Javascript must be enabled to continue!
PRINSIP-PRINSIP BUDI PEKERTI HINDU DALAM NYĀYA DARŚANA
View through CrossRef
Ketika filsafat dikaitkan dengan dimensi agama maka akan menjadi berbeda dengan filsafat murni. Dalam agama Hindu pandangan-pandangan filosofis yang religius disebut darsana. Para penganut agama memang menjadi lebih segan untuk melontarkan prasangka kepada pandangan-pandangan filsafat keagamaan. Sebab diyakini bahwa pandangan-pandangan tersebut berasal dari Tuhan dan bersifat suci. Apabila manusia meremehkannya maka diancam dengan dosa. Budi pekerti sesungguhnya berasal dari pandangan-pandangan filsafat keagamaan. Kendatipun demikian, dalam perkembangannya timbul kecenderungan jika budi pekerti tercitra sebagai tindakan praktis. Manakala seseorang tidak menunjukkan perilaku yang semestinya maka dipandang memiliki budi pekerti yang rendah, begitu pula sebaliknya. Padahal terdapat celah suatu perilaku dikondisikan sedemikian rupa sebagai budi pekerti palsu. Sejatinya budi pekerti yang asli berakar dari pemikiran yang luhur. Apabila hal ini telah dipahami maka tidak akan ada lagi batasan kaku antara pemikir dan pelaku. Sebab kelakuan tanpa pemikiran matang hanyalah kepura-puraan. Sementara pikiran tanpa perilaku yang patut juga tidak bermanfaat. Penganut Hindu yang komplet mempelajari darsana sekaligus mengaplikasikannya dalam perbuatan-perbuatan terpuji. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji prinsip-prinsip filosofis budi pekerti Hindu dalam Nyaya Darsana. Metode penelitian ini berjenis kualitatif karena bersifat non numerik. Hasil penelitian ini adalah dalam Nyaya Darsana Tuhan menjadi model budi pekerti tertinggi, sabda menjadi landasan religius budi pekerti, budhi sebagai landasan ideal budi pekerti, serta pravrtti dan karma sebagai landasan tindakan berbudi pekerti. Simpulan penelitian ini adalah terdapat prinsip-prinsip budi pekerti yang lengkap dalam Nyaya Darsana.
Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar
Title: PRINSIP-PRINSIP BUDI PEKERTI HINDU DALAM NYĀYA DARŚANA
Description:
Ketika filsafat dikaitkan dengan dimensi agama maka akan menjadi berbeda dengan filsafat murni.
Dalam agama Hindu pandangan-pandangan filosofis yang religius disebut darsana.
Para penganut agama memang menjadi lebih segan untuk melontarkan prasangka kepada pandangan-pandangan filsafat keagamaan.
Sebab diyakini bahwa pandangan-pandangan tersebut berasal dari Tuhan dan bersifat suci.
Apabila manusia meremehkannya maka diancam dengan dosa.
Budi pekerti sesungguhnya berasal dari pandangan-pandangan filsafat keagamaan.
Kendatipun demikian, dalam perkembangannya timbul kecenderungan jika budi pekerti tercitra sebagai tindakan praktis.
Manakala seseorang tidak menunjukkan perilaku yang semestinya maka dipandang memiliki budi pekerti yang rendah, begitu pula sebaliknya.
Padahal terdapat celah suatu perilaku dikondisikan sedemikian rupa sebagai budi pekerti palsu.
Sejatinya budi pekerti yang asli berakar dari pemikiran yang luhur.
Apabila hal ini telah dipahami maka tidak akan ada lagi batasan kaku antara pemikir dan pelaku.
Sebab kelakuan tanpa pemikiran matang hanyalah kepura-puraan.
Sementara pikiran tanpa perilaku yang patut juga tidak bermanfaat.
Penganut Hindu yang komplet mempelajari darsana sekaligus mengaplikasikannya dalam perbuatan-perbuatan terpuji.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji prinsip-prinsip filosofis budi pekerti Hindu dalam Nyaya Darsana.
Metode penelitian ini berjenis kualitatif karena bersifat non numerik.
Hasil penelitian ini adalah dalam Nyaya Darsana Tuhan menjadi model budi pekerti tertinggi, sabda menjadi landasan religius budi pekerti, budhi sebagai landasan ideal budi pekerti, serta pravrtti dan karma sebagai landasan tindakan berbudi pekerti.
Simpulan penelitian ini adalah terdapat prinsip-prinsip budi pekerti yang lengkap dalam Nyaya Darsana.
.
Related Results
STUDI EVALUASI PELAKSANAAN PENDIDIKAN BUDI PEKERTI DALAM IMPLEMENTASI KTSP DI SMP NEGERI KABUPATEN GIANYAR
STUDI EVALUASI PELAKSANAAN PENDIDIKAN BUDI PEKERTI DALAM IMPLEMENTASI KTSP DI SMP NEGERI KABUPATEN GIANYAR
This research aims to obtain: (1) the description or description about the effectiveness of the implementation of the educational Character of the context of Gianyar in junior high...
PELAKSANAAN PENDIDIKAN BUDI PEKERTI DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI I TEMBILAHAN HULU
PELAKSANAAN PENDIDIKAN BUDI PEKERTI DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI I TEMBILAHAN HULU
Pendidikan budi pekerti adalah upaya untuk membentuk perilaku peserta didik yang tercermin dalam kata, perbuatan, sikap, pikiran, perasaan, kerja, dan hasil karya berdasarkan nilai...
KAJIAN KOMPARATIF ONTOLOGI VAISESIKA DARSANA DAN KITAB PANATURAN HINDU KAHARINGAN
KAJIAN KOMPARATIF ONTOLOGI VAISESIKA DARSANA DAN KITAB PANATURAN HINDU KAHARINGAN
Vaisesika Darsana dalam filsafat Hindu merupakan salah satu Sad Darsana. Darsana ini memberikan pengetahuan tentang hakikat realitas, unsur-unsur pembentuk dunia, serta hukum dan k...
Pengaruh Pemberian Penguatan Guru Pendidikan Agama Kristen dan Guru Bimbingan Konseling Terhadap Hasil Belajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Siswa Kelas IX SMP Negeri 1 Palipi Tahun Pembelajaran 2023/2024
Pengaruh Pemberian Penguatan Guru Pendidikan Agama Kristen dan Guru Bimbingan Konseling Terhadap Hasil Belajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Siswa Kelas IX SMP Negeri 1 Palipi Tahun Pembelajaran 2023/2024
The objectives of this study are 1) to determine the effect of giving reinforcement by Christian Religious Education Teachers on the learning outcomes of Christian Religious Educat...
ANALISIS KEBUTUHAN GURU AGAMA HINDU DI KOTA MATARAM DAN SIGNIFIKANSINYA DENGAN LULUSAN INSTITUT AGAMA HINDU NEGERI GDE PUDJA MATARAM
ANALISIS KEBUTUHAN GURU AGAMA HINDU DI KOTA MATARAM DAN SIGNIFIKANSINYA DENGAN LULUSAN INSTITUT AGAMA HINDU NEGERI GDE PUDJA MATARAM
The shortage of Hindu Religion Teachers is one of the main problems for the world of education. We hope that with the large number of Hindu religious colleges and graduates of the ...
PERAN PENYULUH AGAMA HINDU NON PNS TERHADAP PENDIDIKAN DAN SRADHA GENERASI MUDA HINDU DI KECAMATAN TAMANSARI KABUPATEN BOYOLALI
PERAN PENYULUH AGAMA HINDU NON PNS TERHADAP PENDIDIKAN DAN SRADHA GENERASI MUDA HINDU DI KECAMATAN TAMANSARI KABUPATEN BOYOLALI
Penyuluhan Agama Hindu adalah suatu kegiatan memberi sesuluh atau penjelasan ajaran agama Hindu dalam rangka pembinaan umat agar dapat memahami, menghayati dan mengamalkan ajaran a...
PROGRAM ACARA GEGIRANG SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI BERLANDASKAN AGAMA HINDU DI LEMBAGA PENYIARAN PUBLIK (LPP) TVRI STASIUN BALI
PROGRAM ACARA GEGIRANG SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI BERLANDASKAN AGAMA HINDU DI LEMBAGA PENYIARAN PUBLIK (LPP) TVRI STASIUN BALI
Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Stasiun Bali merupakan salah stasiun televisi lokal milik pemerintah Republik Indonesia yang dekat dengan budaya masyarakat setempat. Selain pen...
A review on Dhatu Poshan Nyaya: with the principles of stem cell theory
A review on Dhatu Poshan Nyaya: with the principles of stem cell theory
The concept of Dhatus in Ayurveda refers to the physiology of basic nutritional and structural factor of the body. The Ahara Rasa is the source of for nourishing the Dhatus and Dha...

