Javascript must be enabled to continue!
Respon Produktivitas Tanaman Terong Ungu (Solanum melongena L.) Terhadap Pemberian Pupuk Urea
View through CrossRef
Eggplant (Solanum melongena L.) is a fruit-shaped vegetable that is widely consumed by people, especially in Asia. The commercial value of this plant is not proportional to the intensity of its cultivation. One of the ways that farmers do to increase the productivity of eggplant plants is by breeding (superior seeds) and fertilization. The productivity of a plant is usually influenced by its nutrient content, especially the amount of nitrogen that plants can absorb. Urea is a fertilizer containing 46% of nitrogen. The purpose of this study was to analyze the effect of urea fertilizer on the growth rates and yields of eggplant. The method used in this research was a single factor completely randomized design (urea) consisting of 6 levels (D0: control, D1: 25 g/plant, D2: 50 g/plant, D3: 75 g/plant, D4: 100 g/plant, D5: 125 g/plant) with 4 replications. The results of the Least Significant Difference (LSD) with a confidence level of 5% showed that the application of urea fertilizer as much as 125 g/plant produced the highest average growth and yield of eggplant at 49 days after planting (dh) when compared to other treatments with plant height. totaled 88 cm, the number of leaves was 37 leaves/plant, width 235.82 cm2leaf area, the number of fruit was 7 fruit with a wet weight of 1,152.97 grams and a dry weight of 228.04 grams and fruit length along 19,92cm. Tanaman terong (Solanum melongena L.) termasuk kedalam golongan sayur-mayur berbentuk buah yang umum dikonsumsi oleh masyarakat khususnya wilayah asia. Besarnya nilai komersil tanaman ini tidak sebanding dengan jumlah intensitas pembudidayaannya. Salah satu cara yang dilakukann petani untuk meningkatkan produktivitas tanaman terong yaitu dengan pemuliaan (bibit unggul) serta pemupukan. Produktivitas suatu tanaman biasanya dipengaruhi oleh kadar unsur hara khususnya jumlah nitrogen yang mampu diserap oleh tanaman. Pupuk yang memiliki kandungan nitrogen cukup tinggi berkisar 46% adalah pupuk urea. Tujuan dari penelitian ini sendiri yaitu untuk menganalisis sejauh mana pengaruh dosis pupuk Urea yang diberikan kepada tanaman terong dapat mempengaruhi tingkat pertumbuhan dan hasil tanaman. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu rancangan acak lengkap (RAL) faktor tunggal (pupuk urea) yang terdiri dari 6 taraf (D0: kontrol , D1: 25 g/tanaman, D2: 50 g/tanaman, D3: 75 g/tanaman, D4: 100 g/tanaman, D5: 125 g/tanaman) dengan ulangan sebanyak 4 kali. Hasil uji Beda Nyata Terkecil (BNT) taraf kepercayaan 5% menunjukkan bahwa pemberian pupuk urea sebanyak 125g/tanaman menghasilkan nilai rata-rata pertumbuhan maupun hasil tanaman terong paling tinggi pada masa 49 hari setelah tanam (hst) bila dibandingkan dengan perlakuan lainnya dengan tinggi tanaman sebesar 88 cm, jumlah helai daun 37 helai/tanaman, dengan luas daun sebesar 235,82 cm2, jumlah buah sebanyak 7 dengan berat basah sebesar 1.152,97 gram dan berat kering 228,04 gram serta panjang buah sepanjang 19,92cm.
Title: Respon Produktivitas Tanaman Terong Ungu (Solanum melongena L.) Terhadap Pemberian Pupuk Urea
Description:
Eggplant (Solanum melongena L.
) is a fruit-shaped vegetable that is widely consumed by people, especially in Asia.
The commercial value of this plant is not proportional to the intensity of its cultivation.
One of the ways that farmers do to increase the productivity of eggplant plants is by breeding (superior seeds) and fertilization.
The productivity of a plant is usually influenced by its nutrient content, especially the amount of nitrogen that plants can absorb.
Urea is a fertilizer containing 46% of nitrogen.
The purpose of this study was to analyze the effect of urea fertilizer on the growth rates and yields of eggplant.
The method used in this research was a single factor completely randomized design (urea) consisting of 6 levels (D0: control, D1: 25 g/plant, D2: 50 g/plant, D3: 75 g/plant, D4: 100 g/plant, D5: 125 g/plant) with 4 replications.
The results of the Least Significant Difference (LSD) with a confidence level of 5% showed that the application of urea fertilizer as much as 125 g/plant produced the highest average growth and yield of eggplant at 49 days after planting (dh) when compared to other treatments with plant height.
totaled 88 cm, the number of leaves was 37 leaves/plant, width 235.
82 cm2leaf area, the number of fruit was 7 fruit with a wet weight of 1,152.
97 grams and a dry weight of 228.
04 grams and fruit length along 19,92cm.
Tanaman terong (Solanum melongena L.
) termasuk kedalam golongan sayur-mayur berbentuk buah yang umum dikonsumsi oleh masyarakat khususnya wilayah asia.
Besarnya nilai komersil tanaman ini tidak sebanding dengan jumlah intensitas pembudidayaannya.
Salah satu cara yang dilakukann petani untuk meningkatkan produktivitas tanaman terong yaitu dengan pemuliaan (bibit unggul) serta pemupukan.
Produktivitas suatu tanaman biasanya dipengaruhi oleh kadar unsur hara khususnya jumlah nitrogen yang mampu diserap oleh tanaman.
Pupuk yang memiliki kandungan nitrogen cukup tinggi berkisar 46% adalah pupuk urea.
Tujuan dari penelitian ini sendiri yaitu untuk menganalisis sejauh mana pengaruh dosis pupuk Urea yang diberikan kepada tanaman terong dapat mempengaruhi tingkat pertumbuhan dan hasil tanaman.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu rancangan acak lengkap (RAL) faktor tunggal (pupuk urea) yang terdiri dari 6 taraf (D0: kontrol , D1: 25 g/tanaman, D2: 50 g/tanaman, D3: 75 g/tanaman, D4: 100 g/tanaman, D5: 125 g/tanaman) dengan ulangan sebanyak 4 kali.
Hasil uji Beda Nyata Terkecil (BNT) taraf kepercayaan 5% menunjukkan bahwa pemberian pupuk urea sebanyak 125g/tanaman menghasilkan nilai rata-rata pertumbuhan maupun hasil tanaman terong paling tinggi pada masa 49 hari setelah tanam (hst) bila dibandingkan dengan perlakuan lainnya dengan tinggi tanaman sebesar 88 cm, jumlah helai daun 37 helai/tanaman, dengan luas daun sebesar 235,82 cm2, jumlah buah sebanyak 7 dengan berat basah sebesar 1.
152,97 gram dan berat kering 228,04 gram serta panjang buah sepanjang 19,92cm.
Related Results
EFEKTIVITAS PUPUK ORGANIK TERHADAP PRODUKTIVITAS TANAMAN KAKAO DI SULAWESI TENGGARA
EFEKTIVITAS PUPUK ORGANIK TERHADAP PRODUKTIVITAS TANAMAN KAKAO DI SULAWESI TENGGARA
<p>ABSTRACT</p><p><br />The Effectiveness of Organic Fertilizers on Cocoa Productivity in Southeast Sulawesi. The study purposed to determine the effectiven...
Pupuk NPK Dan Pupuk Kandang Sapi Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Ubi Jalar Ungu (Ipomoea batatas L)
Pupuk NPK Dan Pupuk Kandang Sapi Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Ubi Jalar Ungu (Ipomoea batatas L)
Tujuan dilakukan penelitian adalah Mengetahui respon pertumbuhan dan hasil pada tanaman ubi jalar ungu terhadap penggunaan pupuk NPK Mutiara dan pupuk kandang sapi, dan untuk menge...
PENGARUH PUPUK PROCAL DAN PUPUK KANDANG KAMBING TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN TOMAT (Lycopersicon esculentum MILL.) VARIETAS TIMOTY F1
PENGARUH PUPUK PROCAL DAN PUPUK KANDANG KAMBING TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN TOMAT (Lycopersicon esculentum MILL.) VARIETAS TIMOTY F1
Tujuan penelitian adalah untuk : (1) mengetahui pengaruh pupuk organik Procal dan pupuk kandang kambing serta interaksinya terhadap pertumbuhan dan hasil produksi tanaman tomat Var...
Pengaruh Ampas Tebu Terhadap Pertumbuhan dan Produktivitas Tanaman Terong Hijau
Pengaruh Ampas Tebu Terhadap Pertumbuhan dan Produktivitas Tanaman Terong Hijau
Penelitian ini mempelajari pengaruh ampas tebu terhadap pertumbuhan dan produktivitas tanaman terong hijau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ampas tebu terhadap p...
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI EDAMAME PADA PEMBERIAN BIOCHAR SEKAM PADI DAN PUPUK P DI TANAH GAMBUT
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI EDAMAME PADA PEMBERIAN BIOCHAR SEKAM PADI DAN PUPUK P DI TANAH GAMBUT
Tanaman edamame (Glycine max (L.) Merill) merupakan tanaman multiguna yang memiliki peluang cukup besar untuk dikembangkan di Indonesia. Optimalisasi lahan gambut untuk areal produ...
PENGARUH PUPUK HAYATI DAN NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG SEMI PADA TANAH GAMBUT
PENGARUH PUPUK HAYATI DAN NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG SEMI PADA TANAH GAMBUT
Pengembangan jagung semi memiliki prospek yang baik karena permintaan pasar yang tinggi namun tidak didukung oleh produksinya. Upaya untuk memenuhi permintaan jagung semi yang teru...
Efektivitas Pupuk Mkm dan Ekstrak Tauge terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Tomat (Lycopersicum Esculentum Mill.)
Efektivitas Pupuk Mkm dan Ekstrak Tauge terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Tomat (Lycopersicum Esculentum Mill.)
Penelitian ini bertujuan (1) mengetahui pengaruh pemberian pupuk MKM dan ekstrak tauge terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman tomat (2) mengetahui dosis pupuk MKM dan ekstrak ta...
PENANAMAN JAGUNG (Zea mays) PADA BEBERAPA JARAK TANAM DAN DOSIS PUPUK NPK UNTUK OPTIMALISASI LAHAN DI TBM KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq)
PENANAMAN JAGUNG (Zea mays) PADA BEBERAPA JARAK TANAM DAN DOSIS PUPUK NPK UNTUK OPTIMALISASI LAHAN DI TBM KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq)
Optimalisasi pemanfaatan areal dapat meningkatkan produktivitas suatu lahan. Areal TBM kelapa sawit mulai dari tanaman tahun 0 hingga tahun ke-3, memiliki sela yang dapat dimanfaat...

