Javascript must be enabled to continue!
Upaya Pelestarian dan Pengembangan Kue Tradisional Betawi
View through CrossRef
Kue tradisional Betawi mengalami kemunduran diakibatkan kurangnya peminat dan globalisasi yang masuk semakin membuat kue tradisional Betawi hampir hilang. Kue pancong, kue rangi, kue ape, dan kue cubit, merupakan contoh dari kue tradisional Betawi yang menghadapi tantangan serius dari globalisasi dan modernisasi yang masuk di tengah kebudayaan, yang mengakibatkan menurunnya minat dan keberlanjutan kue tradisional ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya pelestarian dan pengembangan kue tradisional Betawi sebagai bagian dari warisan budaya kuliner Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurangnya peminat, persaingan dengan makanan modern, dan kurangnya generasi penerus adalah faktor utama yang menyebabkan kue tradisional Betawi semakin jarang ditemukan. Upaya pelestarian dan pengembangan yang efektif meliputi pelaksanaan lokakarya, penyelenggaraan event kebudayaan, promosi melalui media sosial, inovasi dalam rasa, kemasan dan bentuk kue, serta pendidikan dan pelatihan untuk generasi muda diharapkan dapat mempertahankan eksistensi dari kue tradisional Betawi yang hampir hilang.
Title: Upaya Pelestarian dan Pengembangan Kue Tradisional Betawi
Description:
Kue tradisional Betawi mengalami kemunduran diakibatkan kurangnya peminat dan globalisasi yang masuk semakin membuat kue tradisional Betawi hampir hilang.
Kue pancong, kue rangi, kue ape, dan kue cubit, merupakan contoh dari kue tradisional Betawi yang menghadapi tantangan serius dari globalisasi dan modernisasi yang masuk di tengah kebudayaan, yang mengakibatkan menurunnya minat dan keberlanjutan kue tradisional ini.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya pelestarian dan pengembangan kue tradisional Betawi sebagai bagian dari warisan budaya kuliner Indonesia.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara dan observasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurangnya peminat, persaingan dengan makanan modern, dan kurangnya generasi penerus adalah faktor utama yang menyebabkan kue tradisional Betawi semakin jarang ditemukan.
Upaya pelestarian dan pengembangan yang efektif meliputi pelaksanaan lokakarya, penyelenggaraan event kebudayaan, promosi melalui media sosial, inovasi dalam rasa, kemasan dan bentuk kue, serta pendidikan dan pelatihan untuk generasi muda diharapkan dapat mempertahankan eksistensi dari kue tradisional Betawi yang hampir hilang.
Related Results
PENERAPAN ORNAMEN KHAS BETAWI DALAM INTERIOR MASJID RAYA KH. HASYIM ASYARI JAKARTA BARAT
PENERAPAN ORNAMEN KHAS BETAWI DALAM INTERIOR MASJID RAYA KH. HASYIM ASYARI JAKARTA BARAT
Abstract The Mosque is the buildings of worship for Muslims who can accommodate the worshipers. In the Mosque’s interior design is identical to the use of typical Middle Eastern or...
Evaluation Of Nutritional Content And Antioxidant Activity In Ku Cake With Different Natural Colors
Evaluation Of Nutritional Content And Antioxidant Activity In Ku Cake With Different Natural Colors
Kue Ku produced with various natural colors will have their nutritional content and antioxidant activity tested in this research. Processing Kue Ku with a variety of natural dyes—i...
PUSAT KEBUDAYAAN BETAWI DI RAWA BELONG, JAKARTA BARAT
PUSAT KEBUDAYAAN BETAWI DI RAWA BELONG, JAKARTA BARAT
Rawa Belong located in Kebon Jeruk, West Jakarta is one of the areas with Betawi values that still survive, not only from its history but the Betawi people who still live in Rawa...
PENGEMBANGAN DESAIN SIGNAGE SETU BABAKAN
PENGEMBANGAN DESAIN SIGNAGE SETU BABAKAN
AbstractSignage Design Development of Setu Babakan. Setu or “situ” means lake, while Babakan means wood fiber. Setu Babakan located at the Condet area, East Jakarta as a special ar...
PERANCANGAN BOARD GAME SEBAGAI MEDIA UNTUK MELESTARIKAN KUE TRADISIONAL NUSANTARA KEPADA ANAK-ANAK
PERANCANGAN BOARD GAME SEBAGAI MEDIA UNTUK MELESTARIKAN KUE TRADISIONAL NUSANTARA KEPADA ANAK-ANAK
Indonesia memiliki beragam kue tradisional Nusantara yang tidak hanya unik, tetapi juga menggugah selera. Namun, seiring dengan perkembangan zaman, kue tradisional Nusantara semaki...
Budaya Betawi dalam Novel Kronik Betawi Karya Ratih Kumala: Pendekatan Antropologi Sastra
Budaya Betawi dalam Novel Kronik Betawi Karya Ratih Kumala: Pendekatan Antropologi Sastra
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh posisi Universitas Pamulang dalam hal geokultural dan keinginan untuk menciptakan model peran penelitian antropologi sastra. Penelitian ini ber...
Karakteristik Iluminasi dalam Naskah Betawi Koleksi Cohen Stuart di Perpustakaan Nasional RI
Karakteristik Iluminasi dalam Naskah Betawi Koleksi Cohen Stuart di Perpustakaan Nasional RI
The aim of this study is to explain characteristics of illumination in Betawi manuscript and reveal every culture that shows in it. The data used in this research is Betawi manuscr...
Pengembangan Perkampungan Budaya Betawi Dari Condet ke Srengseng Sawah
Pengembangan Perkampungan Budaya Betawi Dari Condet ke Srengseng Sawah
This study will explain the social changes as a resulted of moved Betawi Cultural Area to Srengseng Sawah. By using the perspective of social change, clearly reflected that Condet ...

