Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pemanfaatan Bahan Galian Mineral Kalsit Berdasarkan Karakteristik Sifat Fisik di Cikembar Sukabumi

View through CrossRef
Abstract. Calcite mineral is a mineral with a chemical composition of CaCO3 which can be found in a pure state or not. The purpose of this study is to analyze the characteristics of the calcite mineral and recommend its use based on the physical properties of the calcite mineral in the research area, in order to improve the economy of the surrounding area and create employment opportunities. Tests were carried out to determine the characteristics of physical and chemical properties, namely physical properties testing to determine porosity, mass (original, saturated, dependent), weight (original, dry, saturated), apparent specific gravity, true specific gravity, original water content, saturated water content, degree of saturation and void ratio, as well as petrographic thin sections to determine pore type, variety and diagenetic products. Then testing the chemical properties to determine the composition and content of the calcite mineral being tested. In the research area, through testing the physical properties and testing the chemical properties of XRF, it can be seen the characteristics of the mineral calcite which is perfectly crystallized, has orthosparite cement in BGP-1 (10%) and BGP-2 (15%) with poor grain uniformity, fine grained. – medium, the porosity of GMP-01 (3.93%) and GMP-02 (3.25%) and the results of the void ratio of 0.04 cm3 and 0.03 cm3, this value indicates that the rock has a small cavity so that the volume is large. found small. For XRF, it is known that there is 55.84% CaO in the calcite mineral. Abstrak. Mineral kalsit adalah mineral dengan kompisi kimia CaCO3 yang dapat dijumpai dalam keadaan murni ataupun tidak. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis karakteristik mineral kalsit dan merekomendasikan untuk pemanfaatannya berdasarkan sifat fisik mineral kalsit di daerah penelitian, guna meningkatkan perekonomian daerah sekitar serta membuka lapangan kerja. Dilakukan pengujian untuk mengetahui karakteristik sifat fisik dan sifat kimiawi, yaitu pengujian sifat fisik untuk mengetahui porositas, massa (asli, jenuh, tergantung), bobot (asli, kering, jenuh), apparent specific gravity, true specific gravity, kadar air asli, saturated water content, derajat kejenuhan dan void ratio, serta sayatan tipis petrografi untuk mengetahui tipe pori, faries dan produk diagenesa. Kemudian pengujian sifat kimiawi untuk mengetahui komposisi dan kadar pada mineral kalsit yang di uji. Pada daerah penelitian melalui pengujian sifat fisik dan pengujian sifat kimia XRF, maka dapat diketahui karakteristik mineral kalsit yang terkristalisasi sempurna, memiliki semen orthosparit pada BGP-1 (10%) dan BGP- 2 (15%) dengan keseragaman butir yang buruk, berbutir halus – sedang, porositas GMP-01 (3,93%) dan GMP-02 (3,25%) dan hasil void ratio sebesar 0,04 cm3 dan 0,03 cm3, nilai ini menunjukan bahwa batuan tersebut memiliki rongga kecil sehingga volume yang didapatkan kecil. Untuk XRF diketahui terdapat 55,84% CaO dalam mineral kalsit tersebut.
Title: Pemanfaatan Bahan Galian Mineral Kalsit Berdasarkan Karakteristik Sifat Fisik di Cikembar Sukabumi
Description:
Abstract.
Calcite mineral is a mineral with a chemical composition of CaCO3 which can be found in a pure state or not.
The purpose of this study is to analyze the characteristics of the calcite mineral and recommend its use based on the physical properties of the calcite mineral in the research area, in order to improve the economy of the surrounding area and create employment opportunities.
Tests were carried out to determine the characteristics of physical and chemical properties, namely physical properties testing to determine porosity, mass (original, saturated, dependent), weight (original, dry, saturated), apparent specific gravity, true specific gravity, original water content, saturated water content, degree of saturation and void ratio, as well as petrographic thin sections to determine pore type, variety and diagenetic products.
Then testing the chemical properties to determine the composition and content of the calcite mineral being tested.
In the research area, through testing the physical properties and testing the chemical properties of XRF, it can be seen the characteristics of the mineral calcite which is perfectly crystallized, has orthosparite cement in BGP-1 (10%) and BGP-2 (15%) with poor grain uniformity, fine grained.
– medium, the porosity of GMP-01 (3.
93%) and GMP-02 (3.
25%) and the results of the void ratio of 0.
04 cm3 and 0.
03 cm3, this value indicates that the rock has a small cavity so that the volume is large.
found small.
For XRF, it is known that there is 55.
84% CaO in the calcite mineral.
Abstrak.
Mineral kalsit adalah mineral dengan kompisi kimia CaCO3 yang dapat dijumpai dalam keadaan murni ataupun tidak.
Adapun tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis karakteristik mineral kalsit dan merekomendasikan untuk pemanfaatannya berdasarkan sifat fisik mineral kalsit di daerah penelitian, guna meningkatkan perekonomian daerah sekitar serta membuka lapangan kerja.
Dilakukan pengujian untuk mengetahui karakteristik sifat fisik dan sifat kimiawi, yaitu pengujian sifat fisik untuk mengetahui porositas, massa (asli, jenuh, tergantung), bobot (asli, kering, jenuh), apparent specific gravity, true specific gravity, kadar air asli, saturated water content, derajat kejenuhan dan void ratio, serta sayatan tipis petrografi untuk mengetahui tipe pori, faries dan produk diagenesa.
Kemudian pengujian sifat kimiawi untuk mengetahui komposisi dan kadar pada mineral kalsit yang di uji.
Pada daerah penelitian melalui pengujian sifat fisik dan pengujian sifat kimia XRF, maka dapat diketahui karakteristik mineral kalsit yang terkristalisasi sempurna, memiliki semen orthosparit pada BGP-1 (10%) dan BGP- 2 (15%) dengan keseragaman butir yang buruk, berbutir halus – sedang, porositas GMP-01 (3,93%) dan GMP-02 (3,25%) dan hasil void ratio sebesar 0,04 cm3 dan 0,03 cm3, nilai ini menunjukan bahwa batuan tersebut memiliki rongga kecil sehingga volume yang didapatkan kecil.
Untuk XRF diketahui terdapat 55,84% CaO dalam mineral kalsit tersebut.

Related Results

JUMLAH OSTEOBLAS PADA PROSES PENYEMBUHAN TULANG PASCA IMPLANTASI HIDROKSIAPATIT SINTESIS DARI KALSIT
JUMLAH OSTEOBLAS PADA PROSES PENYEMBUHAN TULANG PASCA IMPLANTASI HIDROKSIAPATIT SINTESIS DARI KALSIT
Tulang memiliki respons penyembuhan secara alami, namun defek yang besar seringkali menyebabkan tulang tidak dapatberegenerasi dengan baik. Hidroksiapatit (HA) adalah material peng...
PENGARUH AJARAN TRI GUNA DALAM MENINGKATKAN BUDHI PEKERTI ANAK DI TK SARI MEKAR BANGUNTAPAN BANTUL YOGYAKARTA
PENGARUH AJARAN TRI GUNA DALAM MENINGKATKAN BUDHI PEKERTI ANAK DI TK SARI MEKAR BANGUNTAPAN BANTUL YOGYAKARTA
Pengaruh Ajaran Tri Guna Dalam Pendidikan Budhi Pekerti Anak Di  TK Sari Mekar Banguntapan Bantul Yogyakarta, Dalam mencapai pendidikan Budhi pekerti di dalam ajarangama Hindu terd...
PEMETAAN PENAMBANGAN GALIAN C MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DI KAWASAN HULU KABUPATEN ACEH TAMIANG
PEMETAAN PENAMBANGAN GALIAN C MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DI KAWASAN HULU KABUPATEN ACEH TAMIANG
Bahan galian golongan C secara tidak langsung merupakan bahan tambang yang dekat dengan manusia. Karena keberadaannya yang ada dimana-mana dan dibutuhkan setiap hari. Pentingnya me...
Pemenuhan Hak-hak Anak Pasca Perceraian Orang Tua di Kecamatan Cikembar
Pemenuhan Hak-hak Anak Pasca Perceraian Orang Tua di Kecamatan Cikembar
Perceraian di Kecamatan Cikembar kerapkali menimbulkan ekses-ekses masalah pemenuhan hak-hak anak pasca perceraian orang tua. Banyak hambatan utama yang menjadi penyebab terbengkal...
Pemanfaatan Media Sosial Terhadap Kompetensi Penyuluh Pertanian Di Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar
Pemanfaatan Media Sosial Terhadap Kompetensi Penyuluh Pertanian Di Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar
Abstrak . Pesannya pengguna media sosial saat ini berpotensi untuk dimanfaatkan oleh semua profesi termasuk penyuluh sebagai sumber belajar dan media informasi pertanian. Melalui p...
Pemetaan potensi bahan galian mangan sebagai langkah awal menuju geowisata inovatif
Pemetaan potensi bahan galian mangan sebagai langkah awal menuju geowisata inovatif
Keberadaan bahan galian mangan di Desa Pattappa, Kecamatan Pujananting, Kabupaten Barru, Provinsi Sulawesi Selatan memberikan peluang besar untuk dikembangkan sebagai geowisata yan...
ANALISA DAN INTERPRETASI KANDUNGAN MINERAL PADA BATUAN SEBAGAI BAHAN GALIAN INDUSTRI
ANALISA DAN INTERPRETASI KANDUNGAN MINERAL PADA BATUAN SEBAGAI BAHAN GALIAN INDUSTRI
Batuan merupakan kumpulan dari beberapa jenis mineral. Setiap mineral terdiri dari berbagai ion-ion atau unsur-unsur tertentu. Ion atu unsur-unsur ini dapat diextrak melalui proses...
STRATEGI KPU KOTA SUKABUMI DALAM MENINGKATKAN ANGKA PEMILIH RASIONAL PADA PEMILU SERENTAK TAHUN 2024
STRATEGI KPU KOTA SUKABUMI DALAM MENINGKATKAN ANGKA PEMILIH RASIONAL PADA PEMILU SERENTAK TAHUN 2024
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya pemahaman dan kesadaran masyarakat Kota Sukabumi terhadap pentingnya menjadi pemilih rasional. Berdasarkan Pilkada 2019, masih ditemu...

Back to Top