Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS PERTIMBANGAN MAHKAMAH AGUNG MENGABULKAN PERMOHONAN KASASI TERDAKWA DALAM PERKARA NARKOTIKA

View through CrossRef
<p>Artikel ini menganalisis hukum acara pidana mengenai pengajuan kasasi oleh terdakwa yang dikabulkan oleh MA dalam kasus narkotika. Hakim MA mengabulkannya karena hakim Pengadilan Tinggi yang menangani perkara ini dianggap telah salah dalam menerapkan hukum. Tujuan artikel ini adalah untuk membuktikan apakah pertimbangan Mahkamah Agung dalam mengabulkan permohonan terdakwa telah sesuai dengan Pasal 253 Ayat (1) KUHAP. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum doktrinal atau normatif sehingga sifat penelitian ini adalah perskriptif dan terapan. Pengumpulan bahan hukum dengan cara studi kepustakaan kemudian bahan hukum yang digunakan yakni bahan hukum primer dan sekunder. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dari permasalahan tersebut dapat disimpulkan bahwa pertimbangan Mahkamah Agung mengabulkan permohonan kasasi terdakwa telah sesuai dengan ketentuan Pasal 253 Ayat (1) KUHAP karena fakta menunjukan telah terjadi kesalahan penerapan hukum dalam memutus perkara ini oleh hakim pengadilan sebelumnya</p><p> </p>
Title: ANALISIS PERTIMBANGAN MAHKAMAH AGUNG MENGABULKAN PERMOHONAN KASASI TERDAKWA DALAM PERKARA NARKOTIKA
Description:
<p>Artikel ini menganalisis hukum acara pidana mengenai pengajuan kasasi oleh terdakwa yang dikabulkan oleh MA dalam kasus narkotika.
Hakim MA mengabulkannya karena hakim Pengadilan Tinggi yang menangani perkara ini dianggap telah salah dalam menerapkan hukum.
Tujuan artikel ini adalah untuk membuktikan apakah pertimbangan Mahkamah Agung dalam mengabulkan permohonan terdakwa telah sesuai dengan Pasal 253 Ayat (1) KUHAP.
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum doktrinal atau normatif sehingga sifat penelitian ini adalah perskriptif dan terapan.
Pengumpulan bahan hukum dengan cara studi kepustakaan kemudian bahan hukum yang digunakan yakni bahan hukum primer dan sekunder.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dari permasalahan tersebut dapat disimpulkan bahwa pertimbangan Mahkamah Agung mengabulkan permohonan kasasi terdakwa telah sesuai dengan ketentuan Pasal 253 Ayat (1) KUHAP karena fakta menunjukan telah terjadi kesalahan penerapan hukum dalam memutus perkara ini oleh hakim pengadilan sebelumnya</p><p> </p>.

Related Results

KESESUAIAN PERTIMBANGAN MAHKAMAH AGUNG DALAM KASUS PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA BERDASARKAN PASAL 253 AYAT (1) KUHAP
KESESUAIAN PERTIMBANGAN MAHKAMAH AGUNG DALAM KASUS PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA BERDASARKAN PASAL 253 AYAT (1) KUHAP
<p>Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian pertimbangan Mahkamah Agung dalam mengabulkan pengajuan kasasi dengan Pasal 253 Ayat (1) KUHAP. Kasus tindak pidana pen...
DINAMIKA PENYELESAIAN PERMOHONAN PERKARA POLIGAMI DI PENGADILAN AGAMA PAREPARE
DINAMIKA PENYELESAIAN PERMOHONAN PERKARA POLIGAMI DI PENGADILAN AGAMA PAREPARE
Penelitian ini membahas mengenai dinamika penyelesaian perkara poligamipengadilan agama Parepare, dengan sub masalah:1) Bagaimana proses permohonan Izin perkawinan poligami. 2) Bag...
PERLINDUNGAN HAK ANAK DALAM PEMERIKSAAN PERKARA PERMOHONAN DISPENSASI KAWIN
PERLINDUNGAN HAK ANAK DALAM PEMERIKSAAN PERKARA PERMOHONAN DISPENSASI KAWIN
 Jurnal dengan judul “Perlindungan Hak Anak Dalam Pemeriksaan Perkara Permohonan Dispensasi Kawin” ini berangkat dari permasalahan bagaimana bentuk perlindungan hak anak dalam peme...

Back to Top