Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengaruh Dosis Herbisida Campuran Penoksulam Dan Pretilaklor Terhadap Gulma, Pertumbuhan Dan Hasil Padi Sawah

View through CrossRef
Gulma adalah kendala biotik utama yang dapat mengakibatkan penurunan hasil gabah pada padi sawah. Teknik pengendalian secara kimia memberikan pengaruh yang cepat serta biaya yang lebih rendah sehingga lebih efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mencari dosis herbisida campuran yang efektif dalam menekan pertumbuhan gulma sehingga meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman padi sawah. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus-Desember 2021 di Desa Ciluncat, Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan 7 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan terdiri dari; 5 dosis herbisida campuran Penoksulam 15 g/l + Pretilaklor 385 g/l (dengan dosis 1,00 l/ha, 1,50 l/ha, 2,00 l/ha, 2,50 l/ha, 3,00 l/ha), penyiangan manual, dan kontrol (tanpa penyiangan dan tanpa herbisida). Hasil penelitian menunjukkan bahwa herbisida campuran Penoksulam 15 g/l + Pretilaklor 385 g/l pada dosis 1,00 l/ha sampai dengan 3,00 l/ha efektif dalam menekan pertumbuhan gulma dominan Ludwigia octovalvis, Cyperus difformis, Fimbristylis miliacea, Ammania coccinea, Monochoria vaginalis, gulma lain, dan gulma total hingga 6 MSA serta tidak meracuni tanaman padi sawah. Seluruh dosis herbisida campuran menunjukkan pengaruh nyata terhadap tinggi tanaman pada 3 MSA, jumlah anakan pada 3 MSA dan 6 MSA, jumlah malai per rumpun, dan berat gabah kering giling sedangkan tinggi tanaman pada 6 MSA, jumlah bulir per malai, serta bobot 1000 butir tidak menunjukkan pengaruh yang nyata.
Title: Pengaruh Dosis Herbisida Campuran Penoksulam Dan Pretilaklor Terhadap Gulma, Pertumbuhan Dan Hasil Padi Sawah
Description:
Gulma adalah kendala biotik utama yang dapat mengakibatkan penurunan hasil gabah pada padi sawah.
Teknik pengendalian secara kimia memberikan pengaruh yang cepat serta biaya yang lebih rendah sehingga lebih efektif.
Penelitian ini bertujuan untuk mencari dosis herbisida campuran yang efektif dalam menekan pertumbuhan gulma sehingga meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman padi sawah.
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus-Desember 2021 di Desa Ciluncat, Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan 7 perlakuan dan 4 ulangan.
Perlakuan terdiri dari; 5 dosis herbisida campuran Penoksulam 15 g/l + Pretilaklor 385 g/l (dengan dosis 1,00 l/ha, 1,50 l/ha, 2,00 l/ha, 2,50 l/ha, 3,00 l/ha), penyiangan manual, dan kontrol (tanpa penyiangan dan tanpa herbisida).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa herbisida campuran Penoksulam 15 g/l + Pretilaklor 385 g/l pada dosis 1,00 l/ha sampai dengan 3,00 l/ha efektif dalam menekan pertumbuhan gulma dominan Ludwigia octovalvis, Cyperus difformis, Fimbristylis miliacea, Ammania coccinea, Monochoria vaginalis, gulma lain, dan gulma total hingga 6 MSA serta tidak meracuni tanaman padi sawah.
Seluruh dosis herbisida campuran menunjukkan pengaruh nyata terhadap tinggi tanaman pada 3 MSA, jumlah anakan pada 3 MSA dan 6 MSA, jumlah malai per rumpun, dan berat gabah kering giling sedangkan tinggi tanaman pada 6 MSA, jumlah bulir per malai, serta bobot 1000 butir tidak menunjukkan pengaruh yang nyata.

Related Results

Efikasi herbisida oksifluorfen 240 g/l untuk mengendalikan gulma pada budidaya padi sawah (Oryza sativa L)
Efikasi herbisida oksifluorfen 240 g/l untuk mengendalikan gulma pada budidaya padi sawah (Oryza sativa L)
Tujuan dari percobaan ini adalah menguji keefektifan dari herbisida Oksifluorfen 240 g/l dalam mengendalikan gulma umum pada budidaya padi sawah sistem pindah tanam. Percobaan dila...
Efektivitas Persentase Campuran Dosis Herbisida Flumioxazin dan Oxyfluorfen terhadap Pertumbuhan Gulma di Tanaman Padi Gogo
Efektivitas Persentase Campuran Dosis Herbisida Flumioxazin dan Oxyfluorfen terhadap Pertumbuhan Gulma di Tanaman Padi Gogo
Campuran herbisida flumioxazin dan oxyfluorfen diharapkan memperluas spektrum pengendalian gulma dan memperpanjang daya kendali. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan persentase ...
Pertumbuhan Tanaman Padi Gogo Akibat Pengendalian Gulma dengan Campuran Dosis Herbisida Flumioxazin Dan Oxyfluorfen
Pertumbuhan Tanaman Padi Gogo Akibat Pengendalian Gulma dengan Campuran Dosis Herbisida Flumioxazin Dan Oxyfluorfen
Kombinasi kedua herbisida dengan mode aksi serupa namun karakteristik formulasi berbeda diharapkan dapat memberikan efek sinergis memperluas spektrum pengendalian gulma dan menekan...
PENGGUNAAN HERBISIDA UNTUK PENGENDALIAN GULMA PADA LAHAN DI DUSUN MOJOUNGGUL, DESA BARENG, KECAMATAN BARENG, KABUPATEN JOMBANG
PENGGUNAAN HERBISIDA UNTUK PENGENDALIAN GULMA PADA LAHAN DI DUSUN MOJOUNGGUL, DESA BARENG, KECAMATAN BARENG, KABUPATEN JOMBANG
Salah satu masalah yang sering dijumpai di lahan penanaman adalah adanya gangguan gulma. Tujuan penelitian adalah mengetahui herbisida yang paling efektif mengendalikan gulma pada ...
VARIASI DOSIS MULSA ORGANIK AKASIA DAN KIRINYUH DALAM MENGENDALIKAN GULMA PADA TANAMAN KEDELAI: STUDI KARAKTERISTIK PERTUMBUHAN GULMA
VARIASI DOSIS MULSA ORGANIK AKASIA DAN KIRINYUH DALAM MENGENDALIKAN GULMA PADA TANAMAN KEDELAI: STUDI KARAKTERISTIK PERTUMBUHAN GULMA
Keberhasilan pengendalian gulma di pertanaman kedelai, selain di tentukan oleh jenis juga ditentukan dosis mulsa. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan jenis dan dosis mulsa o...
Optimasi Dosis Herbisida Flumioxazin untuk Pengendalian Gulma pada Tanaman Kedelai
Optimasi Dosis Herbisida Flumioxazin untuk Pengendalian Gulma pada Tanaman Kedelai
Pengendalian gulma menggunakan herbisida merupakan pengendalian paling familiar dilakukan, penggunaan herbisida pra-tumbuh berbahan aktif flumioxazin menjadi salah satu alternatif ...
Pertumbuhan Tanaman Kedelai melalui Pengendalian Gulma menggunakan Beberapa Dosis Herbisida Flumioxazin
Pertumbuhan Tanaman Kedelai melalui Pengendalian Gulma menggunakan Beberapa Dosis Herbisida Flumioxazin
Dampak negatif akibat gulma pada tanaman kedelai dapat dicegah dan dikurangi melalui penggunaan herbisida pra tumbuh berbahan aktif flumioxazin. Tujuan penelitian ini untuk mendapa...

Back to Top