Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISA DAN INTERPRETASI KANDUNGAN MINERAL PADA BATUAN SEBAGAI BAHAN GALIAN INDUSTRI

View through CrossRef
Batuan merupakan kumpulan dari beberapa jenis mineral. Setiap mineral terdiri dari berbagai ion-ion atau unsur-unsur tertentu. Ion atu unsur-unsur ini dapat diextrak melalui proses pengolahan atau metalurgi yang bermanfaat sebagai bahan industri, baik industri kimia, manufactur, industri kesehatan, maupun industri bahan peledak. Penelitian ini merupakan kelanjutan perluasan penelitian tahun lalu, dimana pengambilan sampel dilakukan secara random di beberapa titik daerah Jayapura yaitu daerah Koyakoso dan sekitarnya. Metode pengambilan sampel dilakukan dengan cara pengambilan batuan yang masih segar dengan berat sekitar 2 Kg setiap titik. Titik pengambilan sampel sebanyak 6 titik dimana jarak antar titik sekitar 25 meter dengan titik pengambilan mengarah pada daerah perbukitan. Sampel yang telah diambil akan dibawa ke laboratorium untuk dilakukan analisa. Sampel terlebih dahulu dibersihkan dari kotoran-kotoran yang menempel seperti debu dan tanah,kemudian di gerus sampai ukuran 15 mesh, kemudian sampel hasil penggerusan di analisa dengan menggunakan mikroskop polarisasi untuk mengetahui sifat-sifat fisik batuan. Hasil dari sifat fisik batuan ini kemudian di interpretasi untuk mengetahui kandungan mineral-mineral yang terdapat pada batuan yang akan dikorelasikan dengan kandungan mineral yang tertera pada peta geologi regional lembar jayapura, dan hasil pengujian XRD terdahulu sebagai perbandingan. Hasil dari pengujian sifat fisik  batuan  ini langsung menunjukkan jenis kandungan mineral.
Title: ANALISA DAN INTERPRETASI KANDUNGAN MINERAL PADA BATUAN SEBAGAI BAHAN GALIAN INDUSTRI
Description:
Batuan merupakan kumpulan dari beberapa jenis mineral.
Setiap mineral terdiri dari berbagai ion-ion atau unsur-unsur tertentu.
Ion atu unsur-unsur ini dapat diextrak melalui proses pengolahan atau metalurgi yang bermanfaat sebagai bahan industri, baik industri kimia, manufactur, industri kesehatan, maupun industri bahan peledak.
Penelitian ini merupakan kelanjutan perluasan penelitian tahun lalu, dimana pengambilan sampel dilakukan secara random di beberapa titik daerah Jayapura yaitu daerah Koyakoso dan sekitarnya.
Metode pengambilan sampel dilakukan dengan cara pengambilan batuan yang masih segar dengan berat sekitar 2 Kg setiap titik.
Titik pengambilan sampel sebanyak 6 titik dimana jarak antar titik sekitar 25 meter dengan titik pengambilan mengarah pada daerah perbukitan.
Sampel yang telah diambil akan dibawa ke laboratorium untuk dilakukan analisa.
Sampel terlebih dahulu dibersihkan dari kotoran-kotoran yang menempel seperti debu dan tanah,kemudian di gerus sampai ukuran 15 mesh, kemudian sampel hasil penggerusan di analisa dengan menggunakan mikroskop polarisasi untuk mengetahui sifat-sifat fisik batuan.
Hasil dari sifat fisik batuan ini kemudian di interpretasi untuk mengetahui kandungan mineral-mineral yang terdapat pada batuan yang akan dikorelasikan dengan kandungan mineral yang tertera pada peta geologi regional lembar jayapura, dan hasil pengujian XRD terdahulu sebagai perbandingan.
Hasil dari pengujian sifat fisik  batuan  ini langsung menunjukkan jenis kandungan mineral.

Related Results

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Prediksi Modulus Elastisitas Batuan Utuh dan Modulus Deformasi Massa Batuan dari Kurva Perilaku Konstitutif
Prediksi Modulus Elastisitas Batuan Utuh dan Modulus Deformasi Massa Batuan dari Kurva Perilaku Konstitutif
Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi nilai modulus elastisitas batuan utuh dan modulus deformasi massa batuan. Pemboran inti pada batulempung di kedalaman 35, 42, dan 60 mete...
Petrogenesis of igneous rock in Siron Krueng Area, Kuta Cot Glie District, Aceh Besar Regency, Aceh Province
Petrogenesis of igneous rock in Siron Krueng Area, Kuta Cot Glie District, Aceh Besar Regency, Aceh Province
Desa Siron Krueng merupakan salah satu desa yang berada pada Kecamatan Kuta Cot Glie, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh. Formasi yang terdapat pada lokasi penelitian terdiri dari...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Sistem Informasi Visualisasi Tingkat Produksi Mineral Dan Batuan Berbasis GIS
Sistem Informasi Visualisasi Tingkat Produksi Mineral Dan Batuan Berbasis GIS
Mineral dalam tanah adalah sebagian besar hasil perombakan dan pelapukan yang terjadi pada permukaan bumi. Mineral dibagi menjadi 2, yaitu mineral logam dan non-logam. Selain miner...

Back to Top