Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Otonomi Sekolah dan Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah

View through CrossRef
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya mutu pendidikan di berbagai sekolah, khususnya yang disebabkan oleh ketimpangan sumber daya, lemahnya kapasitas manajerial, serta minimnya partisipasi masyarakat. Otonomi sekolah dipandang sebagai strategi untuk meningkatkan mutu pendidikan melalui pemberian kewenangan kepada sekolah dalam mengelola sumber daya, program, dan kebijakan secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk menggali implementasi otonomi sekolah dalam peningkatan mutu berbasis sekolah, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya, serta memberikan rekomendasi kebijakan yang adaptif terhadap konteks lokal. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru, komite sekolah, pengawas, dan orang tua. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan otonomi sekolah memberi dampak positif terhadap peningkatan mutu melalui pengelolaan anggaran yang lebih tepat sasaran, pengembangan program sesuai kebutuhan, serta peningkatan partisipasi masyarakat saat komite sekolah dilibatkan secara aktif. Namun, efektivitas otonomi sangat bergantung pada kapasitas kepemimpinan kepala sekolah, sistem administrasi, dan mekanisme monitoring yang ada. Tantangan yang muncul meliputi beban administrasi yang meningkat, partisipasi komite yang masih bersifat formal, serta lemahnya indikator mutu. Maka, diperlukan pelatihan manajerial bagi kepala sekolah dan guru, penguatan peran komite, serta sistem evaluasi mutu yang komprehensif. Kebijakan pemerataan sumber daya juga penting untuk mencegah kesenjangan antar sekolah.
Title: Otonomi Sekolah dan Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah
Description:
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya mutu pendidikan di berbagai sekolah, khususnya yang disebabkan oleh ketimpangan sumber daya, lemahnya kapasitas manajerial, serta minimnya partisipasi masyarakat.
Otonomi sekolah dipandang sebagai strategi untuk meningkatkan mutu pendidikan melalui pemberian kewenangan kepada sekolah dalam mengelola sumber daya, program, dan kebijakan secara mandiri.
Penelitian ini bertujuan untuk menggali implementasi otonomi sekolah dalam peningkatan mutu berbasis sekolah, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya, serta memberikan rekomendasi kebijakan yang adaptif terhadap konteks lokal.
Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru, komite sekolah, pengawas, dan orang tua.
Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan otonomi sekolah memberi dampak positif terhadap peningkatan mutu melalui pengelolaan anggaran yang lebih tepat sasaran, pengembangan program sesuai kebutuhan, serta peningkatan partisipasi masyarakat saat komite sekolah dilibatkan secara aktif.
Namun, efektivitas otonomi sangat bergantung pada kapasitas kepemimpinan kepala sekolah, sistem administrasi, dan mekanisme monitoring yang ada.
Tantangan yang muncul meliputi beban administrasi yang meningkat, partisipasi komite yang masih bersifat formal, serta lemahnya indikator mutu.
Maka, diperlukan pelatihan manajerial bagi kepala sekolah dan guru, penguatan peran komite, serta sistem evaluasi mutu yang komprehensif.
Kebijakan pemerataan sumber daya juga penting untuk mencegah kesenjangan antar sekolah.

Related Results

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
KEPEMIMPINAN EFEKTIF DALAM MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH
KEPEMIMPINAN EFEKTIF DALAM MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH
Kepemimpinan mempengaruhi perilaku orang lain kearah tujuan tertentu sebagai indikator keberhasilan seesorang pemimpin. Penerapan kepemimpinan sangat ditentukan oleh situasi kerja ...
MANAJEMEN PENINGKATAN MUTU BERBASIS SEKOLAH SMPN 4 MERANGIN
MANAJEMEN PENINGKATAN MUTU BERBASIS SEKOLAH SMPN 4 MERANGIN
Sekolah/madrasah jika memiliki mutu yang baik pasti memenuhi Indikator Mutu (Indikator Standar Nasional Pendidikan) yaitu, standar pengelolaan, standar kompetisi kelulusan, standar...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI SEKOLAH DASAR ISLAM TERPADU MUHAMMADIYAH JUMAPOLO KARANGANYAR
PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI SEKOLAH DASAR ISLAM TERPADU MUHAMMADIYAH JUMAPOLO KARANGANYAR
: The way in improving the quality of education institution or a school is determined by the headmaster leadership in an effective management. The progress of school retreat is ins...
IMPLEMENTASI PENJAMINAN MUTU INTERNAL DI PKBM DAN PONDOK PESANTREN MIMBAR HUFFAZH KARAWANG
IMPLEMENTASI PENJAMINAN MUTU INTERNAL DI PKBM DAN PONDOK PESANTREN MIMBAR HUFFAZH KARAWANG
Dalam upaya melahirkan generasi terbaik, dibutuhkan sebuah pendidikan bermutu yang menjadi harapan semua pihak. Pendidikan bermutu memerlukan sebuah sistem pengendalian mutu yang t...
Manajemen Mutu Sekolah Dasar
Manajemen Mutu Sekolah Dasar
Sekolah Dasar sebagai intitusi pendidikan dasar, merupakan wadah tempat proses pendidikan untuk anak usia 7 – 12 tahun, memiliki sistem yang kompleks dan dinamis serta memiliki kek...

Back to Top