Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengelolaan Demam dan Penggunaan Antipiretik oleh Pengemudi Ojek Online

View through CrossRef
Demam menjadi keluhan kesehatan yang paling sering dialami oleh masyarakat. Masyarakat juga sudah lazim menggunakan antipiretik sebagai upaya mengatasi demam. Pengemudi Ojek Online menjadi kelompok masyarakat yang berpotensi terkena demam cukup tinggi akibat seringnya berkegiatan di luar ruangan. Oleh karena itu, pengelolaan demam yang baik penting untuk dilakukan. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi pengelolaan demam dan penggunaan antipiretik pada pengemudi ojek online. Penelitian cross-sectional ini dilakukan dengan metode survei. Responden dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 46% pengemudi ojek online pernah mengalami demam dengan durasi > 24 jam. Mayoritas (74%) pengemudi online tidak pernah menggunakan termometer untuk mengukur suhu tubuhnya. Sebanyak 63% pengemudi ojek online memutuskan untuk tidak bekerja ketika demam. Sebagian besar responden (93%) telah menerapkan cara mengkonsumsi obat dengan tepat dan lebih dari separuh (72,3%) mengaku tidak khawatir terhadap efek samping penggunaan antipiretik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa mayoritas responden  pernah mengalami demam dan menggunakan antipiretik dengan tepat untuk mengatasi demam, namun masih terdapat hal-hal yang perlu diperbaiki agar pengelolaan demam semakin aman.
Title: Pengelolaan Demam dan Penggunaan Antipiretik oleh Pengemudi Ojek Online
Description:
Demam menjadi keluhan kesehatan yang paling sering dialami oleh masyarakat.
Masyarakat juga sudah lazim menggunakan antipiretik sebagai upaya mengatasi demam.
Pengemudi Ojek Online menjadi kelompok masyarakat yang berpotensi terkena demam cukup tinggi akibat seringnya berkegiatan di luar ruangan.
Oleh karena itu, pengelolaan demam yang baik penting untuk dilakukan.
Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi pengelolaan demam dan penggunaan antipiretik pada pengemudi ojek online.
Penelitian cross-sectional ini dilakukan dengan metode survei.
Responden dipilih menggunakan teknik accidental sampling.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 46% pengemudi ojek online pernah mengalami demam dengan durasi > 24 jam.
Mayoritas (74%) pengemudi online tidak pernah menggunakan termometer untuk mengukur suhu tubuhnya.
Sebanyak 63% pengemudi ojek online memutuskan untuk tidak bekerja ketika demam.
Sebagian besar responden (93%) telah menerapkan cara mengkonsumsi obat dengan tepat dan lebih dari separuh (72,3%) mengaku tidak khawatir terhadap efek samping penggunaan antipiretik.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa mayoritas responden  pernah mengalami demam dan menggunakan antipiretik dengan tepat untuk mengatasi demam, namun masih terdapat hal-hal yang perlu diperbaiki agar pengelolaan demam semakin aman.

Related Results

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelelahan Kerja Pada Pengendara Ojek Online Di Jakarta Timur Tahun 2018
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelelahan Kerja Pada Pengendara Ojek Online Di Jakarta Timur Tahun 2018
Ojek adalah salah satu moda transportasi kendaraan bermotor andalan untuk banyak masyarakat di Indonesia. Kemampuan moda transportasi ini yang lebih dinamis membuatnya banyak digem...
Kelainan Hati akibat Penggunaan Antipiretik
Kelainan Hati akibat Penggunaan Antipiretik
Abstrak Demam menyebabkan penderitaan pada anak dan kecemasan pada orangtua. Demam terjadi pada hampir sebagian besar anak setiap tahunnya. Antipiretik yang paling sering digunakan...
Korelasi Iklan Obat Demam di Televisi Terhadap Pemilihan Obat pada Swamedikasi
Korelasi Iklan Obat Demam di Televisi Terhadap Pemilihan Obat pada Swamedikasi
Swamedikasi dilakukan masyarakat untuk mengobati penyakit yang dapat dikenali sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh iklan obat demam di televisi terhadap pemi...
Telaah Regulasi Ojek Online di Indonesia dalam Perspektif Filsafat Fenomenologi Hukum
Telaah Regulasi Ojek Online di Indonesia dalam Perspektif Filsafat Fenomenologi Hukum
Abstrak Moda transportasi umum mengalami perkembangan teknologi yang cukup memudahkan akses bagi para calon penumpangnya. Perubahan dan perkembangan moda transportasi dari yang se...
Peran Teknologi Terhadap Transformasi Sosial Dari Ojek Konvensional Ke Ojek Online
Peran Teknologi Terhadap Transformasi Sosial Dari Ojek Konvensional Ke Ojek Online
The development of technology has progressed rapidly in Indonesia, especially with the shift from conventional ojek to online ojek. Online ojek now comes to facilitate the public i...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
POLA PEMANFAATAN RUANG KORIDOR JALAN OLEH OJEK ONLINE (Studi kasus: Depan Kampus I UIN Syarif Hidayatullah, Ciputat, Tangerang Selatan)
POLA PEMANFAATAN RUANG KORIDOR JALAN OLEH OJEK ONLINE (Studi kasus: Depan Kampus I UIN Syarif Hidayatullah, Ciputat, Tangerang Selatan)
Perkembangan teknologi membuat kehidupan manusia semakin mudah, termasuk juga dalam hal transportasi. Transportasi berbasis online, meskipun menjadi pilihan bagi masyarakat namun b...
Perlindungan Hukum Pengemudi Daring sebagai Korban Tindak Pidana dalam Perspektif Hukum Positif Indonesia
Perlindungan Hukum Pengemudi Daring sebagai Korban Tindak Pidana dalam Perspektif Hukum Positif Indonesia
Pengemudi transportasi daring kini menjadi bagian integral dalam mobilitas masyarakat urban. Masyarakat lebih banyak memilih transportasi online dikarenakan dapat diakses dimanapun...

Back to Top