Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENGARUH KOLKISIN TERHADAP KARAKTER MORFOLOGI TANAMAN TERUNG (Solanum melongena L.)

View through CrossRef
ABSTRACT The Eggplant (Solanum melongena L.) is one of the plant commodities that has high economic value. Eggplant production is still volatile so plant breeding with a colchicine mutation is needed to increase eggplant production. Colchicine is Colchicum autumnale seed extract which is able to weaken the spindle thread from the metaphase process to anaphase so that chromosome multiplication occurs without the formation of cell walls. Eggplant sprouts induced by different concentrations of colchicine, they are 0 ppm (K0), 100 ppm (K1), 200 ppm (K2) for 6 hours (L1), 12 hours (L2), 18 hours (L3) . The variables observed were morphological characters such as plant height, flowering age, fruit weight, fruit diameter, fruit length, leaf length, leaf width and stem diameter. The results of the treatment show concentration of colchicine and soaking time had a very significant effect on fruit diameter and fruit weight. K1L2 is the most effectif treatment on diameter and weigh of fruit.The concentration of colchicine has a significant effect on plant height and flowering age. The most effectif concentration in plant height and flowering age is K1. Keywords: Eggplant, Colchicine concentration, Soaking time of colchicine ABSTRAK Terung (Solanum melongena L.) merupakan salah satu komoditas tanaman dengan nilai ekonomis tinggi. Produksi terung masih fluktuatif sehingga pemuliaan tanaman dengan mutasi colchicine diperlukan untuk meningkatkan produksi terung. Colchicine merupakan ekstrak dari biji Colchicum autumnale yang mampu melemahkan untaian DNA dari proses metafase menjadi anafase, sehingga multiplikasi kromosom terjadi tanpa pembentukan dinding sel. Kecambah terung diinduksi dengan colchicine dalam konsentrasi yang berbeda, yaitu 0 ppm (K0), 100 ppm (K1), 200 ppm (K2) selama 6 jam (L1), 12 jam (L2), 18 jam (L3). Variabel yang diamati adalah karakter morfologi seperti tinggi tanaman, umur berbunga, berat buah, diameter buah, panjang buah, panjang daun, lebar daun dan diameter batang. Hasil percobaan menunjukkan konsentrasi colchicine dan waktu perendaman memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap diameter buah dan berat buah. Perlakuan K1L2 merupakan perlakuan yang paling efektif mempengaruhi diameter dan berat buah. Konsentrasi colchicine memiliki efek signifikan terhadap tinggi tanaman dan usia berbunga. Konsentrasi paling efektif terhadap tinggi tanaman dan umur berbunga adalah K1. Kata Kunci: Terung, konsentrasi colchicine, waktu perendaman colchicine
Title: PENGARUH KOLKISIN TERHADAP KARAKTER MORFOLOGI TANAMAN TERUNG (Solanum melongena L.)
Description:
ABSTRACT The Eggplant (Solanum melongena L.
) is one of the plant commodities that has high economic value.
Eggplant production is still volatile so plant breeding with a colchicine mutation is needed to increase eggplant production.
Colchicine is Colchicum autumnale seed extract which is able to weaken the spindle thread from the metaphase process to anaphase so that chromosome multiplication occurs without the formation of cell walls.
Eggplant sprouts induced by different concentrations of colchicine, they are 0 ppm (K0), 100 ppm (K1), 200 ppm (K2) for 6 hours (L1), 12 hours (L2), 18 hours (L3) .
The variables observed were morphological characters such as plant height, flowering age, fruit weight, fruit diameter, fruit length, leaf length, leaf width and stem diameter.
The results of the treatment show concentration of colchicine and soaking time had a very significant effect on fruit diameter and fruit weight.
K1L2 is the most effectif treatment on diameter and weigh of fruit.
The concentration of colchicine has a significant effect on plant height and flowering age.
The most effectif concentration in plant height and flowering age is K1.
Keywords: Eggplant, Colchicine concentration, Soaking time of colchicine ABSTRAK Terung (Solanum melongena L.
) merupakan salah satu komoditas tanaman dengan nilai ekonomis tinggi.
Produksi terung masih fluktuatif sehingga pemuliaan tanaman dengan mutasi colchicine diperlukan untuk meningkatkan produksi terung.
Colchicine merupakan ekstrak dari biji Colchicum autumnale yang mampu melemahkan untaian DNA dari proses metafase menjadi anafase, sehingga multiplikasi kromosom terjadi tanpa pembentukan dinding sel.
Kecambah terung diinduksi dengan colchicine dalam konsentrasi yang berbeda, yaitu 0 ppm (K0), 100 ppm (K1), 200 ppm (K2) selama 6 jam (L1), 12 jam (L2), 18 jam (L3).
Variabel yang diamati adalah karakter morfologi seperti tinggi tanaman, umur berbunga, berat buah, diameter buah, panjang buah, panjang daun, lebar daun dan diameter batang.
Hasil percobaan menunjukkan konsentrasi colchicine dan waktu perendaman memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap diameter buah dan berat buah.
Perlakuan K1L2 merupakan perlakuan yang paling efektif mempengaruhi diameter dan berat buah.
Konsentrasi colchicine memiliki efek signifikan terhadap tinggi tanaman dan usia berbunga.
Konsentrasi paling efektif terhadap tinggi tanaman dan umur berbunga adalah K1.
Kata Kunci: Terung, konsentrasi colchicine, waktu perendaman colchicine.

Related Results

Respon Pertumbuhan Tanaman Terung Ungu (Solanum melongena L.) terhadap Berbagai Dosis Pupuk Kandang Ayam di Kelurahan Karot Curu
Respon Pertumbuhan Tanaman Terung Ungu (Solanum melongena L.) terhadap Berbagai Dosis Pupuk Kandang Ayam di Kelurahan Karot Curu
Terung ungu (Solanum melongena L.) adalah tanaman hortikultura yang ditanam untuk dimanfaatkan buahnya. Terung ungu menjadi salah satu bahan pangan yang mudah didapat dan murah har...
Kualitas Puding Dengan Penambahan puree Buah Terung Belanda
Kualitas Puding Dengan Penambahan puree Buah Terung Belanda
Puding merupakan makanan yang terbuat dari bahan yang terdiri dari agar- agar, susu, gula dan air yang diolah dengan cara direbus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penga...
Palinologia de espécies de Solanum L. (Solanaceae A. Juss.) ocorrentes nas restingas do Estado do Rio de Janeiro, Brasil
Palinologia de espécies de Solanum L. (Solanaceae A. Juss.) ocorrentes nas restingas do Estado do Rio de Janeiro, Brasil
Foram estudados 21 táxons de Solanum L., com o objetivo de caracterizá-los palinologicamente e, assim, contribuir para a elaboração de um catálogo polínico da flora das restingas d...
Respon Produktivitas Tanaman Terong Ungu (Solanum melongena L.) Terhadap Pemberian Pupuk Urea
Respon Produktivitas Tanaman Terong Ungu (Solanum melongena L.) Terhadap Pemberian Pupuk Urea
Eggplant (Solanum melongena L.) is a fruit-shaped vegetable that is widely consumed by people, especially in Asia. The commercial value of this plant is not proportional to the int...
Pengaruh Konsentrasi dan Interval Waktu Pemberian Pupuk Organik Cair terhadap Pertumbuhan dan Hasil Terung Ungu (Solanum melongena L.)
Pengaruh Konsentrasi dan Interval Waktu Pemberian Pupuk Organik Cair terhadap Pertumbuhan dan Hasil Terung Ungu (Solanum melongena L.)
Tanaman terung (Solanum melongena L.) merupakan tanaman hortikultura semusim yang termasuk kedalam famili Solanaceae dan merupakan tanaman sayuran penting ke empat di dunia. Produk...
K Kualias Mochi dengan Penambahan Puree Buah Terung Belanda
K Kualias Mochi dengan Penambahan Puree Buah Terung Belanda
Mochi merupakan makanan kecil terbuat dari bahan dasar tepung beras ketan yang dicampurkan dengan air dan dimasak dengan cara di kukus. Mochi Buah terung belanda merupakan salah sa...
KUALITAS MIE BASAH DENGAN PENAMBAHAN PUREE BUAH TERUNG BELANDA
KUALITAS MIE BASAH DENGAN PENAMBAHAN PUREE BUAH TERUNG BELANDA
Mie basah merupakan produk pangan yang terbuat dari tepung terigu sebagai bahan utamanya dengan atau tanpa bahan tambahan pangan lainnya yang diizinkan. Maka perlu dilakukan inovas...

Back to Top