Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

KAJIAN PRODUKSI TANAMAN PALA DI HKM RANGAI SEJAHTERA KPH RAJABASA

View through CrossRef
Pala merupakan tanaman yang memiliki nilai ekonomi, ekologi, dan sosial yang baik, karenanya pala menjadi salah satu tanaman yang banyak diminati dalam pengembangan perhutanan sosial. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis produktivitas serta potensi pala yang ada di Hkm Rangai Sejahtera. Penelitian ini di desain dengan sistem random sampling (SRS) untuk mendapatkan data jumlah petani yang areal produksinya akan dilakukan  pengambilan sampling. Analisis vegetasi digunakan untuk mengetahui kondisi vegetasi lahan. Wawancara langsung dilakukan untuk mendapatkan data produktivitas pala dan harga jual rata-rata. Analisis kuantitatif digunakan untuk mengetahui produksi pala/ha dan potensi produksi pala. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada lahan garapan Hkm Rangai Sejahtera hanya ditemukan 6 jenis tanaman yang terdiri dari 5 tanaman MPTs dan 1 tanaman perkebunan. Pala merupakan tanaman yang mendominasi dengan INP sebesar 104,67%, dengan kerapatan pala sebesar 80,6 tanaman/ha, frekuensi 100% serta dominansi 0,51 m2/ha. Produktivitas pala per pohon di HKm Rangai Sejahtera rata-rata  60kg/pohon/thn, dengan kerapatan tanaman pala 80,6 pohon/ha maka produktivitas per ha sebanyak 4.836 kg/ha. Dengan luasan 420 ha maka potensi pala sekitar 2.031.120 kg/thn.
Title: KAJIAN PRODUKSI TANAMAN PALA DI HKM RANGAI SEJAHTERA KPH RAJABASA
Description:
Pala merupakan tanaman yang memiliki nilai ekonomi, ekologi, dan sosial yang baik, karenanya pala menjadi salah satu tanaman yang banyak diminati dalam pengembangan perhutanan sosial.
Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis produktivitas serta potensi pala yang ada di Hkm Rangai Sejahtera.
Penelitian ini di desain dengan sistem random sampling (SRS) untuk mendapatkan data jumlah petani yang areal produksinya akan dilakukan  pengambilan sampling.
Analisis vegetasi digunakan untuk mengetahui kondisi vegetasi lahan.
Wawancara langsung dilakukan untuk mendapatkan data produktivitas pala dan harga jual rata-rata.
Analisis kuantitatif digunakan untuk mengetahui produksi pala/ha dan potensi produksi pala.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada lahan garapan Hkm Rangai Sejahtera hanya ditemukan 6 jenis tanaman yang terdiri dari 5 tanaman MPTs dan 1 tanaman perkebunan.
Pala merupakan tanaman yang mendominasi dengan INP sebesar 104,67%, dengan kerapatan pala sebesar 80,6 tanaman/ha, frekuensi 100% serta dominansi 0,51 m2/ha.
Produktivitas pala per pohon di HKm Rangai Sejahtera rata-rata  60kg/pohon/thn, dengan kerapatan tanaman pala 80,6 pohon/ha maka produktivitas per ha sebanyak 4.
836 kg/ha.
Dengan luasan 420 ha maka potensi pala sekitar 2.
031.
120 kg/thn.

Related Results

TINGKAT KEMANDIRIAN KESATUAN PENGELOLAAN HUTAN (KPH) DALAM PENGELOLAAN HUTAN DI SUMATERA BARAT
TINGKAT KEMANDIRIAN KESATUAN PENGELOLAAN HUTAN (KPH) DALAM PENGELOLAAN HUTAN DI SUMATERA BARAT
Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) di Sumatera Barat merupakan salah satu KPH Model yang dibentuk oleh pemerintah. KPH dibentuk untuk memastikan pengelolaan hutan tetap lestari dan b...
PEMAKAIAN BAHASA LAMPUNG DI DAERAH RAJABASA
PEMAKAIAN BAHASA LAMPUNG DI DAERAH RAJABASA
Pemakaian bahasa Lampung di daerah Rajabasa menjadi fokus permasalahan dalam penelitian ini.  Tujuan melaksanakan penelitian adalah memberikan informasi dan deskripsi kepada masyar...
ANALISIS KONDISI SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN HUTAN KEMASYARAKATAN DI KELOMPOK TANI TERE WETAN, KABUPATEN SIKKA
ANALISIS KONDISI SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN HUTAN KEMASYARAKATAN DI KELOMPOK TANI TERE WETAN, KABUPATEN SIKKA
Hutan Kemasyarakatan (HKm) merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meminimalisir masalah kemiskinan bagi masyarakat yang tinggal di dalam maupun di sekitar kawasan hutan. Salah...
The economic impact of agroforestry practice in production forest areas, Сentral Java province, Indonesia
The economic impact of agroforestry practice in production forest areas, Сentral Java province, Indonesia
The concept of Joint Community Forest Management in Indonesia is an effort to involve communities in forest management through agroforestry to support forest sustainability. Agrofo...
Kriteria Seleksi Bibit Pala melalui Model Pemuliaan Partisipatif di Perkebunan Pala
Kriteria Seleksi Bibit Pala melalui Model Pemuliaan Partisipatif di Perkebunan Pala
Proses pengelolaan pembibitan pala yang kurang baik pada Perkebunan Pala Desa Banjaran menyebabkan kualitas bibit pala rendah dan berakibat pada penurunan harga jual dari bibit ter...
SIMBIOSIS MUTUALISME ANTARA VIRUS DAN TANAMAN
SIMBIOSIS MUTUALISME ANTARA VIRUS DAN TANAMAN
Interaksi antara virus dan tanaman seringkali dikaitkan dengan penyakit atau bersifat interaksi negatif. Akhir - akhir ini mulai dikaji interaksi positif antara virus dan tanaman, ...
Pemberdayaan Petani Pala dalam Meningkatkan Produktivitas Hasil Tanaman Pala di Distrik Pariwari Kabupaten Fakfak
Pemberdayaan Petani Pala dalam Meningkatkan Produktivitas Hasil Tanaman Pala di Distrik Pariwari Kabupaten Fakfak
Kabupaten Fakfak merupakan salah satu penghasil buah pala terbesar di Papua Barat. Oleh karena itu, penulis tertarik untuk menyusun laporan akhir ini dengan judul “Pemberdayaan P...

Back to Top