Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN TABLET HISAP DARI SARI JAGUNG (Zea mays L.) DENGAN JENIS PENGIKAT GOM ARAB DAN PUTIH TELUR

View through CrossRef
Jagung mengandung energi, protein, lemak, karbohidrat, kalsium, fosfor, zat besi, vitamin A, vitamin B, dan vitamin C. Tablet hisap adalah sediaan padat yang mengandung satu atau lebih bahan obat, pada umumnya memiliki aroma dan rasa manis, yang dapat membuat tablet  hancur perlahan dalam mulut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui formulasi tablet hisap jagung (Zea mays L.) dengan varian gom arab dan putih telur dengan konsentrasi yang berbeda sebagai bahan pengikat dapat memenuhi persyaratan uji evaluasi granul dan tablet hisap. Penelitian ini meliputi skrining fitokimia sari jagung yang menggunakan metode granulasi basah. Hasil dari skrining fitokimia sari jagung diketahui mengandung flavonoid, alkaloid, glikosida, saponin dan triterpenoid. Hasil pemeriksaan evaluasi granul pada uji waktu alir keempat formulasi memenuhi syarat yaitu <10 detik. Uji sudut diam keempat formulasi memenuhi syarat yang baik 25°- 45°. Uji kompresibilitas keempat formulasi memenuhi syarat <20 %. Uji kadar air keempat formulasi memenuhi syarat <5 %. Hasil pemeriksaan evaluasi sediaan tablet hisap pada uji penampilan keempat formulasi ini yaitu berbentuk bulat, rasa agak manis, tidak berbau, dan warna putih. Uji keseragaman bobot F2 dan F4 memenuhi syarat yaitu tidak lebih dari dua tablet yang menyimpang lebih besar 5% dan tidak ada satupun tablet yang menyimpang lebih besar dari 10% sedangkan F1 dan F3 tidak memenuhi syarat. Uji keseragaman ukuran  keempat formulasi masih memenuhi syarat diameter 13 mm dan ketebalan 3 mm. Uji kekerasan F1, F2 memenuhi syarat, sedangkan F3, F4 tidak memenuhi syarat yaitu 4-8 kg. Uji kerapuhan F1, F2 memenuhi syarat dan F3, F4 tidak memenuhi syarat yaitu <1%. Uji waktu hancur keempat formulasi memenuhi syarat < 30 menit.
Title: FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN TABLET HISAP DARI SARI JAGUNG (Zea mays L.) DENGAN JENIS PENGIKAT GOM ARAB DAN PUTIH TELUR
Description:
Jagung mengandung energi, protein, lemak, karbohidrat, kalsium, fosfor, zat besi, vitamin A, vitamin B, dan vitamin C.
Tablet hisap adalah sediaan padat yang mengandung satu atau lebih bahan obat, pada umumnya memiliki aroma dan rasa manis, yang dapat membuat tablet  hancur perlahan dalam mulut.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui formulasi tablet hisap jagung (Zea mays L.
) dengan varian gom arab dan putih telur dengan konsentrasi yang berbeda sebagai bahan pengikat dapat memenuhi persyaratan uji evaluasi granul dan tablet hisap.
Penelitian ini meliputi skrining fitokimia sari jagung yang menggunakan metode granulasi basah.
Hasil dari skrining fitokimia sari jagung diketahui mengandung flavonoid, alkaloid, glikosida, saponin dan triterpenoid.
Hasil pemeriksaan evaluasi granul pada uji waktu alir keempat formulasi memenuhi syarat yaitu <10 detik.
Uji sudut diam keempat formulasi memenuhi syarat yang baik 25°- 45°.
Uji kompresibilitas keempat formulasi memenuhi syarat <20 %.
Uji kadar air keempat formulasi memenuhi syarat <5 %.
Hasil pemeriksaan evaluasi sediaan tablet hisap pada uji penampilan keempat formulasi ini yaitu berbentuk bulat, rasa agak manis, tidak berbau, dan warna putih.
Uji keseragaman bobot F2 dan F4 memenuhi syarat yaitu tidak lebih dari dua tablet yang menyimpang lebih besar 5% dan tidak ada satupun tablet yang menyimpang lebih besar dari 10% sedangkan F1 dan F3 tidak memenuhi syarat.
Uji keseragaman ukuran  keempat formulasi masih memenuhi syarat diameter 13 mm dan ketebalan 3 mm.
Uji kekerasan F1, F2 memenuhi syarat, sedangkan F3, F4 tidak memenuhi syarat yaitu 4-8 kg.
Uji kerapuhan F1, F2 memenuhi syarat dan F3, F4 tidak memenuhi syarat yaitu <1%.
Uji waktu hancur keempat formulasi memenuhi syarat < 30 menit.

Related Results

Formulasi Dan Evaluasi Tablet Hisap Dari Ekstrak Tanaman: Review Artikel
Formulasi Dan Evaluasi Tablet Hisap Dari Ekstrak Tanaman: Review Artikel
Dalam bentuk sediaan padat, tablet hisap didesain untuk terdegradasi secara perlahan di mulut sehingga mampu memberikan efek terapi secara lokal maupun sistemik. Keistimewaannya me...
Perbandingan Beberapa Bahan Pengisi pada Formulasi Tablet Hisap
Perbandingan Beberapa Bahan Pengisi pada Formulasi Tablet Hisap
Abstrak. Tablet hisap adalah tablet padat yang mengandung satu atau lebih bahan obat. Biasanya tablet hisap ini memiliki rasa dan aroma yang manis sehingga dapat larut perlahan dal...
Tingkat Penerimaan Konsumen terhadap Ukuran Telur Ayam Ketarras yang dianggap sebagai Telur Ayam Kampng serta Uji Rasa dan Bau
Tingkat Penerimaan Konsumen terhadap Ukuran Telur Ayam Ketarras yang dianggap sebagai Telur Ayam Kampng serta Uji Rasa dan Bau
Ayam Ketarras merupakan ayam dengan komposisi genetik 75% ayam Arab dan 25% ayam Ras petelur. Warna kerabang telur ayam Ketarras mirip dengan warna kerabang telur ayam Kampung. Nam...
PENGARUH KOSENTRASI ASAP CAIR DAN UMUR SIMPAN TERHADAP KANDUNGAN GIZI DAN pH TELUR ITIK TALANG BENIH
PENGARUH KOSENTRASI ASAP CAIR DAN UMUR SIMPAN TERHADAP KANDUNGAN GIZI DAN pH TELUR ITIK TALANG BENIH
ABSTRAKTelur merupakan salah satu bahan makanan yang hampir sempurna karena mengandung zat gizi lengkap antara lain protein, lemak, vitamin dan mineral. Telur memiliki kelemahan ya...
Potensi Antioksidan dan Tabir Surya Ekstrak dan Sediaan Krim Rambut Jagung (Zea mays L.)
Potensi Antioksidan dan Tabir Surya Ekstrak dan Sediaan Krim Rambut Jagung (Zea mays L.)
Sunlight emits electromagnetic radiation consisting of infrared, visible light, and UV radiation. High sun exposure can have an impact on skin damage. Corn silk is a waste from the...
KELAYAKAN USAHATANI JAGUNG HIBRIDA DI KABUPATEN MUNA PROVINSI SULAWESI TENGGARA
KELAYAKAN USAHATANI JAGUNG HIBRIDA DI KABUPATEN MUNA PROVINSI SULAWESI TENGGARA
<p>Feasibility Study of Hybrid Maize Farming in Muna District Southeast Sulawesi Province. Maize harvest area in 2015 in Muna District was 13,159 ha with the production by 32...

Back to Top