Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

GAMBARAN SUBJECTIVE WELL-BEING PADA PEREMPUAN DIFABEL

View through CrossRef
Perempuan difabel adalah pihak yang memiliki kerentanan ganda dikarenakan kondisi disabilitasnya serta kerentanan mendapat diskriminasi karena dia seorang perempuan Hal diatas menjadi suatu rintangan dan hambatan bagi kaum difabel untuk melakukan aktifitas secara layak atau normal. Gangguan fisik yang dimiliki kaum difabel akan berdampak pada kepuasan hidup serta afek yang dirasakan individu selama hidupnya. Kualitas hidup seseorang dapat dilihat melalui subjective well-being (kesejahteraan subjektif). Subjective well-being merupakan evaluasi kognitif dan afektif seseorang tentang kehidupannya. Kajian ini bertujuan mengeksplorasi gambaran subjective well-being pada perempuan difabel dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Melihat kurangnya penelitian tentang subjective well-being pada perempuan difabel diharapkan kajian ini juga memberikan informasi pendukung tentang subjective well-being kepada pengelola kebijakan dalam membuat pengembangan potensi difabel serta membentuk lingkungan yang ramah difabel. Metode yang digunakan yakni kajian pustaka. Berdasarkan kajian tersebut ditemukan faktor-faktor yang mempengaruhi subjective well-being pada perempuan difabel adalah penerimaan diri individu, penerimaan orang lain, pengungkapan diri, penilaian diri, keyakinan diri, kepedulian lingkungan, dukungan sosial, hubungan sosial dan faktor demografi seperti usia dan lama waktu sekolah.
Title: GAMBARAN SUBJECTIVE WELL-BEING PADA PEREMPUAN DIFABEL
Description:
Perempuan difabel adalah pihak yang memiliki kerentanan ganda dikarenakan kondisi disabilitasnya serta kerentanan mendapat diskriminasi karena dia seorang perempuan Hal diatas menjadi suatu rintangan dan hambatan bagi kaum difabel untuk melakukan aktifitas secara layak atau normal.
Gangguan fisik yang dimiliki kaum difabel akan berdampak pada kepuasan hidup serta afek yang dirasakan individu selama hidupnya.
Kualitas hidup seseorang dapat dilihat melalui subjective well-being (kesejahteraan subjektif).
Subjective well-being merupakan evaluasi kognitif dan afektif seseorang tentang kehidupannya.
Kajian ini bertujuan mengeksplorasi gambaran subjective well-being pada perempuan difabel dan faktor-faktor yang mempengaruhinya.
Melihat kurangnya penelitian tentang subjective well-being pada perempuan difabel diharapkan kajian ini juga memberikan informasi pendukung tentang subjective well-being kepada pengelola kebijakan dalam membuat pengembangan potensi difabel serta membentuk lingkungan yang ramah difabel.
Metode yang digunakan yakni kajian pustaka.
Berdasarkan kajian tersebut ditemukan faktor-faktor yang mempengaruhi subjective well-being pada perempuan difabel adalah penerimaan diri individu, penerimaan orang lain, pengungkapan diri, penilaian diri, keyakinan diri, kepedulian lingkungan, dukungan sosial, hubungan sosial dan faktor demografi seperti usia dan lama waktu sekolah.

Related Results

Difabel Merajut Asa Berdaya: Pendekatan Strategis Pemberdayaan Difabel oleh Yayasan Pensil Waja Banua Kota Banjarmasin
Difabel Merajut Asa Berdaya: Pendekatan Strategis Pemberdayaan Difabel oleh Yayasan Pensil Waja Banua Kota Banjarmasin
Yayasan Pensil Waja Banua merupakan sebuah lembaga yang menjalankan program pemberdayaan bagi kaum difabel di Kota Banjarmasin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendekat...
TANTANGAN PEMILIH DIFABEL DALAM PELAKSANAAN PEMILIHAN SERENTAK 2020 DI TENGAH PANDEMI COVID-19
TANTANGAN PEMILIH DIFABEL DALAM PELAKSANAAN PEMILIHAN SERENTAK 2020 DI TENGAH PANDEMI COVID-19
Penelitian ini membahas tantangan pemilihan inklusif bagi pemilih difabel pada Pemilihan Serentak tahun 2020 di tengah pandemi COVID-19, studi kasus di Daerah Istimewa Yogyakarta. ...
Difa City Tour dan Pemenuhan Kebutuhan Wisata Difabel
Difa City Tour dan Pemenuhan Kebutuhan Wisata Difabel
Various sectors seem to ignore the existence of persons with disabilities, including the tourism industry. The majority of tourist destinations have not provided accessible facilit...
Manajemen Dakwah Masjid Trans Studio Bandung dalam Mengakomodasi Jamaah Difabel
Manajemen Dakwah Masjid Trans Studio Bandung dalam Mengakomodasi Jamaah Difabel
Abstract. As the center of Islamic da’wah, mosques must have adequate services and facilities for disabled worshipers. Every Muslim, regardless of their physical condition, has the...
POLA ASUH ORANG TUA DIFABEL TERHADAP ANAK YANG NORMAL
POLA ASUH ORANG TUA DIFABEL TERHADAP ANAK YANG NORMAL
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keberadaan orang tua difabel ditengah perannya dalam menerapkan pola asuh terhadap anak yang normal. Keterbatasan yang dimiliki orang tua difab...
Pengembangan Digital Game sebagai Sarana Pembelajaran Matematika untuk Difabel
Pengembangan Digital Game sebagai Sarana Pembelajaran Matematika untuk Difabel
Abstract—People with disabilities are highly capable human resources as long as proper education are given to them. However, number of researches for disabled people’s education is...

Back to Top