Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis Timbunan Sementara Untuk Pencegahan Pembakaran Spontan Batubara Di PIT 2 Banko Barat, PT. Bukit Asam Tbk, Tanjung Enim, Sumatera Selatan

View through CrossRef
ABSTRAK Swabakar menjadi salah satu masalah yang serius di PT. Bukit Asam, Tbk yang menyebabkan kerugian terhadap perusahaan. Manajemen stockpile yang kurang baik menjadi penyebab terjadinya swabakar, salah satunya pola penimbunan stockpile yang tidak efiesien. Dari hasil penelitian pola penimbunan yang diterapkan menggunakan pola penimbunan chevcon yang ketinggiannya mencapai 17 meter dengan volume stockpile sebesar 327.276 m³. Dengan melakukan perbaikan terhadap pola penimbunan dan manajemen FIFO yang baik dapat mengurangi potensi terjadinya swabakar. Terdapat beberapa cara untuk mencegah terjadinya swabakar, yaitu dengan memadatkan permukaan stockpile, mengurangi ketinggian stockpile, melakukan pengecekan temperatur secara berkala, dan melakukan manajemen FIFO. Selain tindakan pencegahan juga terdapat tindakan pasca swabakar yang dapat dilakukan, yaitu dengan cara membongkar area swabakar menggunakan alat berat, melakukan pemisahan terhadap batubara yang terbakar, dan melakukan pemadatan kembali. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa setiap penimbunan batubara di stockpile memiliki potensi terjadinya swabakar, namun dapat diminimalisir dengan menerapkan manajemen stockpile yang baik dan perencanaan desain yang efektif.
Title: Analisis Timbunan Sementara Untuk Pencegahan Pembakaran Spontan Batubara Di PIT 2 Banko Barat, PT. Bukit Asam Tbk, Tanjung Enim, Sumatera Selatan
Description:
ABSTRAK Swabakar menjadi salah satu masalah yang serius di PT.
Bukit Asam, Tbk yang menyebabkan kerugian terhadap perusahaan.
Manajemen stockpile yang kurang baik menjadi penyebab terjadinya swabakar, salah satunya pola penimbunan stockpile yang tidak efiesien.
Dari hasil penelitian pola penimbunan yang diterapkan menggunakan pola penimbunan chevcon yang ketinggiannya mencapai 17 meter dengan volume stockpile sebesar 327.
276 m³.
Dengan melakukan perbaikan terhadap pola penimbunan dan manajemen FIFO yang baik dapat mengurangi potensi terjadinya swabakar.
Terdapat beberapa cara untuk mencegah terjadinya swabakar, yaitu dengan memadatkan permukaan stockpile, mengurangi ketinggian stockpile, melakukan pengecekan temperatur secara berkala, dan melakukan manajemen FIFO.
Selain tindakan pencegahan juga terdapat tindakan pasca swabakar yang dapat dilakukan, yaitu dengan cara membongkar area swabakar menggunakan alat berat, melakukan pemisahan terhadap batubara yang terbakar, dan melakukan pemadatan kembali.
Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa setiap penimbunan batubara di stockpile memiliki potensi terjadinya swabakar, namun dapat diminimalisir dengan menerapkan manajemen stockpile yang baik dan perencanaan desain yang efektif.

Related Results

MODIFIKASI PERALATAN PEMBAKARAN BATUBARA PERINGKAT RENDAH UNTUK KARAKTERISASI EMISI GAS METANA
MODIFIKASI PERALATAN PEMBAKARAN BATUBARA PERINGKAT RENDAH UNTUK KARAKTERISASI EMISI GAS METANA
Potensi batubara Provinsi Sumatera Selatan hampir 80% didominasi oleh batubara peringkat rendah berupa lignit dan sub-bituminus. Pemanfaatan batubara peringkat rendah harus mempert...
Pengolahan Citra Digital Untuk Penentuan Jenis Batubara Di PT Bukit Asam, Tbk. Dengan Menggunakan Metode Algoritma K-Nearest Neighbor
Pengolahan Citra Digital Untuk Penentuan Jenis Batubara Di PT Bukit Asam, Tbk. Dengan Menggunakan Metode Algoritma K-Nearest Neighbor
Kabupaten Muara Enim merupakan salah satu kabupaten yang terletak di Provinsi Sumatera Selatan. Kabupaten Muara Enim memiliki wilayah yang cukup luas dan mempunyai sumber daya alam...
Studi Pencegahan Swabakar Batubara di Muara Tiga Besar, PT XYZ
Studi Pencegahan Swabakar Batubara di Muara Tiga Besar, PT XYZ
Abstract. Coal is a sedimentary rock produced from peat and rock formation processes in swamp basins. Indonesia has a coal-producing State-Owned Enterprise (BUMN), namely PT XYZ Tb...
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EKSPOR BATUBARA INDONESIA KE JEPANG
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EKSPOR BATUBARA INDONESIA KE JEPANG
Perdagangan internasional sudah lama di lakukan dengan melakukan ekspor maupun impor dari dua negara atau lebih. Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber alamnya dari segal...
ANCIENT SETTLEMENT INDICATIONS IN LUWU REGENCY, SOUTH SULAWESI
ANCIENT SETTLEMENT INDICATIONS IN LUWU REGENCY, SOUTH SULAWESI
Tulisan ini bertujuan menjelaskan sejumlah data arkeologi, tradisi dan lingkungan okupasi manusia di Kabupaten Luwu. Metode pengumpulan data dilakukan dengan survei dan ekskavasi. ...
Bentuk Kosakata Arkais dalam Bahasa Banjar di Desa Pembengis Kabupaten Tanjung Jabung Barat
Bentuk Kosakata Arkais dalam Bahasa Banjar di Desa Pembengis Kabupaten Tanjung Jabung Barat
This study aims to describe archaic word forms and archaic meanings in the Banjar language in Pembengis Village, West Tanjung Jabung regency. Archaic are words or terms that are no...
Analisis Perbandingan Kinerja Keuangan Pada PT Mayora Indah Tbk Dengan PT Indofood Sukes Makmur Tbk
Analisis Perbandingan Kinerja Keuangan Pada PT Mayora Indah Tbk Dengan PT Indofood Sukes Makmur Tbk
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perbandingan kinerja keuangan PT Mayora Indah Tbk dengan PT Indofood Sukses Makmur Tbk periode 2013 hingga 2022. Sampel peneliti...

Back to Top