Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENGEMBANGAN PARIWISATA PASCA-BENCANA MELALUI PENDEKATAN STORYNOMIC

View through CrossRef
Bencana gempa dan tsunami di Provinsi Aceh pada tahun 2004 tidak hanya menyisakan kisah luka bagi penyintas namun juga menjadi peluang bagi pengembangan ekonomi lokal melalui wisata pasca-bencana. Beberapa objek pariwisata pasca-bencana dibangun karena kekuatan kisah kedahsyatan bencana tsunami Aceh seperti Museum Tsunami Aceh, PLTD Apung, Perahu di Atas Rumah, Tsunami Memorial Park Ulee Lheue. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menggali dan mendeskripsikan kisah di balik objek wisata pasca-bencana di Provinsi Aceh; (2) menganalisis penerapan konsep 6A dalam promosi objek wisata pasca-bencana di Provinsi Aceh; dan (3) mengonstruksi strategi promosi objek wisata pasca-bencana dengan menggunakan pendekatan storynomic. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan literature review pada data yang bersumber dari jurnal, hasil penelitian, berita, dan sumber informasi lainnya yang dianalisis menggunakan thematic analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap objek wisata pasca-bencana di Provinsi Aceh menyimpan latar belakang kisah yang menggambarkan kedahsyatan gempa dan tsunami yang membuat pengunjung memiliki pengalaman imajinatif terhadap peristiwa Tsunami. Di samping itu, objek wisata pasca-bencana di Provinsi Aceh menjadi sarana edukasi untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana di masa depan. Objek wisata pasca-bencana di Provinsi Aceh memiliki kapital yang memadai bagi pengembangan strategi promosi menggunakan pendekatan storynomic karena (1) memiliki cerita dan kisah yang dramatis dan emosional sebagai persuasi bagi pengunjung dan (2) mengakomodir kebutuhan wisatawan khususnya dari negara berpenduduk muslim untuk berziarah. Oleh karenanya dibutuhkan kolaborasi di level pemangku kepentingan untuk mengembangkan strategi storynomic bagi promosi objek wisata pasca-bencana di Provinsi Aceh dengan memanfaatkan berbagai saluran komunikasi.
Title: PENGEMBANGAN PARIWISATA PASCA-BENCANA MELALUI PENDEKATAN STORYNOMIC
Description:
Bencana gempa dan tsunami di Provinsi Aceh pada tahun 2004 tidak hanya menyisakan kisah luka bagi penyintas namun juga menjadi peluang bagi pengembangan ekonomi lokal melalui wisata pasca-bencana.
Beberapa objek pariwisata pasca-bencana dibangun karena kekuatan kisah kedahsyatan bencana tsunami Aceh seperti Museum Tsunami Aceh, PLTD Apung, Perahu di Atas Rumah, Tsunami Memorial Park Ulee Lheue.
Penelitian ini bertujuan untuk (1) menggali dan mendeskripsikan kisah di balik objek wisata pasca-bencana di Provinsi Aceh; (2) menganalisis penerapan konsep 6A dalam promosi objek wisata pasca-bencana di Provinsi Aceh; dan (3) mengonstruksi strategi promosi objek wisata pasca-bencana dengan menggunakan pendekatan storynomic.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan literature review pada data yang bersumber dari jurnal, hasil penelitian, berita, dan sumber informasi lainnya yang dianalisis menggunakan thematic analysis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap objek wisata pasca-bencana di Provinsi Aceh menyimpan latar belakang kisah yang menggambarkan kedahsyatan gempa dan tsunami yang membuat pengunjung memiliki pengalaman imajinatif terhadap peristiwa Tsunami.
Di samping itu, objek wisata pasca-bencana di Provinsi Aceh menjadi sarana edukasi untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana di masa depan.
Objek wisata pasca-bencana di Provinsi Aceh memiliki kapital yang memadai bagi pengembangan strategi promosi menggunakan pendekatan storynomic karena (1) memiliki cerita dan kisah yang dramatis dan emosional sebagai persuasi bagi pengunjung dan (2) mengakomodir kebutuhan wisatawan khususnya dari negara berpenduduk muslim untuk berziarah.
Oleh karenanya dibutuhkan kolaborasi di level pemangku kepentingan untuk mengembangkan strategi storynomic bagi promosi objek wisata pasca-bencana di Provinsi Aceh dengan memanfaatkan berbagai saluran komunikasi.

Related Results

Penyuluhan Mitigasi Bencana pada Masyarakat Pulau Pramuka
Penyuluhan Mitigasi Bencana pada Masyarakat Pulau Pramuka
Pulau Pramuka adalah salah satu pulau di Kepulauan Seribu, yang terletak di sebelah utara Jakarta, Kepulauan Seribu terdiri dari sekitar 110 pulau, Pulau Pramuka adalah pulau terbe...
KEBIJAKAN PEMULIHAN SEKTOR PARIWISATA PASCA BENCANA ALAM GEMPA BUMI DI PULAU LOMBOK
KEBIJAKAN PEMULIHAN SEKTOR PARIWISATA PASCA BENCANA ALAM GEMPA BUMI DI PULAU LOMBOK
Bencana Gempa dapat menyebabkan timbulnya krisis kepariwisataan. Dampaknya terjadi penurunan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara karena bencana gempa tersebut. Gempa Lombok berd...
Public awareness untuk mengurangi risiko bencana
Public awareness untuk mengurangi risiko bencana
Wilayah Indonesia yang secara geografis terletak diantara tiga lempeng benua yang selalu bergerak, memiliki 127 gunung api, dan dengan kondisi sosial politik yang dinamis, mengandu...
KESIAPSIAGAAN ANAK DALAM MENINGKATKAN RESILIENSI TERHADAP BENCANA
KESIAPSIAGAAN ANAK DALAM MENINGKATKAN RESILIENSI TERHADAP BENCANA
Latar belakang :  Bencana merupakan suatu peristiwa yang dapat mengakibatkan kerugian baik harta benda, nyawa dan lingkungan. Faktor alam, non alam, dan faktor manusia merupakan fa...
OPTIMALISASI KOMUNIKASI BENCANA DI MEDIA MASSA SEBAGAI PENDUKUNG MANAJEMEN BENCANA
OPTIMALISASI KOMUNIKASI BENCANA DI MEDIA MASSA SEBAGAI PENDUKUNG MANAJEMEN BENCANA
Upaya manajemen bencana alam yang terjadi di Indonesia saat ini memerlukan dukungan dari media massa dalam melakukan komunikasi kepada masyarakat. Degradasi lingkungan dan gl...
Penanggulangan Krisis Kesehatan di Indonesia Tahun 2016
Penanggulangan Krisis Kesehatan di Indonesia Tahun 2016
AbstractHealth crisis is an event/series of events that threaten the health of individuals or communities caused by disasters and / or potentially disasters. Researchs on health cr...
SOSIALISASI TENTANG KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT MENGHADAPI BENCANA KEBAKARAN DI RT 001/07 KELURAHAN PAPANGGO JAKARTA UTARA.
SOSIALISASI TENTANG KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT MENGHADAPI BENCANA KEBAKARAN DI RT 001/07 KELURAHAN PAPANGGO JAKARTA UTARA.
Latar Belakang: Pengabdian kepada masyarakat ini dengan judul Sosialisasi tentang kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana kebakaran di rt 001/07 kelurahan papanggo jakarta utar...
EDUKASI KONSEP TAGANA (TANGGAP SIAP BENCANA) UNTUK ANAK USIA SEKOLAH DI DAERAH RAWAN BENCANA KABUPATEN SOLOK SELATAN SUMATERA BARAT
EDUKASI KONSEP TAGANA (TANGGAP SIAP BENCANA) UNTUK ANAK USIA SEKOLAH DI DAERAH RAWAN BENCANA KABUPATEN SOLOK SELATAN SUMATERA BARAT
Kesiapan dan pencegahan terhadap bencana alam merupakan salah satu faktor dalam mengurangi dampak kerugian serta korban. Bencana adalah suatu rangkaian peristiwa mengganggu, merusa...

Back to Top