Javascript must be enabled to continue!
<b>Analisis Kekerabatan Hasil Persilangan <i>Three-Way </i></b> <b>Terung (<i>Solanum melongena </i>L.) sebagai Strategi Perolehan </b> <b>Galur Harapan Bertipe “Pondoh”</b>
View through CrossRef
Hubungan kekerabatan pada persilangan three-way terung dilakukan untuk membantu seleksi pedigree dengan perolehan galur bertipe “pondoh”. Persilangan antar tetua jantan ‘Lokal Gunungkidul’ dan tetua betina ‘Teho F1’ menghasilkan terung bertipe “pondoh” sebagai kajian dalam pengkayaan ragam tipe buah di Indonesia. Pengamatan dilakukan secara single plant dengan mengamati karakter tetua dan hasil persilangan sebanyak 100 populasi. Jarak koefisien antar tetua menunjukkan nilai sebesar 66,88, sedangkan antar tetua dengan hasil persilangan berkisar 9,69-36,69. Analisis clustergram menunjukkan adanya klaster tetua yang terbentuk pada nilai similaritas 0% – 5,96%. Adapun hasil persilangan membentuk klaster pada nilai similaritas 38,21 dengan bentuk buah ellipsoid dan 92,55% - 94,18% dengan bentuk buah obovate dan pear shaped (tipe “pondoh”). Hasil persilangan membentuk 4 klaster dengan nilai similaritas yang berbeda. Klaster AI dan BI menjadi pilihan dalam perolehan galur harapan terung tipe “pondoh” sebagai fokus bahan kajian dalam pemurnian galur generasi berikutnya.
Universitas Mataram
Title: <b>Analisis Kekerabatan Hasil Persilangan <i>Three-Way </i></b> <b>Terung (<i>Solanum melongena </i>L.) sebagai Strategi Perolehan </b> <b>Galur Harapan Bertipe “Pondoh”</b>
Description:
Hubungan kekerabatan pada persilangan three-way terung dilakukan untuk membantu seleksi pedigree dengan perolehan galur bertipe “pondoh”.
Persilangan antar tetua jantan ‘Lokal Gunungkidul’ dan tetua betina ‘Teho F1’ menghasilkan terung bertipe “pondoh” sebagai kajian dalam pengkayaan ragam tipe buah di Indonesia.
Pengamatan dilakukan secara single plant dengan mengamati karakter tetua dan hasil persilangan sebanyak 100 populasi.
Jarak koefisien antar tetua menunjukkan nilai sebesar 66,88, sedangkan antar tetua dengan hasil persilangan berkisar 9,69-36,69.
Analisis clustergram menunjukkan adanya klaster tetua yang terbentuk pada nilai similaritas 0% – 5,96%.
Adapun hasil persilangan membentuk klaster pada nilai similaritas 38,21 dengan bentuk buah ellipsoid dan 92,55% - 94,18% dengan bentuk buah obovate dan pear shaped (tipe “pondoh”).
Hasil persilangan membentuk 4 klaster dengan nilai similaritas yang berbeda.
Klaster AI dan BI menjadi pilihan dalam perolehan galur harapan terung tipe “pondoh” sebagai fokus bahan kajian dalam pemurnian galur generasi berikutnya.
Related Results
Preferensi dan Kesediaan Konsumen Membayar Salak Pondoh Organik
Preferensi dan Kesediaan Konsumen Membayar Salak Pondoh Organik
Abstract – Salak Pondoh Sleman has received Geographical Indication protection. Geographical Indication is part of Intellectual Property Rights (IPR) which is a universal concept s...
Kualitas Puding Dengan Penambahan puree Buah Terung Belanda
Kualitas Puding Dengan Penambahan puree Buah Terung Belanda
Puding merupakan makanan yang terbuat dari bahan yang terdiri dari agar- agar, susu, gula dan air yang diolah dengan cara direbus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penga...
Palinologia de espécies de Solanum L. (Solanaceae A. Juss.) ocorrentes nas restingas do Estado do Rio de Janeiro, Brasil
Palinologia de espécies de Solanum L. (Solanaceae A. Juss.) ocorrentes nas restingas do Estado do Rio de Janeiro, Brasil
Foram estudados 21 táxons de Solanum L., com o objetivo de caracterizá-los palinologicamente e, assim, contribuir para a elaboração de um catálogo polínico da flora das restingas d...
Web-based Information System Design of Karang Taruna with Design Thinking Method Approach
Web-based Information System Design of Karang Taruna with Design Thinking Method Approach
Abstrak
Karang Taruna Haur Galur berperan aktif dalam kesejahteraan sosial masyarakat di wilayah Kelurahan Sukagalih. Mulai dari menggerakkan Pemuda Unit hingga pemberdayaan ...
PENGARUH KOLKISIN TERHADAP KARAKTER MORFOLOGI TANAMAN TERUNG (Solanum melongena L.)
PENGARUH KOLKISIN TERHADAP KARAKTER MORFOLOGI TANAMAN TERUNG (Solanum melongena L.)
ABSTRACT The Eggplant (Solanum melongena L.) is one of the plant commodities that has high economic value. Eggplant production is still volatile so plant breeding with a colchicin...
Respon Pertumbuhan Tanaman Terung Ungu (Solanum melongena L.) terhadap Berbagai Dosis Pupuk Kandang Ayam di Kelurahan Karot Curu
Respon Pertumbuhan Tanaman Terung Ungu (Solanum melongena L.) terhadap Berbagai Dosis Pupuk Kandang Ayam di Kelurahan Karot Curu
Terung ungu (Solanum melongena L.) adalah tanaman hortikultura yang ditanam untuk dimanfaatkan buahnya. Terung ungu menjadi salah satu bahan pangan yang mudah didapat dan murah har...
Parameter Genetik dan Potensi Hasil Beberapa Galur Mutan Padi Sawah Beras Hitam
Parameter Genetik dan Potensi Hasil Beberapa Galur Mutan Padi Sawah Beras Hitam
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi hasil dan tingkat homogenitas dalam galur pada beberapa mutan padi sawah beras hitam. Metode yang digunakan adalah metode eksperim...
Skrining Ketahanan Galur S1 Jagung terhadap Penyakit Bulai dan Pembentukan Galur S2 Tahan Penyakit Bulai
Skrining Ketahanan Galur S1 Jagung terhadap Penyakit Bulai dan Pembentukan Galur S2 Tahan Penyakit Bulai
<p>Biotic stress, especially downy mildew (Peronosclerospora philippinensis) incidence, is one of the most important constraints in the development of corn in the country, be...

