Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

RANCANG BANGUN SISTEM TATA SUARA DI GEDUNG SERBAGUNA DENGAN KUALITAS AKUSTIK YANG BURUK

View through CrossRef
Kualitas akustik yang baik menjadi salahsatu syarat untuk sebuah Gedung Serba Guna. Tapi bagaimana dengan sebuah GSG Desa Sariwangi yang berukuran 16x9x7 meter persegi yang sekeliling dindingnya berupa tembok keras dengan sebuah pintu masuk saja tanpa ada jendela. Dari hasil pengukuran gema atau suara pantulan berdasarkan RT60 nilainya hampir 3 detik. Bagaiman caranya membangun sebuah sistem tata suara dengan kondisi tersebut tanpa melakukan perbaikan akustik sehubungan dengan keterbatasan dana. Solusi yang bisa dilakukan dengan kondisi tersebut adalah bagaimana cara meminimalisir efek gema ruangan GSG dengan menempatkan Pengeras Suara yang tepat. Ini harus mencakup pemilihan titik pemasangan, arah penyebaran suara, dan tinggi pemasangan. Penempatan yang buruk dapat mengakibatkan cakupan suara yang tidak merata atau efek pantulan yang mengganggu. Selain penempatan posisi pengeras suara, jumlah pengeras suarapun perlu diperhatikan disesuaikan dengan ukuran gedungnya agar suara dapat didengar dengan baik di seluruh area gedung. Untuk membantu perancangan kami gunakan software aplikasi CISSCA Versi 3.1 dari YAMAHA yang bebas digunakan. Berdasarkan hasil simulasi dengan target SPL sebesar 85dB, yang lebih besar 20 dB dari tingkat kebisingan lingkungan yang baku di area perkantoran sebesar 65 dB, dengan ketinggian speaker 3,5 meter dan ketinggian audien 1,2 meter, cukup dipasang 2 buah speaker dengan daya 80W untuk area GSG dengan panjang 16m dan lebar 9m. Dari hasil pengujian setelah dilakukan instalasi dan setting peralatan diperoleh SPL rata-rata 82,25dB. Dari hasil pengujian dengan metode Persepsi Subjektif terhadap 8 audien menyatakan 89% suara yang diproduksi cukup jelas dengan tingkat kekerasan yang cukup. Kata Kunci: optimalisasi, akustik, ketinggian louspeaker, gema, clarity, SPL, sound direction  
Title: RANCANG BANGUN SISTEM TATA SUARA DI GEDUNG SERBAGUNA DENGAN KUALITAS AKUSTIK YANG BURUK
Description:
Kualitas akustik yang baik menjadi salahsatu syarat untuk sebuah Gedung Serba Guna.
Tapi bagaimana dengan sebuah GSG Desa Sariwangi yang berukuran 16x9x7 meter persegi yang sekeliling dindingnya berupa tembok keras dengan sebuah pintu masuk saja tanpa ada jendela.
Dari hasil pengukuran gema atau suara pantulan berdasarkan RT60 nilainya hampir 3 detik.
Bagaiman caranya membangun sebuah sistem tata suara dengan kondisi tersebut tanpa melakukan perbaikan akustik sehubungan dengan keterbatasan dana.
Solusi yang bisa dilakukan dengan kondisi tersebut adalah bagaimana cara meminimalisir efek gema ruangan GSG dengan menempatkan Pengeras Suara yang tepat.
Ini harus mencakup pemilihan titik pemasangan, arah penyebaran suara, dan tinggi pemasangan.
Penempatan yang buruk dapat mengakibatkan cakupan suara yang tidak merata atau efek pantulan yang mengganggu.
Selain penempatan posisi pengeras suara, jumlah pengeras suarapun perlu diperhatikan disesuaikan dengan ukuran gedungnya agar suara dapat didengar dengan baik di seluruh area gedung.
Untuk membantu perancangan kami gunakan software aplikasi CISSCA Versi 3.
1 dari YAMAHA yang bebas digunakan.
Berdasarkan hasil simulasi dengan target SPL sebesar 85dB, yang lebih besar 20 dB dari tingkat kebisingan lingkungan yang baku di area perkantoran sebesar 65 dB, dengan ketinggian speaker 3,5 meter dan ketinggian audien 1,2 meter, cukup dipasang 2 buah speaker dengan daya 80W untuk area GSG dengan panjang 16m dan lebar 9m.
Dari hasil pengujian setelah dilakukan instalasi dan setting peralatan diperoleh SPL rata-rata 82,25dB.
Dari hasil pengujian dengan metode Persepsi Subjektif terhadap 8 audien menyatakan 89% suara yang diproduksi cukup jelas dengan tingkat kekerasan yang cukup.
Kata Kunci: optimalisasi, akustik, ketinggian louspeaker, gema, clarity, SPL, sound direction  .

Related Results

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
ONOMATOPE BAHASA DEVAYAN
ONOMATOPE BAHASA DEVAYAN
Onomatopoeia is the naming of objects or deeds by sound imitation. Imitation of sound does not only include animal, human, natural, or audible sounds, but also sounds that describe...
tugas hukum tata negara
tugas hukum tata negara
Tujuan Hukum Tata Negara yang di simpulkan beberapa definisi di atas,bahwa hukum HTN mengkaji beberapa aspek krusial,yakni Negara/ organ Negara,hubungan antara organ/lembaga Negara...
tugas resume hukum tata negara
tugas resume hukum tata negara
Hukum tata Negara dapar diartikan dalam arti sempit maupun dalam arti luas. Secara arti sempit hukum tata negara dapat diartikan hukum yang mengatur organisasi negra sedangkan dala...
Studi Terhadap Kualitas Akustik di Dalam Gedung Pertemuan
Studi Terhadap Kualitas Akustik di Dalam Gedung Pertemuan
Abstrak_ Kualitas akustik sebuah ruangan merupakan salah satu parameter untuk menentukan kenyamanan dan kesehatan di dalam sebuah bangunan. Untuk merencanakan akustik sebuah ruanga...
Rancang Bangun Perangkat Sistem Smart Room Menggunakan Voice Recognition Berbasis Alexa
Rancang Bangun Perangkat Sistem Smart Room Menggunakan Voice Recognition Berbasis Alexa
Penelitian ini bertujuan 1) membangun perangkat sistem ruangan cerdas (smartroom) yang mengendalikan peralatan listrik dalam ruangan menggunakan sensor pengenalan suara (voice reco...

Back to Top