Javascript must be enabled to continue!
Penerapan Arsitektur Hijau dalam Desain Indoor Waterpark di Kota Makassar
View through CrossRef
Abstrak Indonesia merupakan sebuah negara yang terdiri dari destinasi wisata yang banyak. Hal ini terbukti, karena sektor pariwisata merupakan penyumbang pendapatan devisa negara yang sangat penting. Hal di atas tentunya dicapai berkat pilihan destinasi wisata di Indonesia yang sangat beragam, mulai wisata alam, wisata sejarah dan budaya, wisata belanja, wisata keagamaan serta yang banyak berkembang akhir-akhir ini yaitu wisata taman bertema atau sering disebut Theme Park. Perkembangan taman bertema di Indonesia sebenarnya sudah dimulai pada tahun 1966, yang diawali oleh diresmikannya Taman Impian Jaya Ancol, taman bermain yang wahana permainannya berlokasi di luar ruangan (outdoor). Khusus di Sulawesi Selatan sendiri, perkembangan taman bertema sudah ada di beberapa tempat, seperti Gowa Discovery Park di Kabupaten Gowa, Bugis Water Park di Antang, serta Trans Studio Mall di Kawasan Tanjung Bunga,Makassar, namun untuk taman bertema yang berlokasi indoor, hanya Trans Studio Makassar yang wahananya terletak di dalam ruangan, untuk taman bertema air atau sering disebut indoor waterpark belum ada di Makassar bahkan di Indonesia. Kehadiran indoor waterpark di Makassar akan menambah tujuan destinasi wisata yang baru di Makassar bahkan di Indonesia, serta dapat memberikan nuansa baru bagi para wisatawan lokal tentang suasana indoor waterpark sehingga dapat meningkatkan laju perekonomian di Makassar. Perancangan bangunan waterpark indoor ini menerapkan konsep arsitektur hijau, yang mana terfokus pada upaya meminimalisir penggunaan energi baru, dalam hal ini ditekankan kepada pengolahan air bekas pakai.Kata Kunci : Arsitektur Hijau; Indoor Waterpark; Wisata Abstract Indonesia is a country that consists of many tourist destinations. This is proven because the tourism sector is a very important contributor to foreign exchange earnings. The above is certainly achieved thanks to a very diverse choice of tourist destinations in Indonesia, from natural tourism, historical and cultural tourism, shopping tours, religious tourism and what has been developing recently, namely theme park tours or often called Theme Park The development of theme parks in Indonesia actually started in 1966, which was initiated by the inauguration of Taman Impian Jaya Ancol, a theme park whose game rides are located outdoors (outdoor). Particularly in South Sulawesi itself, the development of theme parks already exists in several places, such as Gowa Discovery Park in Gowa Regency, Bugis Water Park in Antang, and Trans Studio Mall in the Tanjung Bunga Area, Makassar, but for indoor theme parks, only Trans The Makassar Studio, which is located indoors, for a water theme park or often called an indoor waterpark, does not exist in Makassar, even in Indonesia. The presence of an indoor waterpark in Makassar will add new tourist destinations in Makassar and even in Indonesia and can provide new nuances for local tourists about the indoor waterpark atmosphere so that it can increase the pace of the economy in Makassar. The design of this indoor waterpark building is directed at the concept of green architecture, which is focused on efforts to minimize the use of new energy, in this case, the emphasis is on used water treatment.Keywords: Green Architecture; Indoor Water Park; Tour
Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
Title: Penerapan Arsitektur Hijau dalam Desain Indoor Waterpark di Kota Makassar
Description:
Abstrak Indonesia merupakan sebuah negara yang terdiri dari destinasi wisata yang banyak.
Hal ini terbukti, karena sektor pariwisata merupakan penyumbang pendapatan devisa negara yang sangat penting.
Hal di atas tentunya dicapai berkat pilihan destinasi wisata di Indonesia yang sangat beragam, mulai wisata alam, wisata sejarah dan budaya, wisata belanja, wisata keagamaan serta yang banyak berkembang akhir-akhir ini yaitu wisata taman bertema atau sering disebut Theme Park.
Perkembangan taman bertema di Indonesia sebenarnya sudah dimulai pada tahun 1966, yang diawali oleh diresmikannya Taman Impian Jaya Ancol, taman bermain yang wahana permainannya berlokasi di luar ruangan (outdoor).
Khusus di Sulawesi Selatan sendiri, perkembangan taman bertema sudah ada di beberapa tempat, seperti Gowa Discovery Park di Kabupaten Gowa, Bugis Water Park di Antang, serta Trans Studio Mall di Kawasan Tanjung Bunga,Makassar, namun untuk taman bertema yang berlokasi indoor, hanya Trans Studio Makassar yang wahananya terletak di dalam ruangan, untuk taman bertema air atau sering disebut indoor waterpark belum ada di Makassar bahkan di Indonesia.
Kehadiran indoor waterpark di Makassar akan menambah tujuan destinasi wisata yang baru di Makassar bahkan di Indonesia, serta dapat memberikan nuansa baru bagi para wisatawan lokal tentang suasana indoor waterpark sehingga dapat meningkatkan laju perekonomian di Makassar.
Perancangan bangunan waterpark indoor ini menerapkan konsep arsitektur hijau, yang mana terfokus pada upaya meminimalisir penggunaan energi baru, dalam hal ini ditekankan kepada pengolahan air bekas pakai.
Kata Kunci : Arsitektur Hijau; Indoor Waterpark; Wisata Abstract Indonesia is a country that consists of many tourist destinations.
This is proven because the tourism sector is a very important contributor to foreign exchange earnings.
The above is certainly achieved thanks to a very diverse choice of tourist destinations in Indonesia, from natural tourism, historical and cultural tourism, shopping tours, religious tourism and what has been developing recently, namely theme park tours or often called Theme Park The development of theme parks in Indonesia actually started in 1966, which was initiated by the inauguration of Taman Impian Jaya Ancol, a theme park whose game rides are located outdoors (outdoor).
Particularly in South Sulawesi itself, the development of theme parks already exists in several places, such as Gowa Discovery Park in Gowa Regency, Bugis Water Park in Antang, and Trans Studio Mall in the Tanjung Bunga Area, Makassar, but for indoor theme parks, only Trans The Makassar Studio, which is located indoors, for a water theme park or often called an indoor waterpark, does not exist in Makassar, even in Indonesia.
The presence of an indoor waterpark in Makassar will add new tourist destinations in Makassar and even in Indonesia and can provide new nuances for local tourists about the indoor waterpark atmosphere so that it can increase the pace of the economy in Makassar.
The design of this indoor waterpark building is directed at the concept of green architecture, which is focused on efforts to minimize the use of new energy, in this case, the emphasis is on used water treatment.
Keywords: Green Architecture; Indoor Water Park; Tour.
Related Results
KAJIAN KONSEP ARSITEKTUR EKOLOGI PADA KAWASAN HOTEL ALAM ASRI RESORT
KAJIAN KONSEP ARSITEKTUR EKOLOGI PADA KAWASAN HOTEL ALAM ASRI RESORT
Kawasan Resort merupakan tempat rekreasi yang dituju oleh masyarakat kota. Pesatnya perkembangan kota mempunyai dampak yang besar pada daerah di sekitar kota. Daerah sekitar kota m...
STRATEGI TRANSFORMASI ARSITEKTUR PADA STUDIO AKANOMA DI PADALARANG, KABUPATEN BANDUNG BARAT
STRATEGI TRANSFORMASI ARSITEKTUR PADA STUDIO AKANOMA DI PADALARANG, KABUPATEN BANDUNG BARAT
Abstrak - Arsitektur Indonesia, seperti halnya arsitektur banyak negara dan kawasan di dunia, akhir-akhir ini mengalami berbagai perubahan karena fenomena globalisasi. Modernisasi ...
ANALISIS KECUKUPAN RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) KOTA LANGSA MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS
ANALISIS KECUKUPAN RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) KOTA LANGSA MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS
Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi kondisi yang ada di lapangan (eksisting) ruang terbuka hijau di Kota Langsa, melihat perubahan ruang terbuka hijau di Kota Langsa ...
PERANCANGAN ARSITEKTUR ENTERPRISE STP SAHID MENGGUNAKAN TOGAF ADM
PERANCANGAN ARSITEKTUR ENTERPRISE STP SAHID MENGGUNAKAN TOGAF ADM
Peningkatan penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalamsuatu organisasi bertujuan untuk meningkatkan daya saing di berbagai bidang. Dalam era globalisasi, pendidikan ...
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) DI KOTA PALEMBANG
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) DI KOTA PALEMBANG
Ruang Terbuka Hijau (RTH) dapat didefinisikan sebagai ruang terbuka, dimana merupakan tempat tumbuh tanaman, baik tanaman yang tumbuh secara alamiah maupun yang sengaja ditanam. Ru...
PENERAPAN KONSEP ARSITEKTUR HIJAU PADA APARTEMEN JATICEMPAKA
PENERAPAN KONSEP ARSITEKTUR HIJAU PADA APARTEMEN JATICEMPAKA
Bangunan diketahui merupakan salah satu sumber penyumbang emisi gas rumah kaca penyebab pemanasan global. Untuk mengurangi dampak negatif tersebut maka dibutuhkan pemilihan konsep ...
KARAKTERISTIK ARSITEKTUR HIJAU PADA TATA MASSA BANGUNAN ARSITEKTUR SASAK PERBUKITAN
KARAKTERISTIK ARSITEKTUR HIJAU PADA TATA MASSA BANGUNAN ARSITEKTUR SASAK PERBUKITAN
Arsitektur Sasak di Pulau Lombok merupakan bagian dari arsitektur vernakular nusantara. Pemenuhan kriteria arsitektur hijau pada arsitektur Sasak dari aspek olah tapak dan tata mas...
KETERKAITAN KONSEP PERANCANGAN KOTA TERHADAP PENGEMBANGAN TRANSPORTASI HIJAU
KETERKAITAN KONSEP PERANCANGAN KOTA TERHADAP PENGEMBANGAN TRANSPORTASI HIJAU
Kota Hijau adalah gagasan pembangunan yang pro terhadap pedoman pembangunan kota berkelanjutan. Untuk mewujudkannya salah satu faktor yang harus dikembangkan adalah perlunya manage...

