Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

RELIGIUSITAS DALAM KUMPULAN PUISI CAHAYA MAHA CAHAYA KARYA EMHA AINUN NADJIB (RELIGIOSITY IN THE COLLECTION OF CAHAYA MAHA CAHAYA POEMS BY EMHA AINUN NADJIB)

View through CrossRef
Religiusitas dalam Kumpulan Puisi Cahaya Maha Cahaya karya Emha Ainun Nadjib. Penelitianini bertujuan untuk mengetahui makna religiusitas dalam kumpulan puisi Cahaya Maha Cahaya karyaEmha Ainun Nadjib. Makna-makna prinsip sufistik kumpulan puisi Cahaya Maha Cahaya karyaEmha Ainun Nadjib yang meliputi; (a) prinsip tauhid, (b) prinsip ke-Ada-an Tuhan dan (c) prinsipfana baka; dan (2) mengetahui wujud dan makna prinsip kebatinan kumpulan puisi Cahaya MahaCahaya karya Emha Ainun Nadjib yang meliputi; (a) perasaan dosa, (b) perasaan takut, (c) pengakuan240terhadap kebesaran Tuhan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatankualitatif. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian hermeneutika. Metode yang digunakan dalampenelitian ini adalah metode deskriptif. Instrumen utama dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri,namun peneliti membuat kisi-kisi sebagai bentuk instrumen yang menunjang kelancaran kerja penelitidan agar menjaga objektivitas data. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis isi.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa makna dalam prinsip tauhid berupa: keyakinan terhadapTuhannya, keyakinan bahwa Tuhan adalah zat yang esa, keyakinan bahwa Allah memiliki sifat danperbuatan yang tiada tandingannya., keyakinan melalui ritual ibadah. Makna dalam prinsip ke-Ada-anTuhan berupa: keyakinan bahwa Tuhan adalah asal manusia, keyakinan terhadap kekuasaan Tuhan,keyakinan bahwa Allah selalu bersama umat-Nya. Makna dalam prinsip fana baqa berupa: penyatuandiri seorang insan kepada Tuhannya, perasaan rindu kepada Tuhan, dan keyakinan bahwa Tuhanadalah tujuan setiap manusia. Makna dalam perasaan dosa berupa: perasaan pasrah seorang insankepada Tuhannya, perasaan sadar atas kesalahannya, perasaan ‘sadar diri’ atas kedudukannya. Maknadalam perasaan takut berupa: munculnya perasaan cemas, munculnya perasaan kesepian dan takingin ditinggalkan Tuhan. Makna dalam pengakuan terhadap kebesaran Tuhan berupa: pengakuanterhadap kebesaran Tuhan atas alam semesta dan pengakuan terhadap peran Tuhan dalam setiapkehidupan manusia.Kata-kata kunci: religiusitas, makna,wujud, prinsip sufistik, prinsip kebatinan
Center for Journal Management and Publication, Lambung Mangkurat University
Title: RELIGIUSITAS DALAM KUMPULAN PUISI CAHAYA MAHA CAHAYA KARYA EMHA AINUN NADJIB (RELIGIOSITY IN THE COLLECTION OF CAHAYA MAHA CAHAYA POEMS BY EMHA AINUN NADJIB)
Description:
Religiusitas dalam Kumpulan Puisi Cahaya Maha Cahaya karya Emha Ainun Nadjib.
Penelitianini bertujuan untuk mengetahui makna religiusitas dalam kumpulan puisi Cahaya Maha Cahaya karyaEmha Ainun Nadjib.
Makna-makna prinsip sufistik kumpulan puisi Cahaya Maha Cahaya karyaEmha Ainun Nadjib yang meliputi; (a) prinsip tauhid, (b) prinsip ke-Ada-an Tuhan dan (c) prinsipfana baka; dan (2) mengetahui wujud dan makna prinsip kebatinan kumpulan puisi Cahaya MahaCahaya karya Emha Ainun Nadjib yang meliputi; (a) perasaan dosa, (b) perasaan takut, (c) pengakuan240terhadap kebesaran Tuhan.
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatankualitatif.
Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian hermeneutika.
Metode yang digunakan dalampenelitian ini adalah metode deskriptif.
Instrumen utama dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri,namun peneliti membuat kisi-kisi sebagai bentuk instrumen yang menunjang kelancaran kerja penelitidan agar menjaga objektivitas data.
Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis isi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa makna dalam prinsip tauhid berupa: keyakinan terhadapTuhannya, keyakinan bahwa Tuhan adalah zat yang esa, keyakinan bahwa Allah memiliki sifat danperbuatan yang tiada tandingannya.
, keyakinan melalui ritual ibadah.
Makna dalam prinsip ke-Ada-anTuhan berupa: keyakinan bahwa Tuhan adalah asal manusia, keyakinan terhadap kekuasaan Tuhan,keyakinan bahwa Allah selalu bersama umat-Nya.
Makna dalam prinsip fana baqa berupa: penyatuandiri seorang insan kepada Tuhannya, perasaan rindu kepada Tuhan, dan keyakinan bahwa Tuhanadalah tujuan setiap manusia.
Makna dalam perasaan dosa berupa: perasaan pasrah seorang insankepada Tuhannya, perasaan sadar atas kesalahannya, perasaan ‘sadar diri’ atas kedudukannya.
Maknadalam perasaan takut berupa: munculnya perasaan cemas, munculnya perasaan kesepian dan takingin ditinggalkan Tuhan.
Makna dalam pengakuan terhadap kebesaran Tuhan berupa: pengakuanterhadap kebesaran Tuhan atas alam semesta dan pengakuan terhadap peran Tuhan dalam setiapkehidupan manusia.
Kata-kata kunci: religiusitas, makna,wujud, prinsip sufistik, prinsip kebatinan.

Related Results

Retorika Emha Ainun Nadjib
Retorika Emha Ainun Nadjib
The purpose of this study is to find out how the rhetoric of the figure of intellectual cultural Emha Ainun Nadjib, the method used in this study is a qualitative method with descr...
Kajian Semiotika pada Kumpulan Puisi Nyanyian Pesisir Karya Marsel Robot
Kajian Semiotika pada Kumpulan Puisi Nyanyian Pesisir Karya Marsel Robot
Kumpulan puisi Nyanyian Pesisir karya Marsel Robot merupakan objek kajian dalam artikel ini. Puisi mengekpresikan pengalaman, pengetahuan, dan perasaan ...
KARAKTERISTIK PUISI KARYA-KARYA W.S RENDRA
KARAKTERISTIK PUISI KARYA-KARYA W.S RENDRA
Puisi memiliki karakteristik yang berbeda satu sama lain, adanya sebuah karakteristik dikarenakan ada faktor pembeda. Karakteristik puisi adalah ciri khas yang terdapat didalam pui...
Poems
Poems
poems selection poems selection poems selection poems selection poems selection poems selection poems selection poems selection poems selection poems selection poems selection poem...
Materialism and Environmental Knowledge as a Mediator for Relationships between Religiosity and Ethical Consumption
Materialism and Environmental Knowledge as a Mediator for Relationships between Religiosity and Ethical Consumption
ABSTRACTOn a global and regional scale, Indonesia has one of the least environmentally sustainable economies in the Asia-Pacific region. Consumption is one of the key factors contr...
Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno
Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno
Rokhmawan,Tristan. 2011. Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas...

Back to Top