Javascript must be enabled to continue!
DISTRIBUSI SALINITAS DAN SUHU DI ESTUARI KUSAN KECAMATAN KUSAN HILIR KABUPATEN TANAH BUMBU
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis variasi nilai suhu ketika surut di sekitar Estuari Sungai Kusan, menganalisis variasi nilai salinitas ketika surut di wilayah tersebut. menentukan tipe estuari berdasarkan sebaran salinitas secara horizontal dan vertikal. Penelitian dilakukan di daerah Perairan Estuari Sungai Kusan Kecamatan Kusan Hilir Kabupaten Tanah Bumbu Provinsi Kalimantan Selatan. Pengukuran dan pengambilan data dilakukan dengan cara insitu yang dilakukan secara langsung di lokasi untuk pengambilan sampling parameter kualitas air yaitu salinitas dan suhu. Selanjutnya akan dilakukan pengolahan data menggunakan surfer. Hasil penelitian menunjukkan nilai suhu ketika surut di sekitar Estuari Sungai Kusan secara horizontal pada permukaan perairan menunjukkan bahwa semakin jauh dari daratan maka suhunya semakin hangat (lebih tinggi), sebaliknya semakin jauh dari pantai yang diikuti kedalaman yang lebih dalam maka suhu akan semakin lebih rendah. Nilai suhu secara vertikal terbagi menjadi 3 section yaitu section A, B dan C dengan nilai yang berkisar antara 28,5 oC – 30,5 oC. Salinitas yang diperoleh dari hasil analisis secara horizontal memiliki nilai beragam dan menunjukkan sebaran yang digambarkan secara spasial memiliki pola yang hampir sama. Hasil analisis salinitas secara vertikal terbagi menjadi 3 yaitu section A, section B dan section C, masing – masing section dipengaruhi oleh beberapa faktor yang menghasilkan nilai dengan kisaran 5,5 0/00 – 26 0/00 dan berdasarkan pola sebaran salinitas secara horizontal dan vertikal pada perairan Estuari Sungai Kusan dapat dikategorikan sebagai tipe estuari percampuran sebagian.
Center for Journal Management and Publication, Lambung Mangkurat University
Title: DISTRIBUSI SALINITAS DAN SUHU DI ESTUARI KUSAN KECAMATAN KUSAN HILIR KABUPATEN TANAH BUMBU
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis variasi nilai suhu ketika surut di sekitar Estuari Sungai Kusan, menganalisis variasi nilai salinitas ketika surut di wilayah tersebut.
menentukan tipe estuari berdasarkan sebaran salinitas secara horizontal dan vertikal.
Penelitian dilakukan di daerah Perairan Estuari Sungai Kusan Kecamatan Kusan Hilir Kabupaten Tanah Bumbu Provinsi Kalimantan Selatan.
Pengukuran dan pengambilan data dilakukan dengan cara insitu yang dilakukan secara langsung di lokasi untuk pengambilan sampling parameter kualitas air yaitu salinitas dan suhu.
Selanjutnya akan dilakukan pengolahan data menggunakan surfer.
Hasil penelitian menunjukkan nilai suhu ketika surut di sekitar Estuari Sungai Kusan secara horizontal pada permukaan perairan menunjukkan bahwa semakin jauh dari daratan maka suhunya semakin hangat (lebih tinggi), sebaliknya semakin jauh dari pantai yang diikuti kedalaman yang lebih dalam maka suhu akan semakin lebih rendah.
Nilai suhu secara vertikal terbagi menjadi 3 section yaitu section A, B dan C dengan nilai yang berkisar antara 28,5 oC – 30,5 oC.
Salinitas yang diperoleh dari hasil analisis secara horizontal memiliki nilai beragam dan menunjukkan sebaran yang digambarkan secara spasial memiliki pola yang hampir sama.
Hasil analisis salinitas secara vertikal terbagi menjadi 3 yaitu section A, section B dan section C, masing – masing section dipengaruhi oleh beberapa faktor yang menghasilkan nilai dengan kisaran 5,5 0/00 – 26 0/00 dan berdasarkan pola sebaran salinitas secara horizontal dan vertikal pada perairan Estuari Sungai Kusan dapat dikategorikan sebagai tipe estuari percampuran sebagian.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
DAMPAK PENCEMARAN TANAH DAN LANGKAH PENCEGAHAN
DAMPAK PENCEMARAN TANAH DAN LANGKAH PENCEGAHAN
Tanah merupakan bagian penting dalam menunjang kehidupan makhluk hidup di muka bumi. Seperti kita ketahui rantai makanan bermula dari tumbuhan. Manusia, hewan hidup dari tumbuhan. ...
Suhu Tanah dan Salinitas pada Lahan Cabai Rawit yang Diamandemen Biochar
Suhu Tanah dan Salinitas pada Lahan Cabai Rawit yang Diamandemen Biochar
Suhu dan salinitas tanah sebagai salah satu faktor lingkungan mikro tanah yang berperan penting dalam mengendalikan proses-proses biologis dalam ekosistem tanah tropika. Biochar da...
Evaluasi Sebaran Salinitas Jaringan Irigasi Tambak Sei Teras Kalimantan Tengah
Evaluasi Sebaran Salinitas Jaringan Irigasi Tambak Sei Teras Kalimantan Tengah
Daerah Irigasi Tambak (DIT) Sei Teras dimanfaatkan untuk budidaya udang vaname (Litopenaeus vannamei) dan termasuk area pengembangan food estate. Produktivitas DIT Sei Teras masih ...
PERBEDAAN STRES AKADEMIK PADA SISWA YANG BERSEKOLAH FULL DAY DAN YANG TIDAK FULL DAY DI MAN TANAH BUMBU DAN MAN 3 BANJARMASIN
PERBEDAAN STRES AKADEMIK PADA SISWA YANG BERSEKOLAH FULL DAY DAN YANG TIDAK FULL DAY DI MAN TANAH BUMBU DAN MAN 3 BANJARMASIN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan stress akademik pada siswa yang bersekolah full day dan yang tidak full day di MAN Tanah Bumbu dan MAN 3 Banjarmasi...
POTENSI INDIKATIF CADANGAN AIR TANAH DI KABUPATEN BANGLI
POTENSI INDIKATIF CADANGAN AIR TANAH DI KABUPATEN BANGLI
Wilayah pada Kabupaten Bangli merupakan kawasan kabupaten yang tanpa memiliki kawasan pantai serta sebagian besar wilayahnya berada pada daratan tinggi dan hanya sebagian kecil wil...
Variabilitas Hidrometeorologi Permukaan Laut Arafura Pada Saat Fenomena Enso
Variabilitas Hidrometeorologi Permukaan Laut Arafura Pada Saat Fenomena Enso
Dinamika Laut Arafura dipengaruhi oleh iklim yang terjadi seperti angin Monsun dan ENSO. Pengaruh iklim terhadap perairan, tentunya juga akan berdampak pada parameter oseanografi y...
DISTRIBUSI SALINITAS, SUHU, DAN pH AKIBAT PENGARUH ARUS PASANG SURUT DI MUARA SUNGAI MEMPAWAH
DISTRIBUSI SALINITAS, SUHU, DAN pH AKIBAT PENGARUH ARUS PASANG SURUT DI MUARA SUNGAI MEMPAWAH
Kondisi perairan muara sungai dipengaruhi oleh pasang surut dan parameter fisik sungai dan menyebabkan terjadinya instrusi air asin. Instusi air asin menjadi salah satu masalah di ...

