Javascript must be enabled to continue!
Perbandingan Beberapa Bahan Pengisi pada Formulasi Tablet Hisap
View through CrossRef
Abstrak. Tablet hisap adalah tablet padat yang mengandung satu atau lebih bahan obat. Biasanya tablet hisap ini memiliki rasa dan aroma yang manis sehingga dapat larut perlahan dalam mulut. Tablet hisap digunakan di banyak tempat karena beberapa keuntungannya. Rasanya enak sehingga disukai oleh pasien, bisa meningkatkan waktu obat tetap di dalam mulut, mengurangi iritasi perut, dan mudah digunakan. Tujuan: pembuatan review jurnal ini bertujuan membandingkan bahan pengisi dalam pembuatan tablet hisap dengan cara mengumpulkan artikel-artikel untuk melihat bahan pengisi yang digunakan dalam beberapa artikel. Bahan pengisi dalam tablet berfungsi untuk menyesuaikan ukuran dan berat tablet, memudahkan proses pembuatan tablet, serta meningkatkan kualitas tablet secara keseluruhan. Fungsi utama bahan pengisi adalah untuk memberikan volume pada tablet, sehingga proses pembuatan tablet hisap menjadi lebih mudah. Selain itu, bahan pengisi juga berperan dalam menentukan sifat fisik tablet seperti kekerasan, kerapuhan, waktu disolusi, dan rasa dari tablet. Metode yang dilakukan untuk membandingkan bahan pengisi yang digunakan adalah dengan mengumpulkan sumber literatur untuk dilakukan pengkajian. Hasil penelitian mengatakan bahan pengisi seperti laktosa, sukrosa, Avicel Ph 101 dan Avicel 102, dan Amilum Manihot sering digunakan bersamaan dengan Manitol karena memiliki rasa yang manis dan dingin di mulut. Juga bertujuan untuk memastikan hasil mutu tablet yang baik.
Abstract. Lozenges are solid dosage forms containing one or more medicinal agents. They are typically sweet-tasting and flavored, designed to dissolve slowly in the mouth. Lozenges are widely used due to several advantages. They are palatable to patients, can prolong drug contact time in the oral cavity, reduce stomach irritation, and are easy to administer. Objective: The purpose of this literature review is to compare the excipients used in the manufacture of lozenges by collecting articles to identify the excipients used in various formulations. Excipients in tablets serve to adjust the size and weight of the tablet, facilitate the tablet-making process, and improve the overall quality of the tablet. The primary function of excipients is to provide bulk to the tablet, making the lozenge manufacturing process easier. Additionally, excipients play a role in determining the physical properties of the tablet such as hardness, friability, dissolution time, and taste. The method used to compare the excipients was by collecting and reviewing relevant literature. The results of the literature review indicated that excipients such as lactose, sucrose, Avicel PH 101 and Avicel 102, and manioc starch are often used in combination with mannitol due to their sweet taste and cooling sensation in the mouth. This combination aims to ensure the production of high-quality lozenges.
Universitas Islam Bandung (Unisba)
Title: Perbandingan Beberapa Bahan Pengisi pada Formulasi Tablet Hisap
Description:
Abstrak.
Tablet hisap adalah tablet padat yang mengandung satu atau lebih bahan obat.
Biasanya tablet hisap ini memiliki rasa dan aroma yang manis sehingga dapat larut perlahan dalam mulut.
Tablet hisap digunakan di banyak tempat karena beberapa keuntungannya.
Rasanya enak sehingga disukai oleh pasien, bisa meningkatkan waktu obat tetap di dalam mulut, mengurangi iritasi perut, dan mudah digunakan.
Tujuan: pembuatan review jurnal ini bertujuan membandingkan bahan pengisi dalam pembuatan tablet hisap dengan cara mengumpulkan artikel-artikel untuk melihat bahan pengisi yang digunakan dalam beberapa artikel.
Bahan pengisi dalam tablet berfungsi untuk menyesuaikan ukuran dan berat tablet, memudahkan proses pembuatan tablet, serta meningkatkan kualitas tablet secara keseluruhan.
Fungsi utama bahan pengisi adalah untuk memberikan volume pada tablet, sehingga proses pembuatan tablet hisap menjadi lebih mudah.
Selain itu, bahan pengisi juga berperan dalam menentukan sifat fisik tablet seperti kekerasan, kerapuhan, waktu disolusi, dan rasa dari tablet.
Metode yang dilakukan untuk membandingkan bahan pengisi yang digunakan adalah dengan mengumpulkan sumber literatur untuk dilakukan pengkajian.
Hasil penelitian mengatakan bahan pengisi seperti laktosa, sukrosa, Avicel Ph 101 dan Avicel 102, dan Amilum Manihot sering digunakan bersamaan dengan Manitol karena memiliki rasa yang manis dan dingin di mulut.
Juga bertujuan untuk memastikan hasil mutu tablet yang baik.
Abstract.
Lozenges are solid dosage forms containing one or more medicinal agents.
They are typically sweet-tasting and flavored, designed to dissolve slowly in the mouth.
Lozenges are widely used due to several advantages.
They are palatable to patients, can prolong drug contact time in the oral cavity, reduce stomach irritation, and are easy to administer.
Objective: The purpose of this literature review is to compare the excipients used in the manufacture of lozenges by collecting articles to identify the excipients used in various formulations.
Excipients in tablets serve to adjust the size and weight of the tablet, facilitate the tablet-making process, and improve the overall quality of the tablet.
The primary function of excipients is to provide bulk to the tablet, making the lozenge manufacturing process easier.
Additionally, excipients play a role in determining the physical properties of the tablet such as hardness, friability, dissolution time, and taste.
The method used to compare the excipients was by collecting and reviewing relevant literature.
The results of the literature review indicated that excipients such as lactose, sucrose, Avicel PH 101 and Avicel 102, and manioc starch are often used in combination with mannitol due to their sweet taste and cooling sensation in the mouth.
This combination aims to ensure the production of high-quality lozenges.
Related Results
Review Artikel: Pengaruh Variasi Konsentrasi bahan Pengikat Pada Formulasi Sediaan Tablet Hisap Antibakteri dari bahan Alam Terhadap Sifat Fisik Sediaan
Review Artikel: Pengaruh Variasi Konsentrasi bahan Pengikat Pada Formulasi Sediaan Tablet Hisap Antibakteri dari bahan Alam Terhadap Sifat Fisik Sediaan
Kesehatan rongga mulut memegang peranan penting, baik kualitas hidup maupun status gizi masyarakat. Pada Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Republik Indonesia Tahun 2018, berbagai p...
FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN TABLET HISAP DARI SARI JAGUNG (Zea mays L.) DENGAN JENIS PENGIKAT GOM ARAB DAN PUTIH TELUR
FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN TABLET HISAP DARI SARI JAGUNG (Zea mays L.) DENGAN JENIS PENGIKAT GOM ARAB DAN PUTIH TELUR
Jagung mengandung energi, protein, lemak, karbohidrat, kalsium, fosfor, zat besi, vitamin A, vitamin B, dan vitamin C. Tablet hisap adalah sediaan padat yang mengandung satu atau l...
Formulasi Dan Evaluasi Tablet Hisap Dari Ekstrak Tanaman: Review Artikel
Formulasi Dan Evaluasi Tablet Hisap Dari Ekstrak Tanaman: Review Artikel
Dalam bentuk sediaan padat, tablet hisap didesain untuk terdegradasi secara perlahan di mulut sehingga mampu memberikan efek terapi secara lokal maupun sistemik. Keistimewaannya me...
PENGARUH BAHAN PENGISI BATU KARANG TERHADAP KARAKTERISTIK MARSHALL CAMPURAN BETON ASPAL LAPIS AUS ASBUTON
PENGARUH BAHAN PENGISI BATU KARANG TERHADAP KARAKTERISTIK MARSHALL CAMPURAN BETON ASPAL LAPIS AUS ASBUTON
Abstract
Mountain coral found in Taeno Village, Ambon, is available in abundance and has the potential to be used as a filler for asphalt concrete mixtures. This research aims ...
REVIEW ARTIKEL: PENGARUH PENAMBAHAN KONSENTRASI MALTODEXTRIN TERHADAP KARAKTERISTIK FISIK SEDIAAN TABLET
REVIEW ARTIKEL: PENGARUH PENAMBAHAN KONSENTRASI MALTODEXTRIN TERHADAP KARAKTERISTIK FISIK SEDIAAN TABLET
Sediaan Tablet merupakan sediaan paling dikenal sebagai sediaan takaran tunggal yang dikempa cetak sehingga padat dan berbentuk tabung pipih atau sirkuler dengan permukaan rata ata...
PERBANDINGAN KINERJA SISTEM RANGKA BETON BERTULANG DENGAN DINDING DAN TANPA DINDING PENGISI BERDASARKAN ASCE 41-17
PERBANDINGAN KINERJA SISTEM RANGKA BETON BERTULANG DENGAN DINDING DAN TANPA DINDING PENGISI BERDASARKAN ASCE 41-17
Dinding pengisi pada struktur rangka beton bertulang umumnya dianggap sebagai elemen non-struktural, sehingga sering diabaikan dalam perencanaan. Namun, keberadaannya memberikan ko...
Masalah dan Pengembangan Formulasi Obat untuk Bentuk Dosis Anak-Anak
Masalah dan Pengembangan Formulasi Obat untuk Bentuk Dosis Anak-Anak
Obat sering digunakan masyarakat sehari-hari, termasuk oleh anak-anak. Ada berbagai alasan untuk formulasi obat menjadi bentuk sediaan yang sesuai, contohnya untuk pengukuran dosis...
KARAKTERISTIK ARANG KARBON DARI LIMBAH SERBUK KAYU DENGAN VARIASI LAJU PEMANASAN DAN LAJU HISAP GAS SEBAGAI ADSORBEN DENGAN PIROLISIS TWIN RETORT
KARAKTERISTIK ARANG KARBON DARI LIMBAH SERBUK KAYU DENGAN VARIASI LAJU PEMANASAN DAN LAJU HISAP GAS SEBAGAI ADSORBEN DENGAN PIROLISIS TWIN RETORT
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik karbon arang briket serbuk kayu sebagai bahan karbon aktif untuk adsorben melalui proses pirolisis dengan variasi laju p...

