Javascript must be enabled to continue!
Perencanaan Kapasitas dan Waktu Produksi Tahu di Rumah Produksi Bapak Rahim, Sentra Industri Kecil Somber Balikpapan
View through CrossRef
Unit Pelaksana Teknik Daerah (UPTD) Sentra Industri Kecil Somber merupakan salah satu sektor industri tahu dan tempe yang berada di Balikpapan. Observasi pada pelaksanaan produksi tahu yang telah dilakukan di rumah produksi Bapak Rahim, diketahui bahwa kapasitas produksi tahu berbeda setiap bulannya karena belum memiliki perencanaan produksi tahu sehingga mengakibatkan rumah produksi Bapak Rahim mengalami kehilangan penjualan (lost sales) sebesar 816 kg dengan nilai sebesar Rp 20.400.000 pada tahun 2022. Tujuan dilakukan penelitian ini untuk merencanakan dan memberikan hasil kapasitas dan waktu produksi tahu yang sesuai untuk rumah produksi Bapak Rahim. Metode perencanaan produksi tahu menggunakan metode peramalan moving average, weight moving average, exponential smoothing dan linear trend line model. Hasil penelitian dalam perencanaan kapasitas dan waktu produksi tahu menggunakan peramalan metode moving average 3 periode dan 6 periode masing-masing sebesar 6081 kg/bulan dan 6025 kg/bulan, metode weight moving average 3 periode dan 2 periode masing-masing sebesar 5792 kg/bulan dan 5504 kg/bulan, metode exponential smoothing dengan alpha 0,80 0,90 dan 0,95 masing-masing sebesar 5258 kb/bulan, 5080 kg/bulan dan 4990 kg/bulan serta metode linear trend line model sebesar 6317 kg/bulan. Kesimpulan dari penelitian ini menggunakan metode peramalan yang paling sesuai adalah weight moving average dengan 2 periode pembobotan dengan total kebutuhan kapasitas waktu produksi tahu sebesar 1671,0144 jam/tahun dan total kapasitas waktu produksi tahu yang tersedia sebesar 1874,6112 jam/tahun, dikarenakan selisih pada permintaan aktual dengan peramalan yaitu sebesar 732 kg yang tidak melebihi nilai lost sales tahun 2022.
Institut Teknologi Kalimantan
Title: Perencanaan Kapasitas dan Waktu Produksi Tahu di Rumah Produksi Bapak Rahim, Sentra Industri Kecil Somber Balikpapan
Description:
Unit Pelaksana Teknik Daerah (UPTD) Sentra Industri Kecil Somber merupakan salah satu sektor industri tahu dan tempe yang berada di Balikpapan.
Observasi pada pelaksanaan produksi tahu yang telah dilakukan di rumah produksi Bapak Rahim, diketahui bahwa kapasitas produksi tahu berbeda setiap bulannya karena belum memiliki perencanaan produksi tahu sehingga mengakibatkan rumah produksi Bapak Rahim mengalami kehilangan penjualan (lost sales) sebesar 816 kg dengan nilai sebesar Rp 20.
400.
000 pada tahun 2022.
Tujuan dilakukan penelitian ini untuk merencanakan dan memberikan hasil kapasitas dan waktu produksi tahu yang sesuai untuk rumah produksi Bapak Rahim.
Metode perencanaan produksi tahu menggunakan metode peramalan moving average, weight moving average, exponential smoothing dan linear trend line model.
Hasil penelitian dalam perencanaan kapasitas dan waktu produksi tahu menggunakan peramalan metode moving average 3 periode dan 6 periode masing-masing sebesar 6081 kg/bulan dan 6025 kg/bulan, metode weight moving average 3 periode dan 2 periode masing-masing sebesar 5792 kg/bulan dan 5504 kg/bulan, metode exponential smoothing dengan alpha 0,80 0,90 dan 0,95 masing-masing sebesar 5258 kb/bulan, 5080 kg/bulan dan 4990 kg/bulan serta metode linear trend line model sebesar 6317 kg/bulan.
Kesimpulan dari penelitian ini menggunakan metode peramalan yang paling sesuai adalah weight moving average dengan 2 periode pembobotan dengan total kebutuhan kapasitas waktu produksi tahu sebesar 1671,0144 jam/tahun dan total kapasitas waktu produksi tahu yang tersedia sebesar 1874,6112 jam/tahun, dikarenakan selisih pada permintaan aktual dengan peramalan yaitu sebesar 732 kg yang tidak melebihi nilai lost sales tahun 2022.
Related Results
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
Analisis waktu standar produksi merupakan salah satu analisis metoda kuantitatif yang dilakukan untuk mengukur waktu produksi dan bertujuan agar dapat memiliki waktu standar sebaga...
STRATEGI PENGEMBANGAN DIFFERENSIASI PRODUK BAGI PELAKU UMKM TAHU DAN TEMPE UNTUK KETAHANAN PANGAN PADA MASA PANDEMI COVID 19
STRATEGI PENGEMBANGAN DIFFERENSIASI PRODUK BAGI PELAKU UMKM TAHU DAN TEMPE UNTUK KETAHANAN PANGAN PADA MASA PANDEMI COVID 19
Upaya membendung penyebaran virus corona (Covid-19) gencar dilakukan pemerintah. Mulai dari penerapan physical distancing dan protokol kesehatan hingga ketahanan pa...
Kajian Penerapan Produksi Bersih di Industri Tahu di Desa Jimbaran, Bandungan, Jawa Tengah
Kajian Penerapan Produksi Bersih di Industri Tahu di Desa Jimbaran, Bandungan, Jawa Tengah
Peran industri kecil di beberapa wilayah Kabupaten Semarang sangat penting dalam menunjang perekonomian, khususnya di sekitar lokasi industri tersebut. Salah satu industri kecil ya...
MODAL SOSIAL DALAM STRATEGI INDUSTRI KECIL
MODAL SOSIAL DALAM STRATEGI INDUSTRI KECIL
Dewasa ini banyak bermunculan sektor perindustrian baik dalam lingkup industri kecil maupun industri rumah tangga, mulai dari industri pangan maupun industri kreatif. Industri keci...
MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN ISLAM DI MI BAITUR RAHIM BALIKPAPAN
MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN ISLAM DI MI BAITUR RAHIM BALIKPAPAN
Madrasah Ibtidaiyah Plus Tahfidz Ma'arif Baitur Rahim is a tahfidz-based private school in Sepinggan Baru Village, South Balikpapan District, Balikpapan Regency, East Kalimantan Pr...
Implementasi Model Pembelajaran Sentra Dalam Mengembangkan Multiple Intellegensi Anak Usia Dini di RA Azzahra Lampung Timur
Implementasi Model Pembelajaran Sentra Dalam Mengembangkan Multiple Intellegensi Anak Usia Dini di RA Azzahra Lampung Timur
<h1 align="center">Abstrak</h1><p>Model Pembelajaran Sentra merupakan pendekatan pembelajaran yang berpusat pada anak dan pembelajarannya dilakukan di dalam lingk...
KAJIAN SENTRA BLANGKON KOTA SURAKARTA
KAJIAN SENTRA BLANGKON KOTA SURAKARTA
Perkembangan industri blangkon di Kota Surakarta masih berjalan lambat dibanding subsektor lain seperti industri batik dan industri makanan. Karena itu Pemerintah Daerah Surakarta ...
OPTIMALISASI PENDAPATAN PADA SENTRA INDUSTRI TEMPE DI KELURAHAN YOSODADI METRO TIMUR
OPTIMALISASI PENDAPATAN PADA SENTRA INDUSTRI TEMPE DI KELURAHAN YOSODADI METRO TIMUR
Pendapatan akan meningkat dengan diiringi peningkatan jumlah produksi dan menekan biaya yang dikeluarkan pada proses produksi. Optimalisasi pendapatan menjadi suatu hal yang sangat...

