Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Masjid: Studi Pada Masjid Al-Mujahidin Desa Padang Kandis, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung

View through CrossRef
Mosque-based community empowerment is an obligation which is a challenge in it self for KKN-MB students. It is hoped that the presence of KKN-MB students in the Padang Kandis Village community will help streng then the community to become a better mosque-based community. This means that mosques can have the potential to be a change or civilization for a people/society and also help solve various existing problems, for example in educational and religious aspects. Alleviating various community problems is one of the tasks of KKN-MB Group 14 Padang Kandis Village students. The most important factors are adequate human resources (HR), an organized mosque organizational structure and support from preachers. This condition is actually a challenge for KKN-MB students, there needs to be a more intensive approach and support from all parties, especially the community. The method of service through this KKN program is to invite the Padang Kandis village community to be actively involved in religious activities and positive activities that have been prepared in the KKN work program together with Padang Kandis Village officials.   Pemberdayaan masyarakat berbasis masjid merupakan suatu kewajiban yang menjadi tantangan tersendiri bagi mahasiswa KKN-MB. Kehadiran mahasiswa KKN-MB di tengah masyarakat Desa Padang Kandis diharapkan turut memperkuat masyarakat menjadi lebih baik berbasis masjid. Artinya, masjid dapat berpotensi sebagai perubahan atau peradaban bagi suatu umat/masyarakat dan juga membantu menyelesaikan berbagai macam permasalahan yang ada, misalnya di aspek pendidikan dan keagamaan. Mengentaskan berbagai permasalahan masyarakat merupakan salah satu tugas mahasiswa KKN-MB Kelompok 14 Desa Padang Kandis. Yang menjadi faktor terpentingnya adalah sumber daya manusia (SDM) yang memadai, struktur organisasi masjid yang terorganisir dan dukungan para dakwah. Kondisi ini sebenarnya menjadi tantangan tersendiri bagi mahasiswa KKN-MB, perlu adanya pendekatan yang lebih intensif dan dukungan dari semua pihak terutama masyarakat. Metode pengabdian melalui program KKN ini adalah mengajak masyarakat desa Padang Kandis untuk terlibat aktif dalam kegiatan-kegiatan keagamaan dan kegiatan positif yang telah disusun dalam program kerja KKN bersama dengan perangkat Desa Padang kandis.
IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung
Title: Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Masjid: Studi Pada Masjid Al-Mujahidin Desa Padang Kandis, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung
Description:
Mosque-based community empowerment is an obligation which is a challenge in it self for KKN-MB students.
It is hoped that the presence of KKN-MB students in the Padang Kandis Village community will help streng then the community to become a better mosque-based community.
This means that mosques can have the potential to be a change or civilization for a people/society and also help solve various existing problems, for example in educational and religious aspects.
Alleviating various community problems is one of the tasks of KKN-MB Group 14 Padang Kandis Village students.
The most important factors are adequate human resources (HR), an organized mosque organizational structure and support from preachers.
This condition is actually a challenge for KKN-MB students, there needs to be a more intensive approach and support from all parties, especially the community.
The method of service through this KKN program is to invite the Padang Kandis village community to be actively involved in religious activities and positive activities that have been prepared in the KKN work program together with Padang Kandis Village officials.
  Pemberdayaan masyarakat berbasis masjid merupakan suatu kewajiban yang menjadi tantangan tersendiri bagi mahasiswa KKN-MB.
Kehadiran mahasiswa KKN-MB di tengah masyarakat Desa Padang Kandis diharapkan turut memperkuat masyarakat menjadi lebih baik berbasis masjid.
Artinya, masjid dapat berpotensi sebagai perubahan atau peradaban bagi suatu umat/masyarakat dan juga membantu menyelesaikan berbagai macam permasalahan yang ada, misalnya di aspek pendidikan dan keagamaan.
Mengentaskan berbagai permasalahan masyarakat merupakan salah satu tugas mahasiswa KKN-MB Kelompok 14 Desa Padang Kandis.
Yang menjadi faktor terpentingnya adalah sumber daya manusia (SDM) yang memadai, struktur organisasi masjid yang terorganisir dan dukungan para dakwah.
Kondisi ini sebenarnya menjadi tantangan tersendiri bagi mahasiswa KKN-MB, perlu adanya pendekatan yang lebih intensif dan dukungan dari semua pihak terutama masyarakat.
Metode pengabdian melalui program KKN ini adalah mengajak masyarakat desa Padang Kandis untuk terlibat aktif dalam kegiatan-kegiatan keagamaan dan kegiatan positif yang telah disusun dalam program kerja KKN bersama dengan perangkat Desa Padang kandis.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Mekanisme Pengupahan (Ujrah) pada Pengurus Masjid di Kabupaten Kubu Raya: Suatu Tinjauan Syariah
Mekanisme Pengupahan (Ujrah) pada Pengurus Masjid di Kabupaten Kubu Raya: Suatu Tinjauan Syariah
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menjelaskan mekanisme pengupahan (ujrah) pada pengurus masjid di Kabupaten Kubu Raya dan menilai apakah mekanisme pengupahan (ujrah) pada peng...
Faktor Pendukung dan Penghambat Stakeholders Dalam Pemberdayaan Petani Asam Kandis di Nagari Salibutan
Faktor Pendukung dan Penghambat Stakeholders Dalam Pemberdayaan Petani Asam Kandis di Nagari Salibutan
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan faktor pendukung dan penghambat stakeholders dalam pemberdayaan petani asam kandis di Nagari Salibutan. Penelitian ini dilatarbelakangi o...
KOMPARASI TATA MASSA DAN RUANG PADA MASJID AGUNG SANG CIPTA RASA CIREBON DAN MASJID GEDHE KAUMAN YOGYAKARTA
KOMPARASI TATA MASSA DAN RUANG PADA MASJID AGUNG SANG CIPTA RASA CIREBON DAN MASJID GEDHE KAUMAN YOGYAKARTA
Abstrak- Penyebaran Islam di Indonesia meninggalkan keberagaman budaya akibat adanya akulturasi khususnya di Pulau Jawa. Di antaranya adalah ritual-ritual atau aktivitas asli Jawa ...
Implementasi Kebijakan Dana Desa Terhadap Pemberdayaan Masyarakat Nagari Andaleh Kecamatan Batipuh Kabupaten Tanah Datar
Implementasi Kebijakan Dana Desa Terhadap Pemberdayaan Masyarakat Nagari Andaleh Kecamatan Batipuh Kabupaten Tanah Datar
Artikel ini berfokus pada pembahasan tentang Minimnya kesadaran, pengetahuan, pengalaman dan konsep diri masyarakat dalam kegiatan yang berkaitan dengan pemberdayaan. Tujuan Dalam ...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama Badan Permusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraan Pemerintah...
EFEKTIVITAS PENGELOLAAN DANA DESA DI KECAMATAN GUNUNGPUTRI KABUPATEN BOGOR PROVINSI JAWA BARAT
EFEKTIVITAS PENGELOLAAN DANA DESA DI KECAMATAN GUNUNGPUTRI KABUPATEN BOGOR PROVINSI JAWA BARAT
Dalam Undang-undang Desa Pasal 72 menyebutkan bahwa desa mempunyai 7 sumber pendapatan,yaitu: 1. Pendapatan asli desa, yang terdiri dari hasil usaha, hasil aset, swadaya, partisipa...

Back to Top