Javascript must be enabled to continue!
PENINGKATAN PRODUKSI USAHA BUMBU GADO-GADO MENGGUNAKAN ALAT PEMOTONG DAN PENCETAK BUMBU SEMI AUTOMATIS DI KELURAHAN GADANG KOTA MALANG
View through CrossRef
Usaha kuliner UMKM Bumbu gado-gado “Putri Srikandi” yang berlokasi di Kelurahan Gadang, Kecamatan Sukun Kota Malang ini memproduksi bumbu gado-gado yang merupakan salah satu kuliner tradisional khas kota Malang. Temuan analisis situasi menunjukkan bahwa kendala yang dihadapi mitra adalah membuat cetakan bumbu gado-gado sesuai ukuran kemasan. Putri Srikandi hanya menggunakan tangan dan butuh waktu lama untuk mencetak. Bumbu gado-gado yang sudah terbentuk tidak seragam tergantung dengan keahlian tenaga kerja. Selain itu, saat proses penggorengan masih menggunakan wajan kecil sehingga butuh waktu lama dan kurang merata. Saat mencampur adonan bumbu, mitra masih menggunakan tangan telanjang tanpa APD sehingga kurang steril dalam pemrosesan. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah mengembangkan produksi bumbu gado-gado dengan pemberian alat teknologi tepat guna, perbaikan manajemen, peningkatan ketrampilan SDM, dan perluasan pemasaran untuk meningkatkan pendapatan dan usaha mitra. Tahapan metode kegiatan antara lain meningkatkan kemampuan tata kelola manajemen melalui pelatihan dalam membuat laporan keuangan sederhana, pemasaran melalui e-commerce /media sosial, pelatihan hygiene sanitasi makanan, dan merancang rangkaian alat, yaitu alat pencetak dan pemotong bumbu gado-gado yang bisa digunakan untuk membuat cetakan bumbu gado-gado otomatis agar lebih efektif dan efisien serta alat sangrai kacang yang dilengkapi thermostat control suhu otomatis agar proses penggorengan lebih cepat dan merata. Berdasarkan hasil evaluasi program PKM, terjadi peningkatan signifikan dalam berbagai aspek produksi dan pemasaran pada mitra UMKM Putri Srikandi. Dari sisi produksi jumlahnya meningkat menjadi 173 pack atau naik 44%. Pendapatan juga mengalami lonjakan dari Rp 1,9 juta menjadi Rp 3,5 juta (kenaikan 84%). Efisiensi waktu produksi juga meningkat: waktu yang dibutuhkan untuk menyangrai 2 kg bahan (kacang tanah) turun dari 30 menit menjadi 13 menit, dan kecepatan pencetakan bumbu gado-gado naik dari 1 pack per menit menjadi 30–35 pack per menit (meningkat 97%).
Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang
Title: PENINGKATAN PRODUKSI USAHA BUMBU GADO-GADO MENGGUNAKAN ALAT PEMOTONG DAN PENCETAK BUMBU SEMI AUTOMATIS DI KELURAHAN GADANG KOTA MALANG
Description:
Usaha kuliner UMKM Bumbu gado-gado “Putri Srikandi” yang berlokasi di Kelurahan Gadang, Kecamatan Sukun Kota Malang ini memproduksi bumbu gado-gado yang merupakan salah satu kuliner tradisional khas kota Malang.
Temuan analisis situasi menunjukkan bahwa kendala yang dihadapi mitra adalah membuat cetakan bumbu gado-gado sesuai ukuran kemasan.
Putri Srikandi hanya menggunakan tangan dan butuh waktu lama untuk mencetak.
Bumbu gado-gado yang sudah terbentuk tidak seragam tergantung dengan keahlian tenaga kerja.
Selain itu, saat proses penggorengan masih menggunakan wajan kecil sehingga butuh waktu lama dan kurang merata.
Saat mencampur adonan bumbu, mitra masih menggunakan tangan telanjang tanpa APD sehingga kurang steril dalam pemrosesan.
Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah mengembangkan produksi bumbu gado-gado dengan pemberian alat teknologi tepat guna, perbaikan manajemen, peningkatan ketrampilan SDM, dan perluasan pemasaran untuk meningkatkan pendapatan dan usaha mitra.
Tahapan metode kegiatan antara lain meningkatkan kemampuan tata kelola manajemen melalui pelatihan dalam membuat laporan keuangan sederhana, pemasaran melalui e-commerce /media sosial, pelatihan hygiene sanitasi makanan, dan merancang rangkaian alat, yaitu alat pencetak dan pemotong bumbu gado-gado yang bisa digunakan untuk membuat cetakan bumbu gado-gado otomatis agar lebih efektif dan efisien serta alat sangrai kacang yang dilengkapi thermostat control suhu otomatis agar proses penggorengan lebih cepat dan merata.
Berdasarkan hasil evaluasi program PKM, terjadi peningkatan signifikan dalam berbagai aspek produksi dan pemasaran pada mitra UMKM Putri Srikandi.
Dari sisi produksi jumlahnya meningkat menjadi 173 pack atau naik 44%.
Pendapatan juga mengalami lonjakan dari Rp 1,9 juta menjadi Rp 3,5 juta (kenaikan 84%).
Efisiensi waktu produksi juga meningkat: waktu yang dibutuhkan untuk menyangrai 2 kg bahan (kacang tanah) turun dari 30 menit menjadi 13 menit, dan kecepatan pencetakan bumbu gado-gado naik dari 1 pack per menit menjadi 30–35 pack per menit (meningkat 97%).
Related Results
Perancangan Penggerak Pada Robot Pemotong Rumput
Perancangan Penggerak Pada Robot Pemotong Rumput
<p><em>The use of robotics to cut grass has been widely used to make it easier and reduce the risk of danger from being hit by cutting blades. Robotic lawn mowers can r...
Analisa Produktivitas Mesin Kerupuk Kentang Dengan Menggunakan Metode Objective Matrix (OMAX)
Analisa Produktivitas Mesin Kerupuk Kentang Dengan Menggunakan Metode Objective Matrix (OMAX)
Pengukuran produktivitas memegang peranan yang sangat penting dalam mengevaluasi dan menentukan strategi lebih lanjut untuk meningkatkan tingkat produktivitas. Penelitian ini bertu...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
ANALISIS PERBANDINGAN MESIN PEMOTONG RUMPUT BADJA BG435 BAHAN BAKAR MINYAK DAN K-ONE ELEKTRIK
ANALISIS PERBANDINGAN MESIN PEMOTONG RUMPUT BADJA BG435 BAHAN BAKAR MINYAK DAN K-ONE ELEKTRIK
Pemotongan rumput merupakan suatu aktivitas yang penting dalam pemeliharaan rumput. Hal itu bertujuan agar hamparan rumput menjadi rapat dan merata. Oleh karena itulah ada baiknya ...
Komodifikasi Rumah Gadang dalam Destinasi Saribu Rumah Gadang
Komodifikasi Rumah Gadang dalam Destinasi Saribu Rumah Gadang
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk komodifikasi Rumah Gadang dalam destinasi wisata Saribu Rumah Gadang di Kabupaten Solok Selatan dan menganalisis bentuk komodi...
PERSEPSI MASYARAKAT SUMPU TERHADAP RUMAH GADANG (PASCA REKONSTRUKSI RUMAH GADANG SITI FATIMAH DAN RUMAH GADANG ETEK NURAINI)
PERSEPSI MASYARAKAT SUMPU TERHADAP RUMAH GADANG (PASCA REKONSTRUKSI RUMAH GADANG SITI FATIMAH DAN RUMAH GADANG ETEK NURAINI)
Rumah gadang merupakan salah satu wujud (puncak) kebudayaan Minangkabau. Dalam pemahaman masyarakatnya rumah gadang tidak hanya dimaknai sebagai tempat berteduh atau berlindung sem...
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
Analisis waktu standar produksi merupakan salah satu analisis metoda kuantitatif yang dilakukan untuk mengukur waktu produksi dan bertujuan agar dapat memiliki waktu standar sebaga...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...

