Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pertumbuhan Tanaman Kedelai melalui Pengendalian Gulma menggunakan Beberapa Dosis Herbisida Flumioxazin

View through CrossRef
Dampak negatif akibat gulma pada tanaman kedelai dapat dicegah dan dikurangi melalui penggunaan herbisida pra tumbuh berbahan aktif flumioxazin. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan dosis herbisida flumioxazin dalam mengendalikan gulma serta meningkatkan pertumbuhan tanaman kedelai. Penelitian ini dilakukan di Desa Lawe Tua Gabungan, Kecamatan Lawe Sigala-gala, Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh. Penelitian ini berlangsung pada bulan Mei sampai dengan Agustus 2025. Rancangan penelitian digunakan merupakan Rancangan Acak Kelompok Non Faktorial, adapun taraf faktor diteliti yaitu dosis herbisida flumioxazin : D0 tanpa pengendalian/kontrol negatif ; D1 300 ; D2 500 ; D3 700  ; D4 900 ; D5 1100 g b.a ha-1; D6 pengendalian manual secara terus menerus/kontrol positif/bebas gulma, serta di ulang sebanyak 4 kali. Persiapan lahan berupa pembersihan dan pembuatan plot sebanyak 28 dengan ukuran 2,5 m x 2,5 m, aplikasi herbisida flumioxazin dilakukan pada 1 HST, dosis digunakan sesuai perlakuan dengan kebutuhan air 300 L ha-1. Parameter yang diamati berupa tinggi tanaman, jumlah daun serta bobot basah tanaman. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa dosis herbisida flumioxazin meracuni tanaman kedelai,  menurunkan pertumbuhan tinggi tanaman, jumlah daun serta bobot basah tanaman. Pemulihan pertumbuhan tinggi, jumlah daun serta bobot basah tanaman kedelai akibat keracunan dosis herbisida flumioxazin 300 – 500 g b.a ha-1 pada minggu ke3 dan 4.
Title: Pertumbuhan Tanaman Kedelai melalui Pengendalian Gulma menggunakan Beberapa Dosis Herbisida Flumioxazin
Description:
Dampak negatif akibat gulma pada tanaman kedelai dapat dicegah dan dikurangi melalui penggunaan herbisida pra tumbuh berbahan aktif flumioxazin.
Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan dosis herbisida flumioxazin dalam mengendalikan gulma serta meningkatkan pertumbuhan tanaman kedelai.
Penelitian ini dilakukan di Desa Lawe Tua Gabungan, Kecamatan Lawe Sigala-gala, Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh.
Penelitian ini berlangsung pada bulan Mei sampai dengan Agustus 2025.
Rancangan penelitian digunakan merupakan Rancangan Acak Kelompok Non Faktorial, adapun taraf faktor diteliti yaitu dosis herbisida flumioxazin : D0 tanpa pengendalian/kontrol negatif ; D1 300 ; D2 500 ; D3 700  ; D4 900 ; D5 1100 g b.
a ha-1; D6 pengendalian manual secara terus menerus/kontrol positif/bebas gulma, serta di ulang sebanyak 4 kali.
Persiapan lahan berupa pembersihan dan pembuatan plot sebanyak 28 dengan ukuran 2,5 m x 2,5 m, aplikasi herbisida flumioxazin dilakukan pada 1 HST, dosis digunakan sesuai perlakuan dengan kebutuhan air 300 L ha-1.
Parameter yang diamati berupa tinggi tanaman, jumlah daun serta bobot basah tanaman.
Hasil penelitian memperlihatkan bahwa dosis herbisida flumioxazin meracuni tanaman kedelai,  menurunkan pertumbuhan tinggi tanaman, jumlah daun serta bobot basah tanaman.
Pemulihan pertumbuhan tinggi, jumlah daun serta bobot basah tanaman kedelai akibat keracunan dosis herbisida flumioxazin 300 – 500 g b.
a ha-1 pada minggu ke3 dan 4.

Related Results

Optimasi Dosis Herbisida Flumioxazin untuk Pengendalian Gulma pada Tanaman Kedelai
Optimasi Dosis Herbisida Flumioxazin untuk Pengendalian Gulma pada Tanaman Kedelai
Pengendalian gulma menggunakan herbisida merupakan pengendalian paling familiar dilakukan, penggunaan herbisida pra-tumbuh berbahan aktif flumioxazin menjadi salah satu alternatif ...
Efektivitas Persentase Campuran Dosis Herbisida Flumioxazin dan Oxyfluorfen terhadap Pertumbuhan Gulma di Tanaman Padi Gogo
Efektivitas Persentase Campuran Dosis Herbisida Flumioxazin dan Oxyfluorfen terhadap Pertumbuhan Gulma di Tanaman Padi Gogo
Campuran herbisida flumioxazin dan oxyfluorfen diharapkan memperluas spektrum pengendalian gulma dan memperpanjang daya kendali. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan persentase ...
Pertumbuhan Tanaman Padi Gogo Akibat Pengendalian Gulma dengan Campuran Dosis Herbisida Flumioxazin Dan Oxyfluorfen
Pertumbuhan Tanaman Padi Gogo Akibat Pengendalian Gulma dengan Campuran Dosis Herbisida Flumioxazin Dan Oxyfluorfen
Kombinasi kedua herbisida dengan mode aksi serupa namun karakteristik formulasi berbeda diharapkan dapat memberikan efek sinergis memperluas spektrum pengendalian gulma dan menekan...
VARIASI DOSIS MULSA ORGANIK AKASIA DAN KIRINYUH DALAM MENGENDALIKAN GULMA PADA TANAMAN KEDELAI: STUDI KARAKTERISTIK PERTUMBUHAN GULMA
VARIASI DOSIS MULSA ORGANIK AKASIA DAN KIRINYUH DALAM MENGENDALIKAN GULMA PADA TANAMAN KEDELAI: STUDI KARAKTERISTIK PERTUMBUHAN GULMA
Keberhasilan pengendalian gulma di pertanaman kedelai, selain di tentukan oleh jenis juga ditentukan dosis mulsa. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan jenis dan dosis mulsa o...
PENGGUNAAN HERBISIDA UNTUK PENGENDALIAN GULMA PADA LAHAN DI DUSUN MOJOUNGGUL, DESA BARENG, KECAMATAN BARENG, KABUPATEN JOMBANG
PENGGUNAAN HERBISIDA UNTUK PENGENDALIAN GULMA PADA LAHAN DI DUSUN MOJOUNGGUL, DESA BARENG, KECAMATAN BARENG, KABUPATEN JOMBANG
Salah satu masalah yang sering dijumpai di lahan penanaman adalah adanya gangguan gulma. Tujuan penelitian adalah mengetahui herbisida yang paling efektif mengendalikan gulma pada ...
Efikasi herbisida oksifluorfen 240 g/l untuk mengendalikan gulma pada budidaya padi sawah (Oryza sativa L)
Efikasi herbisida oksifluorfen 240 g/l untuk mengendalikan gulma pada budidaya padi sawah (Oryza sativa L)
Tujuan dari percobaan ini adalah menguji keefektifan dari herbisida Oksifluorfen 240 g/l dalam mengendalikan gulma umum pada budidaya padi sawah sistem pindah tanam. Percobaan dila...
Pengaruh Dosis Herbisida Campuran Penoksulam Dan Pretilaklor Terhadap Gulma, Pertumbuhan Dan Hasil Padi Sawah
Pengaruh Dosis Herbisida Campuran Penoksulam Dan Pretilaklor Terhadap Gulma, Pertumbuhan Dan Hasil Padi Sawah
Gulma adalah kendala biotik utama yang dapat mengakibatkan penurunan hasil gabah pada padi sawah. Teknik pengendalian secara kimia memberikan pengaruh yang cepat serta biaya yang l...

Back to Top