Javascript must be enabled to continue!
ANALISIS YURIDIS KEDUDUKAN AHLI WARIS PENGGANTI BERASARKAN KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PERDATA (KUHPerdata) (Studi Putusan Nomor 10/Pdt.G/2020/PN.Skt)
View through CrossRef
Setiap bentuk harta dan hak yang masih dimiliki oleh seseorang setelah ia wafatpada dasarnya merupakan bagian dari harta peninggalan yang dapat diwariskan.Kedudukan ahli waris pengganti pada sistem hukum waris perdata memiliki peranyang signifikan, terutama ketika ahli waris yang seharusnya menerima bagianwarisan telah meninggal dunia terlebih dulu dibandingkan pewaris. Penelitian iniberfokus pada penelaahan terhadap kedudukan hukum serta hak-hak dari ahli warispengganti sebagaimana ditetapkan dalam KUHPerdata, dan juga mengulasbagaimana penerapannya dalam praktik peradilan. Metode penelitian yangdilakukan ialah yuridis normatif, dengan pendekatan perundang-undangan sertapendekatan putaka dengan mengumpulkan informasi dan data penelitian bahanbahan hukum tertulis. Dalam sengketa Putusan No. 10/Pdt.G/2020/PN.Skt.Berdasarkan pertimbangan hukum, hakim dalam putusannya mengabulkanGugatan Penggugat. Berdasarkan ketentuan Pasal 841 KUHPerdata, anak dari ahliwaris yang telah wafat memperoleh posisi sebagai pengganti orang tuanya danberhak atas bagian warisan yang semestinya diterima oleh orang tuanya. Ketentuanini mencerminkan pengakuan hukum terhadap asas substitusi dalam pewarisan,guna menjamin keadilan dalam distribusi harta waris serta kesinambungan hakwaris. penelitian ini juga membahas aspek perlindungan hukum bagi ahli warispengganti serta analisis terhadap pertimbangan hakim dalam memutus perkarasengketa waris sebagaimana tercermin pada Putusan Pengadilan NegeriNo.10/Pdt.G/2020/PN.Skt. Dalam Pertimbangannya hakim memutuskan bahwatidakan yang dilakukan penggugat merupakan tindakan melawan hukum denganmenguasai seluruh harta Warisan yang seharusnya diberikan juga sebagain kepadaahli waris pengganti yang menggantikan Almarhum ahli waris sah.
Title: ANALISIS YURIDIS KEDUDUKAN AHLI WARIS PENGGANTI BERASARKAN KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PERDATA (KUHPerdata) (Studi Putusan Nomor 10/Pdt.G/2020/PN.Skt)
Description:
Setiap bentuk harta dan hak yang masih dimiliki oleh seseorang setelah ia wafatpada dasarnya merupakan bagian dari harta peninggalan yang dapat diwariskan.
Kedudukan ahli waris pengganti pada sistem hukum waris perdata memiliki peranyang signifikan, terutama ketika ahli waris yang seharusnya menerima bagianwarisan telah meninggal dunia terlebih dulu dibandingkan pewaris.
Penelitian iniberfokus pada penelaahan terhadap kedudukan hukum serta hak-hak dari ahli warispengganti sebagaimana ditetapkan dalam KUHPerdata, dan juga mengulasbagaimana penerapannya dalam praktik peradilan.
Metode penelitian yangdilakukan ialah yuridis normatif, dengan pendekatan perundang-undangan sertapendekatan putaka dengan mengumpulkan informasi dan data penelitian bahanbahan hukum tertulis.
Dalam sengketa Putusan No.
10/Pdt.
G/2020/PN.
Skt.
Berdasarkan pertimbangan hukum, hakim dalam putusannya mengabulkanGugatan Penggugat.
Berdasarkan ketentuan Pasal 841 KUHPerdata, anak dari ahliwaris yang telah wafat memperoleh posisi sebagai pengganti orang tuanya danberhak atas bagian warisan yang semestinya diterima oleh orang tuanya.
Ketentuanini mencerminkan pengakuan hukum terhadap asas substitusi dalam pewarisan,guna menjamin keadilan dalam distribusi harta waris serta kesinambungan hakwaris.
penelitian ini juga membahas aspek perlindungan hukum bagi ahli warispengganti serta analisis terhadap pertimbangan hakim dalam memutus perkarasengketa waris sebagaimana tercermin pada Putusan Pengadilan NegeriNo.
10/Pdt.
G/2020/PN.
Skt.
Dalam Pertimbangannya hakim memutuskan bahwatidakan yang dilakukan penggugat merupakan tindakan melawan hukum denganmenguasai seluruh harta Warisan yang seharusnya diberikan juga sebagain kepadaahli waris pengganti yang menggantikan Almarhum ahli waris sah.
Related Results
ANALISIS YURIDIS KEDUDUKAN AHLI WARIS PENGGANTI BERASARKAN KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PERDATA (KUHPerdata) (Studi Putusan Nomor 10/Pdt.G/2020/PN.Skt)
ANALISIS YURIDIS KEDUDUKAN AHLI WARIS PENGGANTI BERASARKAN KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PERDATA (KUHPerdata) (Studi Putusan Nomor 10/Pdt.G/2020/PN.Skt)
ABSTRAKSISetiap bentuk harta dan hak yang masih dimiliki oleh seseorang setelah ia wafatpada dasarnya merupakan bagian dari harta peninggalan yang dapat diwariskan.Kedudukan ahli w...
HAK WARIS ANTARA PARA AHLI WARIS YANG BERBEDA AGAMA DENGAN PEWARIS MENURUT HUKUM WARIS ISLAM
HAK WARIS ANTARA PARA AHLI WARIS YANG BERBEDA AGAMA DENGAN PEWARIS MENURUT HUKUM WARIS ISLAM
AbstractMarriages that have different religions can cause the offspring born from the marriage to follow a different religion. The change of religion of one or more family members ...
Plaatsvervulling Dalam Hukum Waris Indonesia: Mengungkap Kedudukan Ahli Waris Pengganti
Plaatsvervulling Dalam Hukum Waris Indonesia: Mengungkap Kedudukan Ahli Waris Pengganti
Penelitian ini berjudul Plaatsvervulling dalam Hukum Waris Indonesia: Mengungkap Kedudukan Ahli Waris Pengganti, bertujuan untuk menganalisis kedudukan ahli waris pengganti dalam s...
Legal Memorandum Tentang Hak Mewaris Anak Tiri Laki-Laki Pada Masyarakat Batak Toba Ditinjau Berdasarkan Hukum Adat Batak Toba Dan Hukum Positif Indonesia
Legal Memorandum Tentang Hak Mewaris Anak Tiri Laki-Laki Pada Masyarakat Batak Toba Ditinjau Berdasarkan Hukum Adat Batak Toba Dan Hukum Positif Indonesia
Hukum Adat mengatur mengenai perkawinan, kelahiran, kematian, dan pemberian waris. Masyarakat Adat Batak Toba menganut sistem patrilineal, dimana dalam sistem ini kedudukan anak la...
Pelaksanaan Pembagian Warisan Jika Salah Satu Ahli Waris Keluar dari Agama Islam
Pelaksanaan Pembagian Warisan Jika Salah Satu Ahli Waris Keluar dari Agama Islam
Abstract. In life humans experience three significant events-the time of their birth, the time of their marriage, and the time of their death. Then man will at some time depart fro...
AKIBAT HUKUM AHLI WARIS YANG MENOLAK MENANGGUNG HUTANG PEWARIS YANG MELEBIHI HARTA WARISAN: KAJIAN HUKUM PERDATA DAN HUKUM ISLAM
AKIBAT HUKUM AHLI WARIS YANG MENOLAK MENANGGUNG HUTANG PEWARIS YANG MELEBIHI HARTA WARISAN: KAJIAN HUKUM PERDATA DAN HUKUM ISLAM
There are several types of events or legal events that are essential for humans in their lives, including the legal events of birth, the event of marriage, and the legal event of d...
TINJAUAN HUKUM WASIAT KEPADA AHLI WARIS
TINJAUAN HUKUM WASIAT KEPADA AHLI WARIS
Abstrak: Kita sering mendengar wasiat dalam hal kewarisan, kedua hal ini memang saling berkaitan. Jika pewasiat membuat wasiat sebelum dia meninggal, maka harta tersebut harus digu...
Akibat Hukum Penguasaan Tanah Warisan oleh Bukan Ahli Waris Berdasarkan KUHPerdata
Akibat Hukum Penguasaan Tanah Warisan oleh Bukan Ahli Waris Berdasarkan KUHPerdata
Abstract. Indonesia is a multicultural archipelagic country, so each region has different legal characteristics. One of the characteristics of law in Indonesia is the law of inheri...

