Javascript must be enabled to continue!
Pertumbuhan Tanaman Padi Gogo Akibat Pengendalian Gulma dengan Campuran Dosis Herbisida Flumioxazin Dan Oxyfluorfen
View through CrossRef
Kombinasi kedua herbisida dengan mode aksi serupa namun karakteristik formulasi berbeda diharapkan dapat memberikan efek sinergis memperluas spektrum pengendalian gulma dan menekan resistensi gulma. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan dosis persentase herbisida flumioxazin dan oxyfluorfen dalam pengendalian gulma untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman padi gogo. Penelitian ini dilakukan di Desa Lawe Sagu Hulu, Kecamatan Lawe Bulan, Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh. Penelitian ini berlangsung pada bulan Juli sampai Agustus 2025. Rancangan penelitian digunakan merupakan Rancangan Acak Kelompok Non Faktorial, adapun taraf faktor diteliti yaitu persentase campuran dosis herbisida Flumioxazin + Oxyfluorfen 400 g b.a ha-1 : D0 (0 + 0); D1 (100 + 0); D2 (0 + 100); D3 (50 + 50); D4 (60 + 40); D5 (40 + 60); D6 (70 + 30); D7 (30 + 70), serta di ulang sebanyak 3 kali. Persiapan lahan berupa pembersihan dan pembuatan plot sebanyak 24 dengan ukuran 2 m x 2 m, serta dilanjutkan penanaman benih padi gogo dilakukan dengan cara memasukkan benih ke dalam lubang penanaman sebanyak 5 benih pada jarak tanam 30 x 30 cm. Aplikasi herbisida flumioxazin+oxyfluorfen dilakukan pada 1 HST, dosis digunakan sesuai perlakuan dengan kebutuhan air 300 L ha-1. Parameter yang diamati tinggi tanaman, jumlah daun, bobot basah akar dan bobot basah tanaman padi gogo. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa Campuran dosis herbisida flumioxazin dan oxyfluorfen dapat meracuni tanaman padi gogo, persentase 60 + 40 dapat menurunkan jumlah daun 14 HST. Campuran dosis herbisida flumioxazin dan oxyfluorfen 100 + 0 % dapat meningkatkan bobot basah akar pada 14 HST.
Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari
Title: Pertumbuhan Tanaman Padi Gogo Akibat Pengendalian Gulma dengan Campuran Dosis Herbisida Flumioxazin Dan Oxyfluorfen
Description:
Kombinasi kedua herbisida dengan mode aksi serupa namun karakteristik formulasi berbeda diharapkan dapat memberikan efek sinergis memperluas spektrum pengendalian gulma dan menekan resistensi gulma.
Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan dosis persentase herbisida flumioxazin dan oxyfluorfen dalam pengendalian gulma untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman padi gogo.
Penelitian ini dilakukan di Desa Lawe Sagu Hulu, Kecamatan Lawe Bulan, Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh.
Penelitian ini berlangsung pada bulan Juli sampai Agustus 2025.
Rancangan penelitian digunakan merupakan Rancangan Acak Kelompok Non Faktorial, adapun taraf faktor diteliti yaitu persentase campuran dosis herbisida Flumioxazin + Oxyfluorfen 400 g b.
a ha-1 : D0 (0 + 0); D1 (100 + 0); D2 (0 + 100); D3 (50 + 50); D4 (60 + 40); D5 (40 + 60); D6 (70 + 30); D7 (30 + 70), serta di ulang sebanyak 3 kali.
Persiapan lahan berupa pembersihan dan pembuatan plot sebanyak 24 dengan ukuran 2 m x 2 m, serta dilanjutkan penanaman benih padi gogo dilakukan dengan cara memasukkan benih ke dalam lubang penanaman sebanyak 5 benih pada jarak tanam 30 x 30 cm.
Aplikasi herbisida flumioxazin+oxyfluorfen dilakukan pada 1 HST, dosis digunakan sesuai perlakuan dengan kebutuhan air 300 L ha-1.
Parameter yang diamati tinggi tanaman, jumlah daun, bobot basah akar dan bobot basah tanaman padi gogo.
Hasil penelitian memperlihatkan bahwa Campuran dosis herbisida flumioxazin dan oxyfluorfen dapat meracuni tanaman padi gogo, persentase 60 + 40 dapat menurunkan jumlah daun 14 HST.
Campuran dosis herbisida flumioxazin dan oxyfluorfen 100 + 0 % dapat meningkatkan bobot basah akar pada 14 HST.
Related Results
Efektivitas Persentase Campuran Dosis Herbisida Flumioxazin dan Oxyfluorfen terhadap Pertumbuhan Gulma di Tanaman Padi Gogo
Efektivitas Persentase Campuran Dosis Herbisida Flumioxazin dan Oxyfluorfen terhadap Pertumbuhan Gulma di Tanaman Padi Gogo
Campuran herbisida flumioxazin dan oxyfluorfen diharapkan memperluas spektrum pengendalian gulma dan memperpanjang daya kendali. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan persentase ...
Pertumbuhan Tanaman Kedelai melalui Pengendalian Gulma menggunakan Beberapa Dosis Herbisida Flumioxazin
Pertumbuhan Tanaman Kedelai melalui Pengendalian Gulma menggunakan Beberapa Dosis Herbisida Flumioxazin
Dampak negatif akibat gulma pada tanaman kedelai dapat dicegah dan dikurangi melalui penggunaan herbisida pra tumbuh berbahan aktif flumioxazin. Tujuan penelitian ini untuk mendapa...
Optimasi Dosis Herbisida Flumioxazin untuk Pengendalian Gulma pada Tanaman Kedelai
Optimasi Dosis Herbisida Flumioxazin untuk Pengendalian Gulma pada Tanaman Kedelai
Pengendalian gulma menggunakan herbisida merupakan pengendalian paling familiar dilakukan, penggunaan herbisida pra-tumbuh berbahan aktif flumioxazin menjadi salah satu alternatif ...
Efikasi herbisida oksifluorfen 240 g/l untuk mengendalikan gulma pada budidaya padi sawah (Oryza sativa L)
Efikasi herbisida oksifluorfen 240 g/l untuk mengendalikan gulma pada budidaya padi sawah (Oryza sativa L)
Tujuan dari percobaan ini adalah menguji keefektifan dari herbisida Oksifluorfen 240 g/l dalam mengendalikan gulma umum pada budidaya padi sawah sistem pindah tanam. Percobaan dila...
Pengaruh Dosis Herbisida Campuran Penoksulam Dan Pretilaklor Terhadap Gulma, Pertumbuhan Dan Hasil Padi Sawah
Pengaruh Dosis Herbisida Campuran Penoksulam Dan Pretilaklor Terhadap Gulma, Pertumbuhan Dan Hasil Padi Sawah
Gulma adalah kendala biotik utama yang dapat mengakibatkan penurunan hasil gabah pada padi sawah. Teknik pengendalian secara kimia memberikan pengaruh yang cepat serta biaya yang l...
PENGGUNAAN HERBISIDA UNTUK PENGENDALIAN GULMA PADA LAHAN DI DUSUN MOJOUNGGUL, DESA BARENG, KECAMATAN BARENG, KABUPATEN JOMBANG
PENGGUNAAN HERBISIDA UNTUK PENGENDALIAN GULMA PADA LAHAN DI DUSUN MOJOUNGGUL, DESA BARENG, KECAMATAN BARENG, KABUPATEN JOMBANG
Salah satu masalah yang sering dijumpai di lahan penanaman adalah adanya gangguan gulma. Tujuan penelitian adalah mengetahui herbisida yang paling efektif mengendalikan gulma pada ...
Ketahanan Pangan Rumah Tangga Petani Padi Gogo dan Prospek Pengembangan Usahatani Padi Gogo di Desa Batu Laki, Kecamatan Padang Batung, Kabupaten Hulu Sungai Selatan
Ketahanan Pangan Rumah Tangga Petani Padi Gogo dan Prospek Pengembangan Usahatani Padi Gogo di Desa Batu Laki, Kecamatan Padang Batung, Kabupaten Hulu Sungai Selatan
Pengembangan padi gogo masih jauh tertinggal dibandingkan padi sawah. Pemenuhan kebutuhan pangan (beras) penduduk selama ini banyak berasal dari padi sawah, sementara sumbangan dar...
VARIASI DOSIS MULSA ORGANIK AKASIA DAN KIRINYUH DALAM MENGENDALIKAN GULMA PADA TANAMAN KEDELAI: STUDI KARAKTERISTIK PERTUMBUHAN GULMA
VARIASI DOSIS MULSA ORGANIK AKASIA DAN KIRINYUH DALAM MENGENDALIKAN GULMA PADA TANAMAN KEDELAI: STUDI KARAKTERISTIK PERTUMBUHAN GULMA
Keberhasilan pengendalian gulma di pertanaman kedelai, selain di tentukan oleh jenis juga ditentukan dosis mulsa. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan jenis dan dosis mulsa o...

