Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Peran Induksi Emosi Terhadap Pembelian Cryptocurrency Pada Mahasiswa

View through CrossRef
Abstract-Technology that is developing rapidly is evidenced by the presence of cryptocurrency investment. Rational and analytical decision−making is required in investing. There are two emotions that affect individuals in making decisions, namely the emotions felt at the time and the emotions that arise as a result of decision making. Humans have 2 dominant emotions, namely happy and sad emotions. Thus, this study aims to examine and explain the role of emotional induction on cryptocurrency purchases among college students. This study used an experimental method, by comparing 2 treatments. The participants of this study consisted of 30 people, who were then divided into 2 groups (happy and sad groups). The group will then be given emotional induction in the form of a video according to the division of the group. The results showed that there was no difference between the induction of positive and negative emotions on cryptocurrency investment decision making ( ꭓ2 = 0.114, p > 0,05). This happens, because the individual has a 3rd thinking system which inhibits the individual from thinking irrationally. So as to make individuals to get the highest utility in decision making and get a sense of happiness. Thus, decision−making for investors, especially novice investors, is very important. Especially the metacognition ability that exists in every human being to control individual decision making. Investment is growing and becoming modern Keywords: emotional state, purchase decision making, experiment, novice stock investors   Abstrak—Teknologi yang berkembang dengan pesat dibuktikan dengan hadirnya investasi cryptocurrency. Pengambilan keputusan yang rasional dan analitis diperlukan dalam melakukan investasi. Terdapat dua emosi yang mempengaruhi individu dalam pengambilan keputusan, yaitu emosi yang dirasakan saat itu dan emosi yang muncul akibat pengambilan keputusan. Manusia memiliki 2 emosi yang dominan, yaitu emosi bahagia dan sedih. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menjelaskan peran induksi emosi terhadap pembelian cryptocurrency pada mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, dengan membandingan 2 perlakuan. Partisipan penelitian ini terdiri atas 30 orang, yang kemudian terbagi menjadi 2 kelompok (kelompok bahagia dan sedih). Kelompok kemudian akan diberikan induksi emosi berupa video sesuai dengan pembagian kelompoknya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada beda antara induksi emosi positif dan negatif terhadap pengambilan keputusan investasi cryptocurrency ( ꭓ2 = 0.114, p > 0,05). Hal ini terjadi, karena individu memiliki sistem berpikir ke−3 yang menghambat individu untuk berpikir secara irasional. Sehingga membuat individu untuk mendapatkan utilitas tertinggi dalam pengambilan keputusan dan mendapatkan rasa bahagia. Sehingga, pengambilan keputusan untuk investor, terutama investor pemula adalah hal yang sangat penting. Terutama kemampuan metakognisi yang ada di setiap manusia untuk mengontrol pengambilan keputusan individu. Kata kunci: kondisi emosional, pengambilan keputusan pembelian, eksperimen, investor crypto pemula
Title: Peran Induksi Emosi Terhadap Pembelian Cryptocurrency Pada Mahasiswa
Description:
Abstract-Technology that is developing rapidly is evidenced by the presence of cryptocurrency investment.
Rational and analytical decision−making is required in investing.
There are two emotions that affect individuals in making decisions, namely the emotions felt at the time and the emotions that arise as a result of decision making.
Humans have 2 dominant emotions, namely happy and sad emotions.
Thus, this study aims to examine and explain the role of emotional induction on cryptocurrency purchases among college students.
This study used an experimental method, by comparing 2 treatments.
The participants of this study consisted of 30 people, who were then divided into 2 groups (happy and sad groups).
The group will then be given emotional induction in the form of a video according to the division of the group.
The results showed that there was no difference between the induction of positive and negative emotions on cryptocurrency investment decision making ( ꭓ2 = 0.
114, p > 0,05).
This happens, because the individual has a 3rd thinking system which inhibits the individual from thinking irrationally.
So as to make individuals to get the highest utility in decision making and get a sense of happiness.
Thus, decision−making for investors, especially novice investors, is very important.
Especially the metacognition ability that exists in every human being to control individual decision making.
Investment is growing and becoming modern Keywords: emotional state, purchase decision making, experiment, novice stock investors   Abstrak—Teknologi yang berkembang dengan pesat dibuktikan dengan hadirnya investasi cryptocurrency.
Pengambilan keputusan yang rasional dan analitis diperlukan dalam melakukan investasi.
Terdapat dua emosi yang mempengaruhi individu dalam pengambilan keputusan, yaitu emosi yang dirasakan saat itu dan emosi yang muncul akibat pengambilan keputusan.
Manusia memiliki 2 emosi yang dominan, yaitu emosi bahagia dan sedih.
Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menjelaskan peran induksi emosi terhadap pembelian cryptocurrency pada mahasiswa.
Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, dengan membandingan 2 perlakuan.
Partisipan penelitian ini terdiri atas 30 orang, yang kemudian terbagi menjadi 2 kelompok (kelompok bahagia dan sedih).
Kelompok kemudian akan diberikan induksi emosi berupa video sesuai dengan pembagian kelompoknya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada beda antara induksi emosi positif dan negatif terhadap pengambilan keputusan investasi cryptocurrency ( ꭓ2 = 0.
114, p > 0,05).
Hal ini terjadi, karena individu memiliki sistem berpikir ke−3 yang menghambat individu untuk berpikir secara irasional.
Sehingga membuat individu untuk mendapatkan utilitas tertinggi dalam pengambilan keputusan dan mendapatkan rasa bahagia.
Sehingga, pengambilan keputusan untuk investor, terutama investor pemula adalah hal yang sangat penting.
Terutama kemampuan metakognisi yang ada di setiap manusia untuk mengontrol pengambilan keputusan individu.
Kata kunci: kondisi emosional, pengambilan keputusan pembelian, eksperimen, investor crypto pemula.

Related Results

Dinamika Emosi Tokoh Kinan dalam Novel Layangan Putus Karya Mommy Asf
Dinamika Emosi Tokoh Kinan dalam Novel Layangan Putus Karya Mommy Asf
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dinamika emosi Kinan dalam novel Layangan Putus Karya Mommy Asf. Pendekatan yang digunakan adalah Psikologi Sastra. Metode yang d...
Peran Regulasi Emosi Terhadap Stres Akademik Pada Mahasiswa Pemegang Beasiswa
Peran Regulasi Emosi Terhadap Stres Akademik Pada Mahasiswa Pemegang Beasiswa
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat peran regulasi emosi terhadap stres akademik pada mahasiswa pemegang beasiswa Universitas Islam Indonesia. Peneli...
Menerokai Emosi Belia dalam Organisasi di Lembah Klang
Menerokai Emosi Belia dalam Organisasi di Lembah Klang
Emosi adalah sesuatu yang dirasai individu secara dalaman. Pelbagai bentuk emosi yang akan ditunjukkan seseorang individu dalam organisasi. Konsep emosi mempunyai pelbagai dimensi ...
PENGARUH PERBEDAAN TIPE BELITAN TERHADAP HARMONISA DISTRIBUSI MMF CELAH UDARA MOTOR INDUKSI
PENGARUH PERBEDAAN TIPE BELITAN TERHADAP HARMONISA DISTRIBUSI MMF CELAH UDARA MOTOR INDUKSI
Motor induksi merupakan salah satu motor listrik yang luas penggunaannya. Dalam kondisi tertentu motor induksi tak jarang mengalami kerusakan yang disebabkan oleh beban berlebih, h...
Perubahan Diameter Kumparan Terhadap Suhu yang dihasilkan Pada Pemanas Induksi
Perubahan Diameter Kumparan Terhadap Suhu yang dihasilkan Pada Pemanas Induksi
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perubahan diameter kumparan terhadap alat pemanas induksi, termasuk pengaruhnya terhadap suhu yang dihasilkan dengan batasan wakt...
Gambaran Perilaku Disregulasi Emosi Anak Prasekolah Usia 3-4 Tahun
Gambaran Perilaku Disregulasi Emosi Anak Prasekolah Usia 3-4 Tahun
Abstrak. Regulasi emosi merupakan kemampuan anak dalam mengekspresikan, mengenali dan mengatur emosi agar dapat ditampilkan sesuai dengan norma sosial yang berlaku. Sebaliknya, dis...

Back to Top