Javascript must be enabled to continue!
Pengaruh Jenis Unggas Terhadap Kualitas Organoleptik Abon
View through CrossRef
Jenis unggas ditengarai memiliki serat otot yang berbeda karena adanya perbedaan pola pemeliharaan, umur potong, dan jenis pakan sehingga jika diolah menjadi abon diduga memberikan hasil produk yang berbeda kualitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pengaruh jenis daging unggas terhadap kualitas organoleptik abon. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancanngan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 3 perlakuan dan 5 ulangan pada uji kualitas fisik dan 25 panelis untuk uji organoleptik. Perlakuan yang digunakan adalah P1: daging ayam kampung, P2: daging entok, dan P3: daging itik alabio. Variabel yang diukur dalam penelitian ini adalah kualitas organoleptik meliputi warna, aroma, tekstur, rasa, kerenyahan, dan penerimaan umum. Data yang diperoleh dianalisis ragam. Selanjutnya apabila perlakuan menunjukkan pengaruh nyata, maka dilanjutkan dengan uji beda nyata terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang sangat nyata (P<0,01) dari jenis unggas yang berbeda terhadap tekstur abon dengan nilai 2,56±0,82 (P1), 2,84±0,69 (P2) dan 2,28±0,68 (P3), namun tidak berpengaruh nyata dengan peubah warna, aroma, rasa, kerenyahan, dan penerimaan umum. Disimpulkan bahwa abon dari daging jenis unggas ayam kampung lebih baik dibandingkan dengan yang berasal entok dan itik alabio.
Politeknik Pembangunan Pertanian Malang
Title: Pengaruh Jenis Unggas Terhadap Kualitas Organoleptik Abon
Description:
Jenis unggas ditengarai memiliki serat otot yang berbeda karena adanya perbedaan pola pemeliharaan, umur potong, dan jenis pakan sehingga jika diolah menjadi abon diduga memberikan hasil produk yang berbeda kualitasnya.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pengaruh jenis daging unggas terhadap kualitas organoleptik abon.
Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancanngan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 3 perlakuan dan 5 ulangan pada uji kualitas fisik dan 25 panelis untuk uji organoleptik.
Perlakuan yang digunakan adalah P1: daging ayam kampung, P2: daging entok, dan P3: daging itik alabio.
Variabel yang diukur dalam penelitian ini adalah kualitas organoleptik meliputi warna, aroma, tekstur, rasa, kerenyahan, dan penerimaan umum.
Data yang diperoleh dianalisis ragam.
Selanjutnya apabila perlakuan menunjukkan pengaruh nyata, maka dilanjutkan dengan uji beda nyata terkecil (BNT).
Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang sangat nyata (P<0,01) dari jenis unggas yang berbeda terhadap tekstur abon dengan nilai 2,56±0,82 (P1), 2,84±0,69 (P2) dan 2,28±0,68 (P3), namun tidak berpengaruh nyata dengan peubah warna, aroma, rasa, kerenyahan, dan penerimaan umum.
Disimpulkan bahwa abon dari daging jenis unggas ayam kampung lebih baik dibandingkan dengan yang berasal entok dan itik alabio.
Related Results
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
EFEK JENIS DAGING UNGGAS YANG BERBEDA TERHADAP KUALITAS ORGANOLEPTIK ABON
EFEK JENIS DAGING UNGGAS YANG BERBEDA TERHADAP KUALITAS ORGANOLEPTIK ABON
This study aims was to determine the effect of different types of poultry meat on organoleptics quality of abon. As much as 500 grams of breast meat from three types of poultry (Ar...
Teknologi Formulasi Ransum Unggas
Teknologi Formulasi Ransum Unggas
Judul buku ini adalah Teknologi Formulasi Ransum Unggas.Buku ini dibuat sebagai salah satu landasan ilmiah dalam bidang industri pakan ternak unggas serta sebagai pedoman dalam pro...
Pengaruh Berat Lele Dumbo (Clarias gariepinus) Terhadap Rendemen Abon Ikan Lele Dumbo Serta Pendugaan Masa Simpan dan Masa Kedaluwarsa Abon Ikan Lele Dumbo
Pengaruh Berat Lele Dumbo (Clarias gariepinus) Terhadap Rendemen Abon Ikan Lele Dumbo Serta Pendugaan Masa Simpan dan Masa Kedaluwarsa Abon Ikan Lele Dumbo
Produksi ikan lele di Indonesia dari tahun ke tahun meningkat tinggi. Kenaikan produksi ikan lele sangat tinggi dengan jumlah rata-rata pada tahun 2007-2011 sebesar 39,82 persen, p...
PENGARUH PENAMBAHAN KITOSAN TERHADAP CEMARANMIKROBIOLOGIS PADA ABON PINDANG TONGKOL (Euthynnus affinis)
PENGARUH PENAMBAHAN KITOSAN TERHADAP CEMARANMIKROBIOLOGIS PADA ABON PINDANG TONGKOL (Euthynnus affinis)
Pengolahan ikan pindang menjadi abon merupakan teknologi pangan bertujuan memperpanjang masa simpan. Penambahan kitosan pada abon berfungsi untuk mencegah berkembangnya bakteri Vib...
ANALISIS KUALITAS PRODUK ABON IKAN DENGAN PENDEKATAN LOGIKA FUZZY
ANALISIS KUALITAS PRODUK ABON IKAN DENGAN PENDEKATAN LOGIKA FUZZY
Pertumbuhan industri abon ikan di kota Ambon memberikan pilihan baru cara mengkonsumsi ikan saat ini. Produk abon ikan yang diproduksi harus memenuhi kepuasan konsumen, agar konsum...
DIVERSIFIKASI PENGOLAHAN KULIT NANAS MENJADI ABON
DIVERSIFIKASI PENGOLAHAN KULIT NANAS MENJADI ABON
Kulit nanas merupakan limbah buah yang jumlahnya cukup melimpah. Pengolahan limbah kulit nanas menjadi produk pangan merupakan salah satu upaya diversifikasi untuk meningkatkan nil...

