Javascript must be enabled to continue!
Pemberdayaan penyandang disabilitas melalui community development KSM batik percik
View through CrossRef
The existence of Persons with Disabilities with Diversity of Deafness and Mental Limitations is still often regarded as weak, helpless, unable to work and can even be said to be troublesome for others. With this assumption, a negative assessment emerges which causes some people with disabilities to feel inferior and lack self-confidence. When in fact they have skills that if developed will have a positive impact on them, for example to meet their needs. One of the efforts to improve the economic welfare of persons with disabilities is empowerment through community development of Batik Percik KSM. With this KSM, it will help people with disabilities to meet their daily needs. Persons with disabilities at this KSM will be given special training to create a product, namely batik percik. In the batik training, people with disabilities will be guided by the assistants at the Harapan Makmur KSM.
Abstrak
Keberadaan Penyandang Disabilitas dengan Ragam Tuna Rungu dan Keterbatasan mental ini masih sering dianggap sebagai kaum yang lemah, tidak berdaya, tidak bisa bekerja bahkan bisa hanya dikatakan menyusahkan orang lain. Dengan adanya anggapan tersebut muncul penilaian negatif yang mengakibatkan sebagian penyandang disabilitas ini merasa minder dan kurang percaya diri. Padahal sebenarnya mereka mempunyai keterampilan yang jika dikembangkan akan memberikan dampak yang positif bagi mereka misalnya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Salah satu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi penyandang disabilitas ini adalah pemberdayaan melalui community development KSM batik percik. Dengan adanya KSM ini akan sedikit membantu penyandang disabilitas tersebut untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Penyandang disabilitas pada KSM ini akan diberikan pelatihan secara khusus untuk menciptakan sebuah produk yakni batik percik. Dalam pelatihan membatik penyandang disabilitas akan dibimbing oleh para pendamping di KSM Harapan Makmur tersebut.
State University of Malang (UM)
Title: Pemberdayaan penyandang disabilitas melalui community development KSM batik percik
Description:
The existence of Persons with Disabilities with Diversity of Deafness and Mental Limitations is still often regarded as weak, helpless, unable to work and can even be said to be troublesome for others.
With this assumption, a negative assessment emerges which causes some people with disabilities to feel inferior and lack self-confidence.
When in fact they have skills that if developed will have a positive impact on them, for example to meet their needs.
One of the efforts to improve the economic welfare of persons with disabilities is empowerment through community development of Batik Percik KSM.
With this KSM, it will help people with disabilities to meet their daily needs.
Persons with disabilities at this KSM will be given special training to create a product, namely batik percik.
In the batik training, people with disabilities will be guided by the assistants at the Harapan Makmur KSM.
Abstrak
Keberadaan Penyandang Disabilitas dengan Ragam Tuna Rungu dan Keterbatasan mental ini masih sering dianggap sebagai kaum yang lemah, tidak berdaya, tidak bisa bekerja bahkan bisa hanya dikatakan menyusahkan orang lain.
Dengan adanya anggapan tersebut muncul penilaian negatif yang mengakibatkan sebagian penyandang disabilitas ini merasa minder dan kurang percaya diri.
Padahal sebenarnya mereka mempunyai keterampilan yang jika dikembangkan akan memberikan dampak yang positif bagi mereka misalnya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Salah satu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi penyandang disabilitas ini adalah pemberdayaan melalui community development KSM batik percik.
Dengan adanya KSM ini akan sedikit membantu penyandang disabilitas tersebut untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Penyandang disabilitas pada KSM ini akan diberikan pelatihan secara khusus untuk menciptakan sebuah produk yakni batik percik.
Dalam pelatihan membatik penyandang disabilitas akan dibimbing oleh para pendamping di KSM Harapan Makmur tersebut.
Related Results
Naskah Kebijakan Pengembangan Riset Teknologi Alat Bantu bagi Penyandang Disabilitas: Rekomendasi Kebijakan Komite Nasional MOST-UNESCO Indonesia
Naskah Kebijakan Pengembangan Riset Teknologi Alat Bantu bagi Penyandang Disabilitas: Rekomendasi Kebijakan Komite Nasional MOST-UNESCO Indonesia
Penyandang disabilitas di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk stigma dan diskriminasi sehingga belum dapat berkontribusi aktif secara optimal dalam pembangunan....
ANALISIS HUKUM ISLAM DAN UU NO. 8 TAHUN 2016 TENTANG PENYANDANG DISABILITAS TERHADAP PERSOALAN PEMENUHAN HAK ANAK PENYANDANG DISABILITAS
ANALISIS HUKUM ISLAM DAN UU NO. 8 TAHUN 2016 TENTANG PENYANDANG DISABILITAS TERHADAP PERSOALAN PEMENUHAN HAK ANAK PENYANDANG DISABILITAS
Hak anak adalah hak dasar yang wajib diberikan dan didapatkan oleh anak meliputi anak usia dini dan juga remaja. Hak anak ini berlaku baik bagi anak penyandang disabilitas maupun a...
PERANCANGAN FILM DOKUMENTER BATIK DRUJU SEBAGAI MEDIA PENGENALAN BATIK KHAS MALANG
PERANCANGAN FILM DOKUMENTER BATIK DRUJU SEBAGAI MEDIA PENGENALAN BATIK KHAS MALANG
PERANCANGAN FILM DOKUMENTER BATIK DRUJUSEBAGAI MEDIA PENGENALAN BATIK KHAS MALANG Hindam Basith Rafiqi1721073411Penciptaan Fotografi Pascasarjana ISI YogyakartaEmail : hindambasith...
Naskah Kebijakan Pemenuhan Hak Atas Keadilan, Partisipasi Politik, dan Hak Sipil Lainnya: Rekomendasi Kebijakan Komite Nasional MOST-UNESCO Indonesia
Naskah Kebijakan Pemenuhan Hak Atas Keadilan, Partisipasi Politik, dan Hak Sipil Lainnya: Rekomendasi Kebijakan Komite Nasional MOST-UNESCO Indonesia
Pasca Indonesia meratifikasi Convention on the Rights for Person with Disabilities (CRPD) melalui UU Nomor 19 Tahun 2011 ( UU 19/2011), dan disahkannya UU nomor 8 Tahun 2016 tentan...
Analisis Ekonomi terhadap Biaya Produksi, Harga Pokok, dan Penawaran ‘Ibu Paini’ di Kawasan Batik Kabupaten Bojonegoro
Analisis Ekonomi terhadap Biaya Produksi, Harga Pokok, dan Penawaran ‘Ibu Paini’ di Kawasan Batik Kabupaten Bojonegoro
Abstract. The purpose of this research is to analyze production costs, basic prices, and batik offers. The object of her study is Mrs. Paini's batik which is in the Bojonegoro bati...
Naskah Kebijakan Peningkatan Hak Akses Ketenagakerjaan bagi Penyandang Disabilitas: Rekomendasi Kebijakan Komite Nasional MOST-UNESCO Indonesia
Naskah Kebijakan Peningkatan Hak Akses Ketenagakerjaan bagi Penyandang Disabilitas: Rekomendasi Kebijakan Komite Nasional MOST-UNESCO Indonesia
Undang-Undang Dasar 1945 pasal 27 ayat (2) menegaskan bahwa tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan. Warga negara, tidak terkecuali peny...
Naskah Kebijakan Pendanaan Riset Disabilitas sebagai Bagian dari Prioritas Nasional: Rekomendasi Kebijakan Komite Nasional MOST-UNESCO Indonesia
Naskah Kebijakan Pendanaan Riset Disabilitas sebagai Bagian dari Prioritas Nasional: Rekomendasi Kebijakan Komite Nasional MOST-UNESCO Indonesia
Indonesia adalah salah satu negara yang turut menyepakati rencana aksi global atau Sustainable Development Goals (SDGs) yang bertujuan untuk mengakhiri kemiskinan, mengurangi kesen...
IMPLEMENTASI AKSESIBILITAS FASILITAS PUBLIK BAGI PENYANDANG DISABILITAS
IMPLEMENTASI AKSESIBILITAS FASILITAS PUBLIK BAGI PENYANDANG DISABILITAS
<p class="AbstractText"><em>People with disabilities</em><em> </em><em>in their lives still experience various</em><em> </em>&...

