagia, dan b) Menyesal karena tidak bisa melanjutkan pendidikan, 2) Faktor penyebab terjadinya perkawinan usia di Kecamatan Rahong Utara Kabupaten Manggarai yaitu: a) Kemauan diri sendiri dan, b) Rendahnya tingkat pendidikan, 3) Dampak perkawinan dini di Kecamatan Rahong Utara Kabupaten Manggarai yaitu: a) Dampak ekonomi, b) Dampak psikologis dan, c) Dampak fisik (kelelahan dan sering sakit).
Kata Kunci: Persepsi masyarakat, perkawinan usia dini, dan Kecamatan Rahong Utara.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Studi Perbandingan Hukum Perkawinan Islam di Indonesia dan Thailand
Studi Perbandingan Hukum Perkawinan Islam di Indonesia dan Thailand
Penelitian ini bertujuan untuk (1) Memahami bagaimana sistem perkawinan nasional di Indonesia dan Thailand, (2) Latar belakang pemberlakuan hukum perkawinan Islam di Indonesia dan ...
Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Perkawinan Usia Dini Di Kecamatan Sukadana
Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Perkawinan Usia Dini Di Kecamatan Sukadana
Latar Belakang : Perkawinan usia dini adalah perkawinan pada remaja di bawah usia 19 tahun yang seharusnya belum siap untuk melaksanakan pernikahan. Masalah perkawinan dini juga te...
IMPLIKASI PERKAWINAN USIA DINI DI BANJAR AUMAN BUKIT MUNDUK TIYING DESA PELAGA KECAMATAN PETANG KABUPATEN BADUNG
IMPLIKASI PERKAWINAN USIA DINI DI BANJAR AUMAN BUKIT MUNDUK TIYING DESA PELAGA KECAMATAN PETANG KABUPATEN BADUNG
Perkawinan usia dini merupakan suatu hubungan lahir batin antara laki-laki dan perempuan dalam berumah tangga pada usia yang masih muda. Perkawinan usia dini yang terjadinya di Ban...
PENCATATAN PERKAWINAN BEDA AGAMA DALAM TINJAUAN HUKUM KELUARGA ISLAM DI INDONESIA
PENCATATAN PERKAWINAN BEDA AGAMA DALAM TINJAUAN HUKUM KELUARGA ISLAM DI INDONESIA
Pencatatan perkawinan merupakan proses yang sangat penting untuk kepastian hukum pada suatu pasangan yang melakukan perkawinan. Hal ini sesuai dengan Pasal 2 ayat 2 Undang-Undang P...
Catholics in Manggarai, Flores, Eastern Indonesia
Catholics in Manggarai, Flores, Eastern Indonesia
This dissertation is a socio-historical study of the Catholicism in Manggarai-Flores, Eastern Indonesia in 1912-2012. The main questions are 1) Why did the Manggaraians convert to ...
PERKAWINAN GAMYA GAMANA ANTARA MASYARAKAT TIONG HOA DENGAN MASYARAKAT BATUR DI SESA BATUR KECAMATAN KINTAMANI KABUPATEN BANGLI (Kajian Aksiologi)
PERKAWINAN GAMYA GAMANA ANTARA MASYARAKAT TIONG HOA DENGAN MASYARAKAT BATUR DI SESA BATUR KECAMATAN KINTAMANI KABUPATEN BANGLI (Kajian Aksiologi)
<p>Perkawinan merupakan tingkatan awal manusia dalam mengarungi kehidupan yang berdasarkan ikatan lahir batin, ikatan sosial yang paling kuat dan dilaksanakan dihadapan Tuhan...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...

