Javascript must be enabled to continue!
Kue Procot:
View through CrossRef
Abstrak:Pulau Jawa dibagi menjadi 3 bagian yaitu Jawa Tengah,Jawa Timur,Jawa Barat.Masing-masing daerah tetap memiliki perbedaan,dari bahasa,adat istiadat hingga tradisinya.Bagi masayarakat Jawa timur dan Jawa Tengah tidak asing dengan istilah mitoni dan bagi masyarakat Jawa Barat menyebut nujuh bulanan.Walau berbeda nama namun tetap memiliki makna yang sama yaitu selamatan bagi wanita hamil yang berusia 7 bulan. Diadakannya mitoni dengan tujuan agar calon ibu dan calon bayi mendapatkan keselamatan sejak dalam kandungan hingga tumbuh dewasa. Diadakannya mitoni dengan tujuan agar calon ibu dan calon bayi mendapatkan keselamatan sejak dalam kandungan hingga tumbuh dewasa. Proses ritual mitoni ditandai dengan siraman,air dari 7 sumur,bunga 7 rupa ,polo pendhem,kelapa cengkir dan ada kue bermana kue procot yang wajib ada dalam proses mitoni.Kue ini mempunyai makna agar sang ibu akan mudah saat melahirkan,bayinya lahir dengan mudah,Jika Makna dari kata procot artinya mudah keluar tanpa halangan dan selamat. Kue yangdikukus terbuat dari tepung beras,gula merah dan santan kelapa lalu dibungkus berbentuk contong dari daun nangka.Contong dibuat seperti corong namun tidak ada lubangnya. Kue procot memiliki tekstur lembut dan kenyal.Untuk bisa menghasilkan tekstur kue yang lembut dan kenyal harus memiliki keahlian khusus,biasanya para ibu yang sudah terbiasa membuatnya.Semakin lembut dan kenyal,dipercaya akan menjadi sugesti saat melahirkan dengan mudah tanpa halangan.Namun sayangnya,tradisi membuat kue procot ini kurang dikembangkan dan tidak diikuti banyak wanita Jawa karena dianggap sulit mengerjakannya.Walaupun kue procot berbahan sederhana namun membutuhkan ketrampilan untuk mendaptkan tekstur yang lembut dan kenyal karena melalui tekstur kue akan melambangkan proses kelahiran nantinya.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomologis dan menggunakan wawancara terbuka pada para responden berjenis kelamin wanita , bersuku Jawa dan sudah menikah. Terdiri dari 25 orang berusia 50-55 tahun,15 orang mewakili usia generasi milineal serta 15 orang mewakili generasi Z.Fenomena yang tampak sebagai refleksi dari realitas yang tidak dapat berdiri sendiri, karena memiliki makna yang memerlukan penafsiran yang lebih lanjut.
Kata kunci:tradisi,sugesti,mitos,kue procot.
State Islamic University of Raden Fatah Palembang
Title: Kue Procot:
Description:
Abstrak:Pulau Jawa dibagi menjadi 3 bagian yaitu Jawa Tengah,Jawa Timur,Jawa Barat.
Masing-masing daerah tetap memiliki perbedaan,dari bahasa,adat istiadat hingga tradisinya.
Bagi masayarakat Jawa timur dan Jawa Tengah tidak asing dengan istilah mitoni dan bagi masyarakat Jawa Barat menyebut nujuh bulanan.
Walau berbeda nama namun tetap memiliki makna yang sama yaitu selamatan bagi wanita hamil yang berusia 7 bulan.
Diadakannya mitoni dengan tujuan agar calon ibu dan calon bayi mendapatkan keselamatan sejak dalam kandungan hingga tumbuh dewasa.
Diadakannya mitoni dengan tujuan agar calon ibu dan calon bayi mendapatkan keselamatan sejak dalam kandungan hingga tumbuh dewasa.
Proses ritual mitoni ditandai dengan siraman,air dari 7 sumur,bunga 7 rupa ,polo pendhem,kelapa cengkir dan ada kue bermana kue procot yang wajib ada dalam proses mitoni.
Kue ini mempunyai makna agar sang ibu akan mudah saat melahirkan,bayinya lahir dengan mudah,Jika Makna dari kata procot artinya mudah keluar tanpa halangan dan selamat.
Kue yangdikukus terbuat dari tepung beras,gula merah dan santan kelapa lalu dibungkus berbentuk contong dari daun nangka.
Contong dibuat seperti corong namun tidak ada lubangnya.
Kue procot memiliki tekstur lembut dan kenyal.
Untuk bisa menghasilkan tekstur kue yang lembut dan kenyal harus memiliki keahlian khusus,biasanya para ibu yang sudah terbiasa membuatnya.
Semakin lembut dan kenyal,dipercaya akan menjadi sugesti saat melahirkan dengan mudah tanpa halangan.
Namun sayangnya,tradisi membuat kue procot ini kurang dikembangkan dan tidak diikuti banyak wanita Jawa karena dianggap sulit mengerjakannya.
Walaupun kue procot berbahan sederhana namun membutuhkan ketrampilan untuk mendaptkan tekstur yang lembut dan kenyal karena melalui tekstur kue akan melambangkan proses kelahiran nantinya.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomologis dan menggunakan wawancara terbuka pada para responden berjenis kelamin wanita , bersuku Jawa dan sudah menikah.
Terdiri dari 25 orang berusia 50-55 tahun,15 orang mewakili usia generasi milineal serta 15 orang mewakili generasi Z.
Fenomena yang tampak sebagai refleksi dari realitas yang tidak dapat berdiri sendiri, karena memiliki makna yang memerlukan penafsiran yang lebih lanjut.
Kata kunci:tradisi,sugesti,mitos,kue procot.
Related Results
Evaluation Of Nutritional Content And Antioxidant Activity In Ku Cake With Different Natural Colors
Evaluation Of Nutritional Content And Antioxidant Activity In Ku Cake With Different Natural Colors
Kue Ku produced with various natural colors will have their nutritional content and antioxidant activity tested in this research. Processing Kue Ku with a variety of natural dyes—i...
Hybrid Chelator-Based PSMA Radiopharmaceuticals: Translational Approach
Hybrid Chelator-Based PSMA Radiopharmaceuticals: Translational Approach
(1) Background: Prostate-specific membrane antigen (PSMA) has been extensively studied in the last decade. It became a promising biological target in the diagnosis and therapy of P...
Upaya Pelestarian dan Pengembangan Kue Tradisional Betawi
Upaya Pelestarian dan Pengembangan Kue Tradisional Betawi
Kue tradisional Betawi mengalami kemunduran diakibatkan kurangnya peminat dan globalisasi yang masuk semakin membuat kue tradisional Betawi hampir hilang. Kue pancong, kue rangi, k...
RANCANG BANGUN APLIKSI PENJUALAN DAN PEMESANAN KUE BERBASIS WEB (Studi Kasus : Toko Aneka Kue Irene Jayapura)
RANCANG BANGUN APLIKSI PENJUALAN DAN PEMESANAN KUE BERBASIS WEB (Studi Kasus : Toko Aneka Kue Irene Jayapura)
Toko Aneka Kue Irene Jayapura merupakan toko yang melayani masyarakat untuk penyediakan menu aneka kue. Untuk pemesanan dan pembelian kue di toko aneka kue, khususnya yang berdomis...
PERANCANGAN BOARD GAME SEBAGAI MEDIA UNTUK MELESTARIKAN KUE TRADISIONAL NUSANTARA KEPADA ANAK-ANAK
PERANCANGAN BOARD GAME SEBAGAI MEDIA UNTUK MELESTARIKAN KUE TRADISIONAL NUSANTARA KEPADA ANAK-ANAK
Indonesia memiliki beragam kue tradisional Nusantara yang tidak hanya unik, tetapi juga menggugah selera. Namun, seiring dengan perkembangan zaman, kue tradisional Nusantara semaki...
STRATEGI PEMASARAN KUE BAGEA SEBAGAI KUE KHAS KOTA PALOPO DENGAN MENGGUNAKAN ANALISIS SWOT PADA UKM MULTI KUE KOTA PALOPO
STRATEGI PEMASARAN KUE BAGEA SEBAGAI KUE KHAS KOTA PALOPO DENGAN MENGGUNAKAN ANALISIS SWOT PADA UKM MULTI KUE KOTA PALOPO
Indonesia merupakan negara yang memiliki keanekaragaman jenis kuliner yang dapat dikembangkan menjadi sebuah unit bisnis. UKM Multi Kue merupakan salah satu unit usaha yang memprod...
Makna Serta Interaksi Sosial Tentang Kue Keranjang Perayaan Imlek di Indonesia
Makna Serta Interaksi Sosial Tentang Kue Keranjang Perayaan Imlek di Indonesia
‘Kue keranjang’ disajikan dalam perayaan Tahun Baru Imlek setiap tahun, diolah secara khusus, dan bentuk kuenya bulat berwarna kecoklatan dengan rasa manis. Terbuat dari bahan tepu...
PELESTARIAN “KUE MAYIT” SEBAGAI KUE TRADISIONAL GARUT
PELESTARIAN “KUE MAYIT” SEBAGAI KUE TRADISIONAL GARUT
Hasil studi lapangan yang dilakukan penulis, ditemukan bahwa kue tradisional Garut, yaitu “Kue Mayit” sudah sulit ditemukan di pasar tradisional dan toko oleh-oleh, hal ini karena ...

