Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa dalam Menyelesaikan Soal berbasis Etnomatematika Tipe Multiple Solutions Task

View through CrossRef
Pentingnya kemampuan berpikir kreatif dalam pembelajaran dicanangkan pada kurikulum 2013. Salah satu tipe soal yang dapat digunakan untuk mengukur kemampuan berpikir kreatif siswa yaitu Multiple Solutions Task (MST). Soal-soal berbasis etnomatematika dapat diujicobakan karena memadukan kebudayaan lokal dengan materi matematika sehingga memotivasi dan meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa. Penelitian bertujuan mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif siswa dalam menyelesaikan soal MST yang berbasis etnomatematika. Subjek penelitian yaitu 18 siswa kelas IX A pada salah satu SMPN di Panekan. Metode pengumpulan data yaitu dokumentasi, tes tulis dan wawancara. Data dianalisis dengan teknik interaktif dari yang spesifik hingga yang umum, dan melibatkan berbagai tingkat analisis. Hasil penelitian yaitu Tingkat Kemampuan Berpikir Kreatif (TKBK) menunjukkan terdapat 8 siswa (44%) pada TKBK 0 (tidak kreatif), 7 siswa (39%) pada TKBK 2 (cukup kreatif), 2 siswa (11%) pada TKBK 3 (kreatif) dan 1 siswa (6%) pada TKBK 4 (sangat kreatif). TKBK 0 (tidak kreatif) lebih mendominasi daripada TKBK yang lain. Tingkat kemampuan berpikir kreatif siswa dalam menyelesaikan masalah Multiple Solution Task (MST) berbasis etnomatematika dalam penelitian ini belum mendapatkan hasil yang cukup baik.The importance of creative thinking skills in learning was proclaimed in the 2013 curriculum. One type of question that can be used to measure students' creative thinking skills is the Multiple Solutions Task (MST). Ethnomathematical-based questions can be tested because they combine local culture with mathematics material to motivate and improve students' creative thinking skills. This study aims to describe students' creative thinking skills in solving ethnomathematical-based MST questions. The research subjects were 18 students of class IX A at one of the SMPN in Panekan. Data collection methods are documentation, written tests, and interviews. The data are analyzed by interactive techniques from the specific to the general and involve various levels of analysis. The results on the Creative Thinking Ability Level (TKBK) showed that there were 8 students (44%) at TKBK 0 (not creative), 7 students (39%) at TKBK 2 (creative enough), 2 students (11%) at TKBK 3 (creative) and 1 student (6%) in TKBK 4 (very creative). TKBK 0 (not creative) is more dominant than the other TKBK. The level of students' creative thinking skills in solving ethnomathematical-based Multiple Solution Task (MST) problems in this study has not gotten good enough for results.
Title: Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa dalam Menyelesaikan Soal berbasis Etnomatematika Tipe Multiple Solutions Task
Description:
Pentingnya kemampuan berpikir kreatif dalam pembelajaran dicanangkan pada kurikulum 2013.
Salah satu tipe soal yang dapat digunakan untuk mengukur kemampuan berpikir kreatif siswa yaitu Multiple Solutions Task (MST).
Soal-soal berbasis etnomatematika dapat diujicobakan karena memadukan kebudayaan lokal dengan materi matematika sehingga memotivasi dan meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa.
Penelitian bertujuan mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif siswa dalam menyelesaikan soal MST yang berbasis etnomatematika.
Subjek penelitian yaitu 18 siswa kelas IX A pada salah satu SMPN di Panekan.
Metode pengumpulan data yaitu dokumentasi, tes tulis dan wawancara.
Data dianalisis dengan teknik interaktif dari yang spesifik hingga yang umum, dan melibatkan berbagai tingkat analisis.
Hasil penelitian yaitu Tingkat Kemampuan Berpikir Kreatif (TKBK) menunjukkan terdapat 8 siswa (44%) pada TKBK 0 (tidak kreatif), 7 siswa (39%) pada TKBK 2 (cukup kreatif), 2 siswa (11%) pada TKBK 3 (kreatif) dan 1 siswa (6%) pada TKBK 4 (sangat kreatif).
TKBK 0 (tidak kreatif) lebih mendominasi daripada TKBK yang lain.
Tingkat kemampuan berpikir kreatif siswa dalam menyelesaikan masalah Multiple Solution Task (MST) berbasis etnomatematika dalam penelitian ini belum mendapatkan hasil yang cukup baik.
The importance of creative thinking skills in learning was proclaimed in the 2013 curriculum.
One type of question that can be used to measure students' creative thinking skills is the Multiple Solutions Task (MST).
Ethnomathematical-based questions can be tested because they combine local culture with mathematics material to motivate and improve students' creative thinking skills.
This study aims to describe students' creative thinking skills in solving ethnomathematical-based MST questions.
The research subjects were 18 students of class IX A at one of the SMPN in Panekan.
Data collection methods are documentation, written tests, and interviews.
The data are analyzed by interactive techniques from the specific to the general and involve various levels of analysis.
The results on the Creative Thinking Ability Level (TKBK) showed that there were 8 students (44%) at TKBK 0 (not creative), 7 students (39%) at TKBK 2 (creative enough), 2 students (11%) at TKBK 3 (creative) and 1 student (6%) in TKBK 4 (very creative).
TKBK 0 (not creative) is more dominant than the other TKBK.
The level of students' creative thinking skills in solving ethnomathematical-based Multiple Solution Task (MST) problems in this study has not gotten good enough for results.

Related Results

Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa dalam Menyelesaikan Soal berbasis Etnomatematika Tipe Multiple Solutions Task
Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa dalam Menyelesaikan Soal berbasis Etnomatematika Tipe Multiple Solutions Task
Pentingnya kemampuan berpikir kreatif dalam pembelajaran dicanangkan pada kurikulum 2013. Salah satu tipe soal yang dapat digunakan untuk mengukur kemampuan berpikir kreatif siswa ...
KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA SMP DALAM MENYELESAIKAN MASALAH OPEN ENDED MENGGUNAKAN MODEL JUCAMA
KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA SMP DALAM MENYELESAIKAN MASALAH OPEN ENDED MENGGUNAKAN MODEL JUCAMA
Perkembangan teknologi dan informasi pada saat ini tidak dapat dipungkiri merupakan buah dari kemampuan berpikir kreatif individu. Kemampuan berpikir kreatif individu didorong kein...
Evaluasi Pendidikan: Analisis Kualitas Tes Sumatif di SMP Modern Al Rifa Ie Malang
Evaluasi Pendidikan: Analisis Kualitas Tes Sumatif di SMP Modern Al Rifa Ie Malang
Artikel ini bertujuan untuk menganalisis kualitas butir soal Sumatif Akhir Semester Genap Mata Pelajaran PAI kelas VIII SMP Modern Al Rifa Ie Malang Tahun Pelajaran 2023/2024. Pene...
Analisis Kesulitan Level Kognitif pada Evaluasi Sumatif Mata Pelajaran Sains di Sekolah Dasar
Analisis Kesulitan Level Kognitif pada Evaluasi Sumatif Mata Pelajaran Sains di Sekolah Dasar
Kurikulum 2013 menuntut siswa berfikir kritis dengan cara mengembangkan soal HOTS, namun masih terlihat sekolah menyelesaikan penilaian hanya berupa sekumpulan tes sementara dalam ...
Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa pada Materi Logaritma
Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa pada Materi Logaritma
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan berpikir kreatif siswa pada materi logaritma dan metode dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik penga...
Analisis Soal – Soal Tipe HOTS Tingkat SMP untuk Mendukung Kemampuan Penalaran Matematis Siswa
Analisis Soal – Soal Tipe HOTS Tingkat SMP untuk Mendukung Kemampuan Penalaran Matematis Siswa
Kemampuan penalaran matematika siswa adalah kemampuan seseorang berpikir logis dengan menggunakan logika untuk menghasilkan suatu kesimpulan. Kemampuan penalaran dapat dikatakan me...
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MASALAH ETNOMATEMATIKA
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MASALAH ETNOMATEMATIKA
Etnomatematika mengaitkan konsep matematika dengan budaya lokal, membantu siswa belajar dari konteks budaya mereka dan meningkatkan pemahaman matematika. Siswa sering kesulitan men...
ANALISIS SOAL BERBASIS KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI PADA MATERI LINGKARAN
ANALISIS SOAL BERBASIS KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI PADA MATERI LINGKARAN
Penggunaan soal yang mendorong kemampuan berpikir tingkat tinggi sangat penting dalam pendidikan karena dapat meningkatkan pola pikir, pemahaman masalah, serta kemampuan menyelesai...

Back to Top